Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Kulit, Kulit, Penyakit Kulit

Pellagra

Pellagra adalah kondisi yang disebabkan oleh kekurangan niasin atau B3 dalam tubuh. Tiga keluhan yang paling umum dari penderita pellagra adalah dermatitis, diare, dan demensia.

Niacin, atau vitamin B3, adalah vitamin yang sangat penting untuk menjaga kesehatan sel saraf, kulit, dan saluran cerna. Mengonsumsi makanan seperti nasi, telur, ikan, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan sayuran hijau secara teratur dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan harian Anda akan vitamin ini.

Namun, kekurangan sumber makanan atau masalah penyerapan akibat kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit Crohn atau sirosis, dapat menyebabkan kekurangan niasin atau vitamin B3 setiap hari.

Penyebab Pellagra

Pellagra dapat dibagi menjadi primer dan sekunder berdasarkan penyebabnya. Pellagra primer terjadi karena pola makan yang buruk yang kekurangan vitamin B3 atau tryptophan. Jenis ini umumnya terjadi di lingkungan di mana jagung adalah makanan utama.

Meskipun jagung mengandung niacytin, bentuk lain dari niacin, tubuh tidak bisa menyerapnya dengan baik. Oleh karena itu, meskipun jagung dikonsumsi sebagai makanan utama, tubuh masih berisiko kekurangan vitamin B3.

Namun, pellagra sekunder disebabkan oleh penyakit atau kondisi yang menghambat penyerapan vitamin B3 oleh tubuh. Beberapa kondisi atau kondisi tersebut adalah:

  • Radang usus, seperti penyakit Crohn dan kolitis ulseratif
  • Mengalami masalah makan, seperti anoreksia nervosa
  • Kecanduan terhadap alkohol
  • Hasil operasi pada saluran pencernaan, seperti pemotongan lambung
  • Sindrom karsinoid adalah kumpulan gejala yang disebabkan oleh tumor yang tumbuh di beberapa bagian tubuh, seperti usus atau paru-paru
  • penggunaan obat tertentu, seperti antispasmodik, kemoterapi, atau imunosupresan
  • Prosedur cuci darah untuk jangka waktu yang lama
  • Penyakit AIDS/HIV
  • Anemia akibat kekurangan besi
  • Risiko sirosis hati

Gejala Pellagra

Kekurangan vitamin B3 dalam jangka panjang dapat menyebabkan pellagra karena sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit, saluran cerna, dan sistem saraf.

Tiga gejala umum pellagra adalah dermatitis, diare, dan demensia. Untuk lebih detail, penderita pellagra mengalami gejala berikut:

  • Dermatitis dan gangguan kulit lainnya, seperti ruam yang gatal atau terbakar, perubahan warna kulit, luka di bibir, dan kulit bersisik atau berkerak
  • Diare jangka panjang dan masalah pencernaan lainnya, seperti kehilangan nafsu makan, mual, muntah, sakit perut, dan buang air besar berdarah
  • Perubahan suasana hati, mati rasa, kesemutan, gelisah, cemas, linglung, tremor, dan halusinasi adalah tanda-tanda demensia dan gangguan pada sistem saraf
Saatnya ke dokter

Segera pergi ke dokter jika Anda mengalami gejala pellagra seperti yang disebutkan di atas. Untuk menghindari komplikasi, dokter harus melakukan pemeriksaan dan penanganan dengan cepat.

Selain itu, pengobatan penyakit yang mendasari pellagra juga harus dilakukan. Ini berarti pemberian nutrisi atau suplemen harus dilakukan bersamaan dengan pengobatan penyakit atau kondisi medis yang mendasari pellagra.

Diagnosis Pellagra

Dokter akan menentukan pellagra dengan menanyakan tentang gejala, pola makan, riwayat penyakit sebelumnya, dan obat yang dikonsumsi. Setelah itu, mereka akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh, untuk menemukan ruam kulit yang muncul.

Untuk membantu melakukan dignosis, dokter akan melakukan pemeriksaan berikut:

  • Tes darah untuk mengidentifikasi anemia, hipoproteinemia, dan masalah fungsi hati, yang biasanya terkait dengan pellagra
  • Tes urine untuk mengidentifikasi kadar N-methylnicotinamide dan pyridone yang rendah yang terkait dengan kekurangan niacin atau vitamin B3
  • Komputer tomografi (CT) jika tumor yang mengganggu penyerapan niacin
  • Kolonoskopi dilakukan untuk memastikan apakah pellagra disebabkan oleh masalah saluran pencernaan.

