Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Kulit, Kulit, Penyakit Kulit

Ruam Kulit

Ruam kulit adalah perubahan pada kulit yang berupa bercak kemerahan, bintil, atau luka lepuh yang disebabkan oleh peradangan atau iritasi. Kulit yang mengalami ruam juga dapat terasa gatal atau seperti terbakar.

Gigitan serangga, penyakit, reaksi alergi, atau efek samping dari obat dan produk perawatan kulit dapat menyebabkan ruam kulit. Beberapa ruam muncul secara langsung, tetapi yang lain muncul secara bertahap dalam beberapa hari.

Mayoritas ruam kulit hilang tanpa pengobatan dalam beberapa hari, tetapi beberapa jenis membutuhkan pengobatan khusus untuk benar-benar hilang.

Jenis Ruam Kulit

Karakteristik ruam kulit beragam tergantung pada penyebabnya. Di bawah ini adalah beberapa penyebab ruam kulit yang paling umum pada orang dewasa dan anak-anak.

Ruam kulit pada orang dewasa

Beberapa penyakit pada orang dewasa yang dapat menyebabkan ruam kulit adalah:

1. Herpes zoster

Infeksi virus menyebabkan penyakit kulit yang dikenal sebagai herpes zoster, juga dikenal sebagai cacar api atau cacar ular. Ruam herpes zoster menyebabkan kesemutan, nyeri, perih, atau gatal. Ruam biasanya hanya muncul di salah satu sisi tubuh dengan pola segaris.

Ruam pada herpes zoster atau herpes kulit adalah bintil merah bercampur cairan. Bintil akhirnya akan berubah menjadi luka lepuh yang mudah pecah, meninggalkan luka berkerak di permukaan kulit, termasuk di leher.

2. Herpes genital (herpes simplex)

Infeksi herpes simplex ditularkan melalui hubungan seksual, baik melalui vagina (vaginal), mulut (oral), maupun dubur. Ruam herpes simplex muncul di mulut atau area selangkangan. Ruam ini berbentuk luka lepuh yang mudah pecah dan meninggalkan koreng.

3. Kurap

Kurap adalah infeksi jamur yang menyebabkan ruam di kulit, seperti kulit kepala, paha, selangkangan, atau kuku. Ruam kurap bersisik di tengahnya dan berbentuk cincin yang tebal di tepinya. Ruam dapat menyebabkan gatal atau perih dan membuat kulit melepuh atau mengelupas. Ruam kurap dapat menyebar ke bagian lain tubuh.

4. Dermatitis kontak

Peradangan di kulit yang disebabkan oleh paparan zat pemicu alergi (alergen) atau zat yang mengiritasi (iritan), seperti debu, polusi, atau produk kosmetik, dikenal sebagai dermatitis kontak. Saat disentuh, ruam dermatitis kontak terasa kasar dan gatal. Saat pecah, ruman juga bisa menggelembung dan mengeluarkan nanah, meninggalkan bekas luka seperti kerak.

Kulit menjadi ruam dermatitis kontak beberapa menit atau jam setelah terpapar alergen atau zat iritan. Biasanya, ruam ini bertahan selama dua minggu hingga satu bulan.

Ruam kulit pada anak-anak

Berikut ini adalah beberapa contoh ruam kulit yang biasa terjadi pada anak-anak:

1. Ruam popok

Ruam disebabkan oleh popok adalah peradangan atau iritasi di kulit bokong dan selangkangan yang disebabkan oleh penggunaan popok terlalu lama. Ruam popok ditandai dengan kulit yang disentuh tampak kemerahan dan hangat.

Ruam akibat pemakaian popok dapat memiliki bintil merah, kulit mengelupas, dan bersisik. Ruam ini juga bisa berubah menjadi luka lepuh atau benjolan bernanah yang mudah pecah jika terinfeksi.

2. Campak

Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Gejala awal adalah demam, pilek, dan mata merah.

Setelah 3-5 hari setelah gejala awal, ruam campak biasanya muncul dalam bentuk bintik merah kecil di wajah atau garis rambut. Ruam ini kemudian menyatu dan menjadi ruam besar yang menyebar ke seluruh tubuh. Campak yang terjadi karena ruam dapat menyebabkan gatal pada beberapa penderita.

Selain campak, anak-anak juga lebih rentan terhadap infeksi virus lainnya yang menyebabkan ruam dan demam, seperti rubella dan roseola infantum.

3. Cacar air

Penyakit cacar air yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. Gejalanya adalah ruam merah menonjol yang biasanya muncul di dada, wajah, atau leher dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Seiring waktu, ruam yang gatal ini berubah menjadi luka lepuh yang berisi cairan yang mudah pecah. Kemudian, bekas luka lepuh ini berubah menjadi koreng, yang akan sembuh dalam beberapa hari.

4. Flu Singapura

Hand-foot-and-mouth disease atau yang di kenal dengan flu Singapura, disebabkan oleh virus yang menular pada anak-anak. Ruam flu Singapura biasanya berupa bercak merah yang rata dengan cairan di atasnya. Ruam ini ditemukan di dalam mulut, kaki, dan telapak tangan.

Saatnya ke dokter

Kebanyakan ruam kulit tidak berbahaya, tetapi beberapa dapat menunjukkan penyakit serius. Oleh karena itu, jika Anda mengalami ruam di kulit , Anda segera ke dokter. Ini penting terutama jika Anda tidak yakin dengan penyebabnya. Tujuannya adalah untuk menghindari masalah atau penularan.

Jika terjadi hal-hal berikut, pemeriksaan harus segera dilakukan:

  • Mucul ruam dengan cepat dan menyebar dengan mudah
  • Ruam kulit dapat ditemukan di seluruh tubuh
  • Luka lepuh terbuka akibat ruam
  • Demam disebabkan oleh ruam kulit
  • Ruam menunjukkan tanda-tanda infeksi, seperti nyeri, pembengkakan, atau keluarnya cairan kuning kehijauan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penyebab ruam kulit sangat beragam dan beragam, begitu juga dengan potensi komplikasi yang terkait dengan kondisi tersebut. Jenis ruam kulit juga menentukan pengobatan dan pencegahannya. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan obat untuk mengurangi gatal yang disebabkan oleh ruam kulit.

Jika Anda mengalami ruam di kulit Anda, terutama jika muncul gejala yang perlu diperhatikan, jangan ragu untuk mengunjungi dokter Anda. Dokter akan memberikan pengobatan yang tepat untuk jenis ruam kulit yang Anda alami.