Kehamilan Risiko Tinggi

Preeklamsia

Pahami preeklamsia sebagai gangguan multisistem setelah 20 minggu atau postpartum dengan hipertensi dan proteinuria atau disfungsi organ; faktor risiko, pemantauan tekanan, urine, platelet, hati, ginjal serta janin; aspirin dosis rendah hanya untuk yang berisiko atas arahan dokter; antihipertensi, magnesium sulfate dan persalinan sebagai terapi definitif; eclampsia, HELLP, placental abruption dan risiko jantung jangka panjang; serta sakit kepala, gangguan penglihatan, nyeri ulu hati atau sesak yang darurat.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 20 Agustus 2026Waktu baca 11 menit
RingkasanPreeklamsia adalah komplikasi serius kehamilan yang biasanya muncul setelah 20 minggu, tetapi juga dapat timbul setelah melahirkan. Tekanan darah tinggi dapat disertai protein urine atau gangguan platelet, hati, ginjal, otak, paru dan placenta. Banyak pasien tidak merasa sakit, sehingga pemeriksaan antenatal tidak boleh dilewatkan.

Diagnosis bukan hanya bengkak

Tekanan 140/90 mmHg atau lebih yang dikonfirmasi setelah 20 minggu memerlukan evaluasi; tekanan 160/110 atau lebih adalah severe range. Proteinuria membantu diagnosis, tetapi preeklamsia juga dapat ditegakkan dengan thrombocytopenia, gangguan ginjal/hati, pulmonary edema, sakit kepala baru atau gangguan penglihatan. Bengkak kaki umum pada hamil dan tidak cukup sendiri.

Risiko dan pencegahan terarah

Riwayat preeklamsia, kehamilan kembar, hipertensi kronis, ginjal, diabetes atau autoimmune meningkatkan risiko; usia, kehamilan pertama, IVF, obesitas dan riwayat keluarga juga berperan. Low-dose aspirin dapat direkomendasikan mulai awal kehamilan pada kelompok berisiko, tetapi jangan memulai sendiri. Calcium bermanfaat pada populasi dengan asupan rendah sesuai panduan lokal.

Gejala severe preeklamsia adalah darurat obstetriKe IGD/ruang bersalin sekarang untuk tekanan 160/110 atau lebih, sakit kepala berat tak reda, pandangan kabur/berkilat, nyeri ulu hati/kanan atas, sesak, nyeri dada, muntah baru, kejang, kebingungan, perdarahan, atau gerak janin berkurang—termasuk setelah melahirkan.

Ibu dan janin dipantau bersama

Tim mengulang tekanan, urine protein, CBC/platelet, creatinine dan liver enzymes; ultrasound menilai pertumbuhan, cairan dan aliran, serta tes kesejahteraan janin. Rawat jalan hanya untuk kasus terpilih tanpa severe features dengan kemampuan monitoring ketat. Antihypertensive mengendalikan tekanan berat, magnesium sulfate mencegah/mengatasi seizure, dan corticosteroid membantu pematangan janin bila persalinan prematur diperkirakan.

Persalinan adalah terapi definitif, risiko tidak langsung hilang

Waktu persalinan menyeimbangkan keselamatan ibu, usia kehamilan dan kondisi janin; severe features dapat memerlukan persalinan segera. Preeklamsia postpartum bisa muncul sampai beberapa minggu, jadi sakit kepala atau sesak setelah pulang tetap penting. Kontrol tekanan setelah lahir dan evaluasi jantung jangka panjang diperlukan karena risiko hipertensi, stroke dan penyakit jantung meningkat.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada ACOG — preeclampsia and high blood pressure during pregnancy. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.