Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Kulit, Kulit, Penyakit Kulit

Skin Tag

Skin tag adalah benjolan kecil di kulit yang mirip dengan kutil. Ini bukan tumor atau kanker, tidak menular, dan biasanya tidak berbahaya. Namun, jika sering tergores, berdarah, terasa nyeri, atau mengganggu penampilan, skin tag mungkin memerlukan penanganan medis.

Acrochordon, atau daging tumbuh di kulit, adalah kondisi yang dapat ditemukan di kulit bagian mana pun tubuh Anda, tetapi yang paling umum adalah di leher, ketiak, kelopak mata, atau selangkangan. Skin tag lebih sering terjadi pada orang lanjut usia, meskipun dapat dialami oleh siapa saja.

Penyebab Skin Tag

Akibat penurunan kolagen, lapisan kulit yang kendur membentuk tag kulit. Daun tumbuh ini sering muncul di area kulit yang mengalami gesekan, terutama pada lipatan kulit.

Sampai saat ini, penyebab timbulnya skin tag masih menjadi subjek penelitian lebih lanjut. Namun, berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan munculnya skin tag:

  • Berusia lanjut, karena produksi kolagen lebih sedikit
  • memiliki anggota keluarga yang terkena skin tag
  • Mengalami perubahan atau peningkatan tingkat hormon, seperti saat hamil
  • Berat badan yang berlebihan atau obesitas
  • mengalami gangguan kulit yang disebabkan oleh kelainan genetik, seperti sindrom Birt-Hogg-Dube
  • Diabetes yang disertai penggelapan warna kulit atau akantosis nigrikans

Tato kulit tidak menular, tetapi kutil disebabkan oleh infeksi virus human papillomavirus (HPV).

Gejala Skin Tag

Timbulnya bintil atau benjolan kecil di kulit adalah gejala utama tag kulit. Bintil-benjolan ini harus memiliki beberapa fitur berikut:

  • Berukuran antara 1 dan 5 mm, tetapi bisa lebih besar hingga kurang lebih 1 cm
  • Tampak seperti itu tergantung
  • Permukaannya tidak kasar
  • Lebih gelap daripada kulit sekitarnya

Tag kulit dapat ditemukan di mana pun di tubuh Anda. Namun, bintil ini lebih sering ditemukan di lipatan kulit, seperti:

  • Ketiak
  • Salah satu dari kelopak mata, atau keduanya
  • Bagian dalam paha atau selangkangan
  • Leher
  • Area di bawah payudara
  • Kelamin
Saatnya ke dokter

Skin tag bukan kondisi yang berbahaya, tetapi jika menimbulkan rasa tidak nyaman, mengganggu kepercayaan diri, atau jika sering berdarah karena berada di area yang mudah bergesekan dengan benda, seperti perhiasan, atau di lipatan kulit, Anda harus pergi ke dokter.

Perlu diingat bahwa daging tumbuh yang disertai dengan tanda-tanda kanker kulit dapat menyerupai kutil atau tanda kulit. Oleh karena itu, jika Anda menemukan daging tumbuh yang menunjukkan tanda-tanda kanker kulit, seperti:

  • Bintil tumbuh dengan cepat
  • Bintil mengalami perubahan bentuk atau warna
  • Timbul luka atau borok
  • Bintil sering mengeluarkan darah dan sulit disembuhkan
  • Berkembangnya kelenjar getah bening

Hubungi dokter Anda, untuk konsultasi. Selain itu, Anda juga bisa melakukan pemeriksaan langsung untuk mendapatkan evaluasi awal, saran medis, dan menentukan apakah tindakan medis atau pemeriksaan tambahan diperlukan.

Diagnosis Skin Tag

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, melihat daging yang tumbuh secara langsung dengan kaca pembesar, setelah melakukan tanya jawab tentang gejala pasien dan riwayat kesehatan keluarganya.

Pada umumnya, dokter hanya dapat memastikan diagnosis skin tag melalui pemeriksaan fisik. Namun, jika diperlukan, dokter dapat melakukan biopsi, yaitu pengambilan sampel jaringan skin tag untuk diperiksa di laboratorium untuk memastikan diagnosis.

Pengobatan Skin Tag

Jika benjolan terasa sangat mengganggu penampilan, sering teriritasi, atau mengalami peradangan, penanganan kulit tag biasanya dilakukan. Dokter akan mengangkat daging yang tumbuh tersebut melalui prosedur medis sederhana yang dimulai dengan pemberian bius lokal.

Dokter dapat membersihkan skin tag dengan cara seperti berikut:

  • Eksisi, yaitu memotong daging tumbuh atau tanda kulit dengan pisau bedah
  • Krioterapi adalah metode menghilangkan tanda kulit dengan membekukannya menggunakan cairan nitrogen khusus
  • kauterisasi, yaitu dengan menggunakan alat khusus bertenaga listrik untuk membakar tag kulit

Dokter juga akan memberikan obat antidiabetes dan saran untuk kontrol rutin dan pola hidup sehat, seperti berolahraga dan makan makanan bergizi seimbang.

Untuk saat ini, pasien obesitas disarankan untuk menurunkan berat badan. Skin tag yang terjadi selama kehamilan biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah melahirkan.

Sangat penting untuk diingat bahwa menghilangkan skin tag sendiri di rumah, seperti dengan menggunting atau menggunakan jarum, tidak dianjurkan. Ini dapat menyebabkan luka, perdarahan, atau bahkan infeksi.

Komplikasi Skin Tag

Skin tag dapat sangat mengganggu penampilan, terutama jika muncul di area kulit yang terlihat, seperti wajah dan leher. Namun, skin tag biasanya tidak menimbulkan masalah serius dan tidak dapat berkembang menjadi kanker.

Selain mengganggu penampilan, bintil kulit tag dapat mengalami peradangan jika tergores atau tergesek sering pada benda, seperti pakaian atau perhiasan.

Anda dapat berkonsultasi dengan dokter melalui layanan chat untuk mendapatkan saran awal tentang pengobatan yang tepat jika keluhan tersebut muncul kembali, atau Anda bisa melakukan pemeriksaan langsung jika keluhan tersebut menjadi lebih mengganggu.

Pencegahan Skin Tag

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penampilan skin tag:

  • Menjaga berat badan ideal dengan mengurangi gesekan dan lipatan pada kulit
  • Menjaga keseimbangan hormon dan kesehatan kulit dengan berolahraga secara teratur
  • Jangan mengenakan perhiasan atau pakaian yang terlalu ketat dan menggesek kulit.