Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Uncategorized

Sengatan Lebah

Sengatan lebah adalah ketika lebah atau tawon menyengat kulit seseorang sebagai tanggapan terhadap ancaman. Sengatan ini dapat menyebabkan luka ringan hingga berat di kulit dan seluruh tubuh.

Sengatan tersebut biasanya ringan dan dapat ditangani sendiri di rumah. Namun, jika banyak sengatan lebah atau orang yang disengat memiliki alergi terhadap racun lebah, efeknya bisa berbahaya dan memerlukan penanganan medis segera.

Penyebab Sengatan Lebah

Ketika lebah merasa terancam, mereka akan mengeluarkan sengatan. Racun yang terkandung dalam sengatan tersebut menyebabkan nyeri dan pembengkakan. Orang-orang tertentu dapat mengalami reaksi alergi hebat atau bahkan kematian jika mereka terkena racun sengatan. Orang dewasa mengalami reaksi ini lebih sering daripada anak-anak.

Orang yang berada di hutan, kebun, atau tempat lebah madu dibudidayakan dapat tersengat lebah. Risiko tersengat lebah meningkat jika Anda menggunakan parfum, mengenakan pakaian berwarna terang, dan mengonsumsi makanan atau minuman manis, karena lebah tertarik pada bau menyengat dan warna cerah.

Gejala Sengatan Lebah

Apabila tersengat lebah, reaksi aka muncul, baik ringan hingga berat. Reaksi ringan ditandai dengan nyeri, rasa panas, bentol, dan bengkak di area sengatan. Gejala ini akan hilang sendiri dalam beberapa jam.

Meskipun demikian, bentol dan bengkak juga dapat muncul dalam 2 hingga 3 hari dan berlangsung selama 5 hingga 10 hari, tergantung pada reaksi tubuh masing-masing penderita.

Segera hubungi dokter, untuk mengetahui langkah penanganan yang tepat jika Anda membutuhkan saran medis awal sebelum pergi ke fasilitas kesehatan.

Orang yang alergi terhadap racun lebah berisiko mengalami bahaya kesehatan jiwa. Alergi yang disebabkan oleh sengatan lebah dapat ditunjukkan oleh tanda-tanda berikut:

  • Kulit putih pucat
  • Kepala pusing
  • Muntah-muntah
  • Diare
  • Wajah bengkak
  • Kesulitan menelan
  • Susah bernapas
  • Hilang kesadaran

Dan jika Anda pernah tersengat lebah dan pernah mengalami reaksi alergi karenanya, segera pergi ke ICU rumah sakit.

Diagnosis Sengatan Lebah

Dokter umum di IGD akan melakukan tindakan penyelamatan terlebih dahulu pada orang yang mengalami alergi sengatan lebah. Namun, jika efek sengatan bersifat ringan, dokter akan memeriksa luka sengatan.

Dokter dapat melakukan tes alergi untuk mengetahui apakah pasien alergi terhadap racun lebah.

Pengobatan Sengatan Lebah

Alergi yang disebabkan sengatan lebah harus diobati segera. Jika denyut jantung dan pernapasan pasien berhenti, lakukan tindakan resusitasi jantung paru (CPR).

Jika Anda tersengat lebah, Anda harus diberikan obat-obatan berikut:

  • Epinephrine, atau adrenalin, untuk meredakan reaksi alergi yang luar biasa
  • Oksigen yang lebih banyak
  • Obat yang membantu memperbaiki kondisi pernapasan, seperti salbutamol
  • Antihistamin, seperti difenhidramin atau dexamethasone

Penanganan dapat dilakukan di rumah jika sengatan lebah tidak menyebabkan alergi. Perawatan yang dapat dilakukan termasuk:

  • Karena racun dapat masuk ke dalam tubuh dalam waktu singkat, angkat sungut lebah yang tertancap di kulit secepat mungkin
  • Untuk mengeluarkan sungut lebah dari kulit, gunakan kuku atau kartu. Jangan gunakan pinset atau penjepit karena mereka dapat menekan sungut ke dalam, meningkatkan jumlah racun yang masuk
  • Cucil area kulit yang disengat dengan sabun dan air hingga bersih.
  • Untuk meredakan nyeri, gunakan kompres dingin
  • Paracetamol digunakan untuk mengurangi nyeri
  • Untuk membantu mengurangi bengkak dan gatal, oleskan losion kalamin
  • Jangan menggaruk area yang terluka karena dapat memperburuk rasa gatal dan bengkak dan menyebabkan infeksi

Pencegahan Sengatan Lebah

Usahakan untuk tetap tenang jika lebah beterbangan di dekat Anda. Bergeraklah secara perlahan ke ruangan tertutup dengan menutup mulut dan hidung. Mengusir lebah meningkatkan risiko disengat, jadi jangan lakukan itu.

Beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi kemungkinan terkena sengatan saat berada di sekitar sarang lebah, seperti:

  • Mengenakan pakaian yang terlalu cerah atau bermotif bunga tidak disarankan karena dapat memancing lebah. Lebah juga dapat masuk ke dalam pakaian Anda dan terperangkap di antara kulit Anda dan pakaian Anda.
  • Memakai sepatu
  • Tutup semua wadah makanan dan minuman, terutama yang berisi gula, dengan rapat
  • Bersihkan sampah dan kotoran hewan karena dapat menarik perhatian lebah
  • Hindari membuka jendela ketika berkendara

Apabila Anda menemukan sarang lebah di pepohonan, harap berhati-hati saat memangkas rumput, tanaman, atau pohon di sekitar rumah. Jika ada, pindahkan ke tempat yang jauh dari rumah dengan pakaian dan perlengkapan perlindungan.