Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Hati, Kesehatan Wanita

Primary Biliary Cirrhosis

Primary biliary cirrhosis adalah penyakit autoimun yang berlangsung lama, atau kronis, yang merusak kantung empedu dan secara bertahap merusak organ hati.

Cairan empedu yang dibuat di kantung empedu membantu pencernaan makanan, menyerap nutrisi, dan mengeluarkan limbah metabolisme dari tubuh. Jika kantung empedu rusak, cairan empedu dapat kembali ke hati, menyebabkan peradangan dan kerusakan hati.

Penyakit autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang kembali sel-sel sehat tubuh, dikenal sebagai primary biliary cirrhosis atau PBC. Kerusakan hati dapat dikurangi dengan pengobatan PBC sejak dini.

Penyebab Primary Biliary Cirrhosis

PBC terjadi ketika sel darah putih, yang seharusnya melindungi tubuh dari kuman, justru merusak sel-sel sehat yang melapisi kantung empedu hati. Perlahan-lahan, kerusakan ini menyebar ke sel dan jaringan hati lainnya.

Sirosis hati akhirnya terjadi karena jaringan ikat menggantikan sel dan jaringan yang rusak dan mati.

Belum diketahui apa yang menyebabkan kanker paru-paru bernanah (PBC), tetapi beberapa faktor yang diketahui dapat meningkatkan kemungkinan terkena PBC, yaitu:

  • antara usia 30 dan 60 tahun
  • Kelamin perempuan
  • Memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit tuberkulosis

Selain itu, PBC juga dapat disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan, seperti infeksi, kebiasaan merokok atau paparan asap rokok, dan paparan zat kimia tertentu.

Gejala Primary Biliary Cirrhosis

Sebagian besar penderita PBC awalnya tidak mengalami gejala apa pun. Biasanya, PBC baru diketahui saat penderita menjalani tes darah untuk mendeteksi kondisi lain.

Gejala PBC sering kali baru muncul setelah bertahun-tahun. Keluhan awal yang muncul antara lain kulit gatal, mulut dan mata kering, serta mudah lelah. Seiring bertambah beratnya kerusakan hati, gejala yang muncul kemudian adalah:

  • Menurunkan berat badan
  • Kulit dan putih (sklera) mata menjadi menguning atau ikterik
  • Diare bersama dengan tinja berminyak
  • Sakit di bagian atas perut
  • Pembengkakan di tungkai
  • Limpa membesar/bengkak
  • Penumpukan cairan di perut karena fungsi hati yang buruk
  • Rasa sakit pada otot, sendi, dan tulang
  • Tulang sangat mudah patah
  • Kulit menjadi gelap
  • Kolesterol yang tinggi
  • Hipotiroidisme tiroid
Saatnya ke dokter

Periksakan ke dokter jika Anda mengalami gejala awal primary biliary cirrhosis. Ini terutama berlaku untuk waktu yang lama. Dengan cara ini, pengobatan dapat segera diberikan dan penyakit tidak akan berkembang.

Apabila Anda mengalami gejala PBC tahap lanjut, segera pergi ke dokter, terutama jika Anda memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit ini. Dokter akan melakukan tes darah untuk mengetahui apakah Anda menderita PBC.

Diagnosis Primary Biliary Cirrhosis

Seperti yang disebutkan di atas, PBC tidak selalu menunjukkan gejala pada tahap awal. Penderita biasanya baru mengetahui bahwa mereka menderita PBC ketika mereka menjalani tes darah rutin atau pemeriksaan untuk penyakit lain.

Dokter akan menanyakan gejala yang dirasakan pasien, riwayat penyakitnya, dan pemeriksaan fisik, seperti pemeriksaan kulit, mata, perut, dan tungkai, untuk memastikan apakah pasien mengalami PBC.

Setelah itu, pemeriksaan tambahan akan dilakukan oleh dokter untuk memastikan diagnosis, seperti:

  • Tes darah untuk mengevaluasi fungsi hati, kadar kolesterol total, dan kadar antibodi untuk mengidentifikasi penyakit autoimun
  • pemeriksaan X-ray, USG, CT scan, dan MRI
  • Pengambilan sampel jaringan dari organ hati untuk biopsi

Pengobatan Primary Biliary Cirrhosis

Tujuan pengobatan PBC adalah untuk mengurangi gejala, mengurangi kerusakan hati yang lebih parah, dan mencegah komplikasi. Dokter akan memberikan obat-obatan berikut untuk mengurangi gejala:

  • Antihistamin untuk mengurangi gatal
  • Air mata buatan untuk mengobati mata kering

Dokter juga dapat memberikan obat untuk memperlambat kerusakan hati, seperti:

  • Acid obeticholic, untuk meningkatkan fungsi hati
  • Ursodeoksikolat, untuk membantu hati mengeluarkan cairan empedu, meningkatkan fungsi hati dan mengurangi jaringan parut
  • Colchicine dan methotrexate untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh

Dokter mungkin merekomendasikan transplantasi hati jika obat-obatan di atas tidak lagi mampu mengontrol perkembangan PBC dan pasien mulai mengalami kegagalan fungsi hati.

Komplikasi Primary Biliary Cirrhosis

PBC dapat menyebabkan beberapa komplikasi jika kerusakan hati semakin parah:

  • Sirosis, atau pembentukan jaringan parut di hati
  • Batu empedu
  • Pembesaran pembuluh darah yang dikenal sebagai varises
  • Peningkatan limpa atau splenomegali
  • Tekanan darah yang meningkat pada pembuluh darah vena porta
  • Osteopororsis
  • Kekurangan nutrisi
  • Kaker hati

Pencegahan Primary Biliary Cirrhosis

Karena penyebab PBC tidak diketahui, tidak ada cara untuk mencegahnya. Namun, penderita PBC dapat mengurangi risiko kerusakan hati dengan melakukan beberapa hal berikut:

  • Mengonsumsi makanan yang seimbang dan bergizi
  • Berolahraga rutin, seperti berjalan kaki
  • Berhenti merokok dan minum alkohol
  • Makan obat yang diresepkan oleh dokter sesuai anjuran penggunaan