Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Kulit

Dermatosis; Cutaneous Larva Migrans

Pengertian cutaneous larva migrans

Cutaneous larva migrans merupakan dermatosis (kelainan pada kulit) yang diakibatkan oleh infeksi cacing. Penyakit ini juga biasa disebut dengan creeping eruptions.

Penyakit ini mampu menyerang siapa saja. Akan tetapi, pada umumnya penyakit tersebut lebih sering dialami oleh anak-anak karena mereka suka bermain di luar ruangan.

Penyebab cutaneous larva migrans

Penyakit cutaneous larva migrans diakibatkan oleh larva cacing tambang dengan jenis Ancylostoma braziliense dan caninum. Penyebaran tersebut biasanya terjadi saat seseorang berjalan tidak dengan alas kaki pada area yang terkontaminasi oleh cacing tersebut. Sumber kontaminasi cacing biasanya terdapat pada kotoran hewan, seperti kotoran kucing, anjing, atau kuda.

Diagnosis cutaneous larva migrans

Untuk menentukan diagnosis cutaneous larva migrans bisa dilakukan dengan serangkaian tanya jawab medis serta pemeriksaan luka pada kulit secara langsung. Walaupun begitu, proses penentuan diagnosis terkadang sulit dilakukan karena gejalanya mirip penyakit kulit lainnya, seperti dermatitis atau kudis.

Beberapa pemeriksaan penunjang lainnya adalah:

  • Optical coherence tomography (OCT), yang bermanfaat untuk mengetahui jenis parasit di permukaan kulit
  • Biopsi. agar dapat diastikan risiko terjadi peradangan pada lapisan kulit

Gejala cutaneous larva migrans

Untuk beberapa kasus cutaneous larva migrans, gejala yang bisa timbul sangat ringan, sehingga tidak disadari oleh penderitanya. Akan tetapi, biasanya tanda-tanda yang akan muncul adalah:

  • Pada kulit terlihat jalur kemerahan dan berliku-liku, akibat dari perjalanan larva cacing dalam kulit
  • Kulit gatal
  • Bisa munul pembengkakan ringan
  • Posisi yang paling umum adalah kaki serta bokong, akan tetapi area kulit mana pun yang terkena kontak bisa terinfeksi

Pengobatan cutaneous larva migrans

Cutaneous larva migrans biasanya bisa sembuh sendiri, akan tetapi butuh masa hingga 5–6 minggu. Sebaiknya pada penderitanya dilakukan tindakan penanganan simtomatis, agar gejala gatal yang terjadi bisa teratasi.

Berikutnya konsumsi obat cacing juga bisa dilakukan sesuai dengan rekomendasi dokter.

Pencegahan cutaneous larva migrans

Cutaneous larva migrans umumnya terjadi secara tidak sengaja. Akan tetapi upaya pencegahan bisa dilakukan dengan cara:

  • Selalu menghindari kulit kontak langsung dengan tanah. Misalnya selalu menggunakan alas kaki setiap kali berada di luar ruangan.
  • Pastikan kebersihan tubuh ketika selesai melakukan aktivitas, khususnya aktivitas dari luar ruangan.