Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Tulang, Radang Sendi

Pseudogout

Salah satu jenis radang sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal pyrophosphate kalsium dikenal sebagai pseudogout. Gejalanya adalah nyeri dan bengkak di sendi. Orang yang berusia di atas 60 tahun atau lebih sering mengalami pseudogout.

Karena istilah dan gejalanya yang mirip, pseudogout dan gout sering disamakan.

Sebaliknya, pseudogout dan gout berbeda. Gout, yang juga disebut sebagai penyakit asam urat, disebabkan oleh penumpukan kristal kalsium pirofosfat.

Penyebab Pseudogout

Pengendapan dan penumpukan kristal kalsium pirofosfat (kalsium pirofosfat) di sendi adalah penyebab utama pseudogout. Kondisi ini dapat menyebabkan radang sendi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan bengkak, nyeri, dan kerusakan pada sendi.

Penyebab endapan kristal kalsium pirofosfat masih belum diketahui, tetapi berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan pseudogout:

  • lebih dari 60 tahun
  • Pernah mengalami sakit sendi
  • Memiliki riwayat keluarga pseudogout
  • hilangnya elektrolit, terutama kalsium
  • Mendapati diri mereka menderita kondisi medis tertentu, seperti hipotiroidisme, penyakit ginjal, atau hiperparatiroidisme

Gejala Pseudogout

Sejumlah sendi, termasuk lutut, siku, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki, dapat mengalami penumpukan kristal kalsium pirofosfat pada pseudogout.

Jenis keluhan pseudogout dapat berbeda untuk setiap pasien. Namun, gejala yang paling umum adalah:

  • Sakit pada sendi
  • Bengkak di bagian tubuh
  • Kemerahan di daerah sendi yang terpengaruh
  • Kaki kaku dan kurangnya mobilitas sendi
Kapan harus ke dokter

Jika Anda mengalami gejala yang disebutkan di atas, Anda harus melakukan pemeriksaan ke dokter.

Untuk penanganan yang tepat, pemeriksaan awal diperlukan untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari keluhan pseudogout karena gejalanya mirip dengan penyakit lain seperti gout, osteoarthritis, dan rheumatoid arthritis.

Diagnosis Pseudogout

Untuk mendiagnosis pseudogout, dokter akan melihat gejala dan riwayat kesehatan pasien serta keluarganya. Kemudian, mereka akan melakukan pemeriksaan di sendi untuk mengidentifikasi tanda-tanda peradangan.

Untuk membuat diagnosis pseudogout, dokter harus menjalani pemeriksaan tambahan, seperti:

  • Tes cairan sendi untuk mengidentifikasi endapan kristal kalsium pirofosfat
  • Fotografi Rontgen untuk mengevaluasi kerusakan dan endapan dan penumpukan kristal kalsium pirofosfat di sendi
  • pemeriksaan ultrasound sendi untuk mengidentifikasi peradangan dan endapan kristal kalsium pirofosfat di sendi

Dokter juga dapat menyarankan tes darah untuk memeriksa tingkat kelenjar tiroid dan paratiroid bila diperlukan.

Pengobatan Pseudogout

Dokter dapat menggunakan pengobatan berikut untuk mengobati pseudogout: Meredakan gejala dan mencegah komplikasi.

Obat-obatan

Jenis obat yang dapat diberikan untuk mengurangi gejala pseudogout termasuk:

  • Untuk meredakan nyeri, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti naproxen dan ibuprofen
  • Kortikosteroid, seperti prednison, untuk meredakan peradangan, terutama pada penderita pseoudogout yang tidak dapat menggunakan OAINS
  • Colchicine untuk mencegah pseudogout kembali

Obat-obatan ini harus diminum hingga gejala pseudogout hilang. Gejala biasanya akan hilang secara bertahap dalam waktu satu hari setelah pengobatan.

Perawatan mandiri

Selain itu, disarankan agar penderita pseudogout melakukan perawatan sendiri di rumah. Mengompres area yang mengalami peradangan atau mengistirahatkan sendi yang nyeri adalah beberapa cara yang dapat dilakukan.

Penderita disarankan untuk berolahraga secara teratur dan mempertahankan berat badan ideal mereka untuk mengurangi kekakuan di sendi dan meningkatkan kemampuan gerak mereka.

Komplikasi Pseudogout

Rasa tidak nyaman dan gangguan pergerakan dapat disebabkan oleh pseudogout. Endapan kristal kalsium pirofosfat yang berterusan juga dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sendi dan meningkatkan risiko kista di taji tulang dan sendi.

Pencegahan Pseudogout

Jika Anda sudah didiagnosis menderita pseudogout, lakukan kontrol rutin dan minum obat sesuai anjuran dokter. Pseudogout tidak selalu bisa dicegah.

Untuk mencegah keluhan sering muncul, Anda harus mengurangi beban kerja pada sendi Anda. Anda dapat berusaha untuk mempertahankan berat badan yang ideal dengan berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan yang seimbang dan bergizi, dan menjaga pola makan yang sehat.