Tic lebih luas daripada mengumpat
Kedipan, meringis, sentakan kepala, mengangkat bahu, berdehem, mengendus atau suara singkat lebih umum; coprolalia hanya terjadi pada sebagian kecil. Dorongan sebelum tic dan penekanan sementara dapat terjadi, tetapi menahannya melelahkan dan sering diikuti rebound. Stres, lelah dan kegembiraan dapat memperberat tanpa menjadi penyebab utama.
Diagnosis dibuat dari riwayat dan pengamatan
Tidak ada tes darah atau scan khusus untuk Tourette. Video dari rumah membantu bila tic tidak tampak saat konsultasi. Dokter membedakan tic dari kejang, stereotypy, dystonia, efek obat dan gerakan fungsional. ADHD, OCD, kecemasan, gangguan tidur, belajar dan bullying perlu dinilai karena kadang lebih mengganggu daripada tic.
Tidak semua tic perlu diobati
Edukasi keluarga/sekolah dan akomodasi—misalnya jeda, ruang tenang dan tidak menghukum suara/gerakan—sering cukup. Bila tic menyebabkan nyeri, cedera, stres atau mengganggu fungsi, Comprehensive Behavioral Intervention for Tics (CBIT) mengajarkan kesadaran, competing response dan pengelolaan pemicu; ini bukan bukti bahwa tic adalah pilihan.
Obat dipilih berdasarkan dampak dan efek samping
Alpha-2 agonist, antipsychotic tertentu atau obat lain dapat dipertimbangkan, terutama bila ada ADHD/OCD, tetapi tidak ada satu obat terbaik dan tic jarang hilang total. Target terapi ditentukan bersama pasien. Diet ketat, hukuman atau meminta anak terus menahan tic tidak dianjurkan; banyak tic berkurang pada akhir remaja.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — Diagnosing tic disorders, CDC — Treatment of Tourette syndrome. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.
