Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Kulit, Kulit, Penyakit Kulit

Rosacea

Rosacea adalah penyakit kulit wajah yang ditandai dengan kulit kemerahan dan bintik-bintik yang mirip dengan jerawat. Penyakit ini juga dapat menyebabkan pembuluh darah membengkak dan kulit menjadi tebal.

Rosacea dapat muncul pada siapa saja, tetapi biasanya menyerang wanita berkulit terang usia paruh baya. Gejalanya bisa hilang timbul dan biasanya berlangsung selama beberapa minggu atau beberapa bulan.

Penyebab Rosacea

Rosacea memiliki penyebab yang belum diketahui, tetapi beberapa orang percaya bahwa itu disebabkan oleh gen dan faktor lingkungan. Selain itu, beberapa hal yang diduga dapat menyebabkan rosacea, yaitu:

  • Berada di bawah sinar matahari
  • Ketika angin kencang
  • Terjadi perubahan ekstrim dalam suhu udara dingin dan panas
  • Mengkonsumsi minuman panas atau makanan pedas
  • Konsumsi alkohol
  • Jika Anda mengonsumsi obat yang dapat melebarkan pembuluh darah, seperti obat antihipertensi
  • Mengalami dampak negatif dari produk perawatan kulit dan rambut
  • Terlalu banyak melakukan olahraga berat
  • Mengalami tekanan
Faktor risiko rosacea

Rosacea dapat terjadi pada siapa saja, tetapi beberapa orang memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalaminya:

  • Berusia antara 30 dan 50 tahun
  • Kelamin perempuan
  • Keluarga yang memiliki rosacea
  • kebiasaan merokok
  • kulit yang sensitif

Gejala Rosacea

Seseorang dapat mengalami gejala rosacea selama beberapa minggu atau hilang dan kambuh kembali, tergantung pada jenis pasien.

Tipe rosacea dan gejalanya adalah sebagai berikut:

1. Subtipe 1 atau erythematotelangiectatic rosacea (ETR)

Tanda dan gejala ETR yang paling umum adalah sebagai berikut:

  • Kemerahan pada kulit, terutama di bagian tengah wajah
  • Pembuluh darah di wajah membengkak dan membuatnya terlihat lebih jelas
  • Bengkak, perih, dan terbakar pada kulit wajah
  • Tekstur kulit wajah yang kering, kasar, dan bersisik
2. Subtipe 2 atau papulopustular rosacea

Wanita paruh baya lebih rentan terhadap subtipe 2. Kondisi ini ditandai dengan:

  • Biasanya muncul di pipi, dahi, dan hidung, bintik seperti jerawat yang terkadang mengandung nanah
  • Sepertinya ada pembuluh darah di wajah
  • Kulit wajah yang berminyak dan peka
3. Subtipe 3 atau rhinophyma

Penderita pria lebih cenderung mengalami subtipe 3. Kondisi yang dapat disertai dengan jenis rosacea lain ini dapat menyebabkan keluhan seperti:

  • Wajah memiliki pori-pori yang lebih besar
  • Tampak seperti ada pembuluh darah di wajah
  • Kulit tidak rata
  • Hidung tampak lebih besar karena kulitnya menebal
  • Kulit pada dahi, dagu, pipi, dan telinga
4. Subtipe 4 atau ocular rosacea

Gejala yang terletak di sekitar mata, seperti yang ditunjukkan di Subtipe 4

  • Mata merah dan mengalami iritasi
  • Mata berair atau bahkan kering
  • Mata seperti terbakar dan gatal
  • Sensitive terhadap sinar matahari
  • Kemampuan melihat menurun
  • Kista di mata
  • Tampak seperti ada pembuluh darah di kelopak mata
Saatnya ke dokter

Jika Anda mengalami gejala rosacea yang telah disebutkan sebelumnya dan ditambah dengan keluhan hidung memerah atau membengkak, Anda harus segera mengunjungi dokter.

Jika Anda mengalami gejala rosacea pada mata atau rosacea ocular, Anda harus segera mendapatkan perawatan karena rosacea pada mata dapat menyebabkan masalah yang lebih serius di mata jika tidak ditangani.

Diagnosis Rosacea

Dokter akan memeriksa kulit pasien dan menanyakan gejalanya setelah melakukan pemeriksaan fisik. Pada umumnya, mereka dapat menemukan rosacea melalui tanda-tanda di kulit pasien.

Namun, dokter mungkin menganjurkan pasien untuk menjalani pemeriksaan tambahan, seperti tes darah dan biopsi kulit, karena tanda-tanda di kulit pasien terkadang dapat menyerupai penyakit lain, seperti lupus, eksim, atau psoriasis.

Pengobatan Rosacea

Tujuan pengobatan rosacea adalah untuk meredakan gejala pasien. Metode pengobatan yang mungkin digunakan meliputi:

Obat-obatan

Tergantung pada gejala pasien, dokter dapat memberikan obat tunggal atau kombinasi. Jenis obat ini adalah:

  • Untuk membunuh bakteri di kulit dan meredakan kemerahan atau pembengkakan di wajah, obat antibiotik seperti doxycycline
  • Antibiotik dan obat tetes mata untuk mengobati rosacea ocular
  • Untuk meredakan kemerahan dan bintik di kulit yang menyerupai jerawat, gunakan obat oles jerawat seperti oxymetazoline, oxytetracycline, metronidazole, asam azelaic, atau ivermectin.
Terapi laser

Terapi laser harus diulang beberapa kali untuk mendapatkan hasil terbaik karena efek pembesaran pembuluh darah mengurangi kemerahan.

Pasien disarankan untuk mencegah gejala mereka muncul kembali selain mendapatkan perawatan dari dokter. Beberapa cara yang dapat dilakukan termasuk:

  • Hindari makanan dan minuman yang dapat menyebabkan gejala
  • Menggunakan kosmetik yang sesuai untuk kulit sensitif
  • Menjaga pakaian hangat dan syal saat cuaca dingin
  • Menghindari paparan langsung matahari, terutama saat cuaca terik
  • Jika Anda terpaksa pergi di siang hari, gunakan pakaian tertutup dan topi lebar, dan gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi
  • Mengendalikan stres dengan cara yang efektif, seperti menggunakan teknik pernapasan atau yoga

Komplikasi Rosacea

Meskipun rosacea tidak termasuk penyakit yang berbahaya, ia dapat menyebabkan beberapa komplikasi, seperti:

  • Pembengkakan dan kemerahan yang bertahan lama pada kulit wajah
  • masalah mental, seperti merasa rendah diri atau terisolasi
  • Hidung bengkak yang permanen, juga dikenal sebagai rhinophyma
  • Kerusakan yang signifikan pada mata

Pencegahan Rosacea

Seperti yang telah dijelaskan, banyak hal yang dapat menyebabkan rosacea. Mencegah rosacea dengan menghindari hal-hal yang telah disebutkan di atas, seperti:

  • Jangan minum makanan pedas, minuman panas, atau minuman beralkohol.
  • Melakukan konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan, terutama obat hipertensi
  • Berolahraga dengan perlahan, mulai dengan yang ringan dan kemudian tingkatkan intensitasnya
  • Sangat penting untuk memilih produk perawatan wajah dengan hati-hati