Pengobatan Pellagra

Seperti yang disebutkan di bawah ini, tujuan pengobatan pellagra adalah untuk mengurangi gejala penyakit dan mengembalikan kadar niacin ke tingkat normal.

Meningkatkan asupan vitamin B3

Dalam pengobatan pellagra, langkah pertama adalah memberikan asupan nutrisi yang cukup. Ini karena kekurangan vitamin B3 dapat disebabkan oleh pola makan yang buruk atau gangguan penyerapan vitamin B3.

Dokter akan menyarankan pasien yang masih bisa makan dan minum serta tidak mengalami masalah saluran pencernaan yang signifikan untuk memperbaiki pola makan mereka dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B3.

Pasien akan diminta untuk makan nasi, telur, daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan susu secara teratur. Mereka juga akan diberi suplemen B3, seperti nicotinamide, yang harus dikonsumsi selama beberapa minggu.

Namun, dalam kasus di mana pasien tidak dapat makan atau minum atau mengalami muntah yang berlebihan, nutrisi dan suplementasi vitamin B3 akan diberikan melalui selang makan (NGT) atau infus, yang dapat dimasukkan ke dalam lambung melalui mulut atau hidung.

Dokter akan memberi pasien makanan padat yang sehat dan seimbang yang memenuhi kebutuhan nutrisinya, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, setelah kondisi pasien diperiksa.

Mengatasi penyebab pellagra

Jika pellagra disebabkan oleh gangguan penyerapan, penyakit atau kondisi medis utamanya harus diobati, sehingga penyerapan niacin dapat dioptimalkan.

Pasien yang kecanduan alkohol akan mendapatkan terapi untuk menghentikan kebiasaan tersebut, dan pasien dengan penyakit Crohn atau kolitis ulseratif akan mendapatkan pengobatan untuk membantu fungsi saluran pencernaan mereka bekerja dengan lebih baik. Obat antiradang atau imunosupresan dapat digunakan sebagai terapi.

Selain itu, jika pellagra disebabkan oleh gangguan makan, seperti anoreksia nervosa, terapi perilaku kognitif dapat diberikan. Tujuan terapi ini adalah untuk membantu penderita gangguan makan mengembalikan pola pikir mereka sehingga mereka dapat makan dengan cara yang lebih sehat.

Selain itu, pasien akan diberikan perawatan untuk mengatasi gejalanya. Misalnya, jika mereka memiliki kulit kering dan gatal, mereka akan diberikan pelembab atau obat untuk mengurangi gatal. Selain itu, jika pasien mengalami diare, mereka akan diberikan perawatan untuk mencegah mereka kehilangan banyak air dan diberikan obat antidiare jika perlu.

Komplikasi Pellagra

Jika pellagra ditemukan segera dan diobati, penderita dapat sembuh sepenuhnya. Sebaliknya, jika penyakit ini tidak ditemukan atau diobati terlalu lama, dapat muncul komplikasi yang serius, bahkan kematian. Beberapa masalah yang mungkin terjadi antara lain:

  • Infeksi kulit sekunder
  • gangguan pertumbuhan anak
  • rusaknya berbagai organ
  • penyakit mental seperti depresi, cemas, delusi, dan halusinasi
  • Koma

Pencegahan Pellagra

Memenuhi kebutuhan kalori dan konsumsi makanan yang kaya akan vitamin B3 sesuai usia dan jenis kelamin dapat mencegah pellagra primer. Makanan seperti nasi, kentang, ikan, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, sayuran hijau, dan susu adalah beberapa contoh makanan yang mengandung vitamin B3.

Dokter akan memberikan suplemen jika kebutuhan vitamin B3 harian tidak terpenuhi melalui makanan.

Pencegahan pellagra sekunder dapat dicapai dengan memenuhi kebutuhan nutrisi Anda dan tidak menunda untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami gejala penyakit. Menghentikan kebiasaan mengonsumsi alkohol juga dapat membantu mencegah kondisi ini.