Clavus, juga dikenal sebagai mata ikan, adalah penebalan kulit yang terjadi karena tekanan dan gesekan berulang. Mereka biasanya muncul di jari, kaki, dan tangan.
Mata ikan biasanya berbentuk bulat dan ukuran lebih kecil daripada kapalan, memiliki bagian tengah yang keras, dan dikelilingi kulit yang meradang. Selain bentuknya yang buruk, mata ikan juga dapat menyebabkan nyeri, luka, dan infeksi pada kulit. Tetapi kondisi ini biasanya tidak dianggap serius.
Penyebab Mata Ikan
Pada dasarnya, ketika kulit mengalami tekanan atau gesekan berulang kali, mata ikan muncul sebagai reaksi alami tubuh untuk melindunginya dari luka atau kerusakan lainnya yang dapat disebabkan oleh tekanan atau gesekan tersebut.
Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan gesekan dan tekanan pada mata ikan:
- Memakai sepatu hak tinggi
- Memakai sepatu yang tidak sesuai ukuran
- Jangan memakai kaus kaki yang tidak pas saat mengenakan sepatu
- Sering berlari atau berjalan di luar tanpa alas kaki
- Seringkali memainkan instrumen bersenar seperti gitar atau biola
- Sangat sering menggunakan alat yang membutuhkan gerakan atau tekanan konstan pada tangan tanpa sarung tangan
- Berjalan dengan posisi atau gerakan kaki yang salah, seperti terlalu berjinjit
Selain efek gesekan dan stres, risiko menderita mata ikan dapat meningkat karena hal-hal berikut:
- memiliki bentuk jari yang berbeda, seperti jari hammer dan bunion
- mempunyai bentuk tangan dan kaki yang mirip dengan taji tulang
- Penyakit kelenjar keringat
- Bekas luka atau kutil
- Menderita kegemukan
Mata ikan lebih sering terjadi pada orang berusia di atas 65 tahun, meskipun dapat terjadi pada semua usia.
Gejala Mata Ikan
Kulit ikan dapat bersisik atau kering. Mereka juga dapat mengalami peradangan dan nyeri, terutama ketika ditekan. Tanda lain dari mata ikan adalah penebalan, pengerasan, dan penonjolan berbentuk bulat.
Mata ikan dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan bentuk dan lokasi timbulnya, yaitu:
- Mata ikan keras
Jenis yang paling umum adalah mata ikan keras, yang muncul di area kulit yang langsung bersentuhan dengan tulang dan menunjukkan penumpukan kulit yang keras dengan inti di tengahnya. - Mata ikan lunak
Mata ikan lunak berwarna keputihan atau abu-abu, terasa halus, dan memiliki tekstur kenyal, dan ditemukan pada bagian kulit yang lembab. - Mata ikan kecil
Mata ikan jenis ini biasanya berada di bagian bawah kaki dan berukuran lebih kecil dari jenis mata ikan lainnya. Namun, meskipun berukuran lebih kecil, mata ikan jenis ini juga dapat menyebabkan sakit.
Saatnya ke dokter
Jika mata ikan tidak membaik setelah diobati secara mandiri di rumah, pergi ke dokter. Ini terutama penting jika mata ikan sangat sakit sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan menyebabkan perdarahan atau peradangan.
Jika Anda memiliki riwayat diabetes, penyakit jantung, atau penyakit arteri perifer, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter saat mata ikan muncul. Jangan melakukan pengobatan sendiri di rumah karena luka yang muncul lebih berisiko mengalami infeksi.
Beberapa gejala infeksi kulit adalah:
- Nyeri yang semakin parah
- Memerah
- Sensasi panas
- Pembengkakan
- Bernanah
Diagnosis Mata Ikan
Dokter akan memeriksa riwayat kesehatan pasien, pekerjaan, keluhan, dan kebiasaan sehari-hari untuk mendiagnosis mata ikan.
Setelah itu, dokter akan melihat secara langsung mata ikan dan area di sekitarnya. Biasanya, mata ikan mudah dilihat dan dikenali berdasarkan bentuknya. Dokter juga akan menekan beberapa bagian mata ikan untuk mengetahui apakah ada nyeri atau tidak.
Dokter akan memeriksa apakah pasien memiliki kelainan bentuk jari, masalah struktur tulang, atau gaya berjalan yang berbeda untuk memastikan penyebab mata ikan.
Selain itu, pemeriksaan tambahan dengan foto Rontgen akan dilakukan jika diperlukan. Ini akan memeriksa daerah sekitar tempat kulit yang menebal untuk mengidentifikasi anomali fisik yang dapat menyebabkan mata ikan.
Pengobatan Mata Ikan
Pengobatan tidak diperlukan untuk mata ikan yang tidak menunjukkan gejala dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Salah satu cara terbaik untuk menangani mata ikan adalah dengan menghindari sumber masalahnya. Jika, misalnya, mata ikan sakit karena memakai sepatu yang tidak nyaman, disarankan untuk menggantinya dengan sepatu yang lebih nyaman. Dengan cara ini, mata ikan dapat segera pulih dan kondisinya tidak akan menjadi lebih buruk.
Menggunakan bantalan sepatu yang disesuaikan dengan kaki penderita mata ikan juga dapat membantu mengurangi nyeri.
Jika mata ikan menyebabkan ketidaknyamanan dan nyeri, berikut adalah beberapa perawatan rumahan yang dapat Anda lakukan:
- Kapas, busa, atau plester digunakan untuk menutupi kaki atau tangan ikan yang terkena mata agar terlindung dari tekanan atau gesekan
- Untuk kulit yang menebal yang cepat mengelupas, olesi mata ikan dengan krim yang mengandung asam salisilat
Jika mata ikan tidak sembuh dengan penanganan mandiri, dokter harus menanganinya. Dokter juga harus menanganinya jika penderita memiliki kondisi lain yang meningkatkan risiko infeksi.
Untuk mengatasi mata ikan, dokter biasanya melakukan hal-hal berikut:
- Potong kulit yang tebal dengan pisau bedah steril
Metode ini tidak hanya mengatasi mata ikan, tetapi juga membantu meredakan nyeri yang dialami ikan.Sebelum langkah-langkah ini diambil, baik-baik saja. - Obat untuk menghilangkan kapalan dan mata ikan
Krim atau salep asam salisilat dapat melunakkan dan mengangkat kulit yang tebal. Namun, mereka yang menderita diabetes, neuropati perifer, atau penyakit arteri perifer tidak boleh menggunakan produk ini karena mereka berisiko merusak lapisan kulit yang lebih dalam. - Operasi
Dokter dapat menyarankan untuk melakukan operasi untuk memperbaiki posisi tulang yang menyebabkan gesekan, tetapi hal ini jarang dilakukan.
Komplikasi Mata Ikan
Jika tekanan dan gesekan tidak dihilangkan, mata ikan dapat terus membesar dan lebih sulit sembuh. Pada beberapa penderita, terutama mereka yang menderita diabetes atau gangguan sistem imun, mata ikan yang tidak ditangani dengan benar dapat mengalami infeksi atau perdarahan.
Pencegahan Mata Ikan
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terbentuknya mata ikan yaitu:
- Memakai sepatu, terutama hak tinggi, yang nyaman dan ukurannya tepat
- Ketika memakai sepatu, gunakan kaus kaki untuk mengurangi gesekan
- Karena kaki menjadi lebih besar, Anda harus membeli sepatu baru setelah banyak berjalan
- Menjaga kaki tetap bersih
- Memotong kuku kaki dengan teratur
- Mengoleskan pelembap kaki khusus