Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Kulit, Kulit

Panu

Panu adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur Malassezia yang ditandai dengan bercak-bercak yang lebih terang atau gelap di sekitar area kulit yang terkena.

Panu, juga disebut pityriasis versicolor atau tinea versicolor, bukanlah penyakit menular. Pada awalnya, panu menimbulkan bercak kecil di kulit, tetapi akhirnya akan menyatu dan membentuk bercak yang lebih besar.

Panu biasanya menyerang area kulit yang berminyak atau basah seperti punggung, dada, lengan atas, leher, dan perut.

Penyebab Panu

Jamur Malassezia menyebabkan panu, yang tumbuh dan berkembang di kulit dengan cepat dan tidak terkendali. Banyak faktor yang memengaruhi pertumbuhan jamur ini:

  • Tempat yang panas dan lembap
  • Kulit yang berminyak
    Sering berkeringat, atau hiperhidrosis
  • Daya tahan tubuh yang rendah, seperti yang disebabkan oleh hamil, penyakit autoimun, atau kanker

Gejala Panu

Panu biasanya ditandai dengan bercak kulit yang memiliki ciri-ciri berikut:

  • Area kulit di sekitarnya berwarna lebih gelap atau lebih terang
  • Berwarna keabuan, cokelat, kuning, atau merah muda
  • Di punggung, leher, ketiak, dada, atau dahi
  • Rasa gatal meningkat saat tubuh berkeringat
  • Teraba dengan udara kering atau bersisik
Saatnya ke dokter

Obat antijamur, yang dapat dibeli tanpa resep dokter, biasanya dapat menyembuhkan panu dengan cepat. Namun, setelah dua hingga tiga minggu menggunakan obat, segera konsultasikan ke dokter melalui chat.

Jika bercak panu menjadi lebih besar atau sering kambuh, jangan tunda ke dokter. Ini bisa menjadi tanda panu yang lebih parah yang membutuhkan pengobatan tambahan.

Diagnosis Panu

Dokter akan memeriksa riwayat kesehatan pasien dan semua gejala dan tanda panu pada pemeriksaan awal. Setelah itu, dokter akan melihat bercak panu secara langsung.

Jika bercak panu tidak terlihat dengan jelas, dokter dapat melanjutkan pemeriksaan dengan tes berikut:

  • Tes lampu Wood menggunakan sinar ultraviolet untuk memberikan warna unik pada bercak panu
  • Untuk mengidentifikasi adanya jamur penyebab panu, sampel kerokan kulit diambil dan dicampur dengan cairan kimia khusus
  • Biopsi kulit dilakukan dengan mengambil sampel jaringan kulit untuk melihat ciri-ciri bercak yang disebabkan oleh panu

Pengobatan Panu

Pengobatan panu bergantung pada infeksi jamur yang menyebabkan panu. Obat antijamur menghentikan pertumbuhan jamur penyebab panu, sehingga infeksi hilang.

Untuk mengobati panu, ada banyak obat antijamur yang tersedia, seperti:

  • Antijamur topikal, seperti Daktarin atau Meccaderm
  • Sampo yang melawan jamur, seperti Fungasol-SS atau Selsun Blue
  • Antijamur dalam bentuk tablet, seperti Sporacid atau Govazol

Komplikasi Panu

Kadang-kadang, bercak panu dapat meninggalkan bekas berupa perubahan warna di kulit. Bekas ini dapat hilang, tetapi akan membutuhkan beberapa minggu hingga bulan untuk hilang.

Penyakit panu juga sering menyebabkan penderitanya merasa malu dan tidak percaya diri, terutama jika terjadi di area kulit terbuka yang tidak tertutup pakaian.

Pencegahan Panu

Dengan menjaga kebersihan diri dengan berbagai cara, panu dapat dihindari:

  • Menjaga kulit kering dan bersih setiap saat
  • Mengganti pakaian secara teratur, terutama di musim hujan
  • Menggunakan produk khusus untuk kulit berminyak
  • Membatasi aktivitas yang mengeluarkan banyak keringat, seperti berolahraga di luar ruangan untuk waktu yang lama
  • Pakaian yang longgar dan menyerap keringat, seperti katun