Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Kulit

Biang Keringat; Miliaria

Pengertian biang keringat

Miliaria atau yang biasa kita sebut dengan biang keringat, merupakan abnormalitas kulit yang sering timbul, ini ekslusif terjadi di negara tropis. Penyakit kulit ini biasanya terjadi pada anak-anak. Pencetusnya adalah tersumbatnya kelenjar keringat.

Sumbatan kelenjar keringat ini akan mengakibatkan keluhan gatal pada kulit berupa bintik merah. Miliaria bisa mendera bagian tubuh mana saja, akan tetapi umumnya miliaria terdampak pada wajah, leher dan punggung.

Penyebab biang keringat

Miliara atau biang keringat muncul dikarenakan beberapa hal, misalnya:

  • Udara panas, lembab yang tinggi yang akan merangsang produksi keringat
  • Pakaian yang ketat dan tidak nyaman, sehingga suhu tubuh jadi meningkat lalu berkeringat
  • Anak mengalami demam dan banyak mengeluarkan keringat
  • Kurang menjaga kebersihan kulit
  • Faktor-faktor diatas bisa dimodifikasi agar biang keringat berkurang. Selain itu, bakteri Staphylococcus epidermidis diduga mempunyai peran penting dalam timbulnya biang keringat

Identifikasi biang keringat akan ditentukan berlandaskan tanya jawab medis juga pemeriksaan fisik. Lewat tanya jawab medis berikut, akan didapat keterangan berupa adanya keluhan kulit gatal, riwayat berkeringat, tebal yang kurang nyaman dan kurang nya menjaga kebersihan.

Dalam pemeriksaan fisik dapat ditemui terdapat kemerahan, dan bintil pada kulit. Untuk biang keringat ringan muncul bintil putih, juga berair, dan kilap tidak diikuti rasa gatal. Sementara itu, pada biang keringat berat, muncul bintil merah, gatal dan berair, juga terasa perih.

Terdapat tiga macam biang keringat, diantaranya adalah:

  1. Miliaria Kristalina.
    Terjadi hambatan pada permukaan kulit sehingga kelihatan kelembung kecil berukuran 1-2 mm yang menyimpan cairan bening. Biang keringat tersebut berada di lapisan atas (miliaria cyrstalina). Gejala yang jelas terlihat adalah bintil kecil berair dan terlihat mengkilap.
  2. Miliaria Rubra.
    Biang keringat ini berada di lapisan tengah. Indikasinya ialah kulit kemerahan, gatal, berair, perih, dan mirip parut. Biang keringat ini dikenali dengan adanya bintil kecil 1-2mm kemerahan, umumnya diikuti dengan keluhan gatal dan perih.
  3. Miliaria Profunda
    Biang keringat ini berada pada lapisan kulit yang lebih dalam. Umumnya miliaria profunda muncul pada keadaan miliaria rubra yang terjadi berulang.Biang keringat ini ada bintik-bintik putih keras dan berdiameter 1-3mm, kulit tidak kemerahan, akan tetapi kasus ini jarang sekali terjadi. Dikarenakan posisi sumbatan keringat yang agak dalam maka secara klinis terdapat lebih banyak bintil-bintil ketimbang gelembung yang berisi cairan.
Gejala dan tanda biang keringat

Kulit yang terasa gatal, perih dan kemerahan, adalah gejala yang biasa dikeluhkan oleh penderita miliaria. Biasanya terdapat kelembung kecil yang berisi air pada biang keringat yang lebih berat.

Menggaruk-garuk akan mengakibatkan bekas luka. Cedera pada kulit umumnya tampak pada daerah yang tertutup kain/pakaian misalnya punggung, dada, dan tempat yang biasanya tertekan atau tergesek-gesek pakaian.

Pengobatan biang keringat

Tidak ada metode pengobatan khusus untuk pengobatan biang keringat. Perawatannya hanya cukup dengan merawat kulit yang tepat. Jauhkan diri dari paparan udara yang panas serta gunakan bahan pakaian longgar dan menyerap keringat. Pergunakan calamine lotion untuk meredam kulit yang terdampak.

Jika kondisi kulit disertai infeksi sekunder yang tampak adanya pus atau nanah di kulit, maka dapat dipertimbangkan pemberian antibiotik. Pada cedera kulit yang gatal dan kemerahan, bisa diberikan krim hidrokortison potensi rendah. Jika gatal sudah mengganggu, pemberian antihistamin bisa dilakukan. Semua penggunaan obat-obatan diatas harus dipantau oleh dokter.

Pencegahan biang keringat

Ada beberapa hal yang bisa Penderita lakukan guna menghindari terjadinya biang keringat. Berikut langkah-langkah pencegahan nya:

  • Usahakan diri terhindar dar paparan panas. JIka harus berada diluar rumah, pergunakan payung atau topi guna mencegah paparan panas.
  • Gunakan pakaian yang berbahan katun dan longgar, sehingga keringat mudah terserap. Bila pakaian telah basah oleh keringat, segera ganti dengan pakaian yang baru.
  • Bila kulit berkeringat, basuh atau mandilah dengan air dingin. Jika bisa, bekerja dan beraktivitas pada ruangan dengan yang bertemperatur sejuk atau dengan pendingin ruangan.
  • Gunakan calamine lotion guna menyejukkan kulit dan mengurangi iritasi.