Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Kulit

Bercak Mongol

Pengertian bercak mongol

Bercak biru keabuan yang sering muncul pada kulit bayi, adalah bercak mongol. Bercak mongol merupakan salah satu tanda lahir karena pigmen atau zat warna kulit. Istilah medisnya adalah congenital dermal melanocytosis.

Biasanya becak ini muncul di bagian punggung bawah atau pantat bayi. Akan tetapi, daerah tangan dan kaki juga tak jarang disinggahi bercak ini.

Dan umumnya Bercak mongol sudah ada sejak bayi lahir atau muncul di minggu pertama. Bercak ini akan hilang dengan sendirinya, seiring bertambahnya usia sang bayi tadi berkisar usia 4 atau 5 tahun. Tetapi, ada juga beberapa kasus bercak mongol bisa betah menetap hingga bayi tadi beranjak dewasa.

Pengobatan bercak mongol

Masalah ini tidak membutuhkan terapi atau pengobatan khusus dimana bercak tersebut bukanlah bercak yang disebabkan kanker yang berbahaya. Walaupun begitu, terdapat sedikit kasus, bercak mongol berkaitan dengan penyakit metabolik jarang. Beberapa di antaranya adalah sindrom Hunter, penyakit Niemann-Pick, penyakit Hurler, manosidosis dan mucolipidosis.

Penyakit metabolik ini umumnya terjadi pada bayi yang mempunyai bercak Mongol besar yang tersebar di luar tubuh bayi pada area pantat dan punggung bawah.

Penyebab bercak mongol

Penyebab bercak mongol adalah akibat pigmen yang terjebak di kulit bagian dalam saat masa janin berkembang di dalam kandungan. Saat pigmen tersebut gagal muncul di permukaan kulit lalu menjadi warna keabuan, kehijauan, biru atau hitam. Sampai saat ini, pemicu pigmen yang terjebak ini masih belum diketahui.

Terdapat beberapa kelompok orang yang lebih berisiko mengalami bercak mongol seperti orang Asia (dengan kulit berwana gelap), Amerika, Afrika, Hispanik, serta India Timur. Bercak mongol sama terjadi dengan jumlah yang sama banyaknya baik pada anak laki-laki ataupun perempuan. Bercak mongol biasanya muncul punggung bagian bawah dan pantat.

Diagnosis bercak mongol

Penentuan diagnosis bercak mongol oleh dokter lewat anamnesis juga pemeriksaan fisik. Apakah bercak mongol ada sejak lahir atau saat usia masuk di minggu pertama.

Bercak mongol tidak bertekstur dan datar, memiliki warna khas. Dokter mesti mencatat apakah bercak mongol ada sejak lahir atau saat usia bayi memasuki minggu pertama, guna membedakan bercak karena tanda lahir atau lebam karena cedera atau kekerasan.

Bercak mongol juga harus terus dimonitor (saat melakukan pemeriksaan rutin pada bayi), agar bercak tersebut dapat dipantau kapan hilangnya.

Bercak mongol terlihat mirip dengan lebam. Akan tetapi, lebam terlihat timbul dan terasa nyeri saat disentuh. Begitu pula dengan bercak yang disebabkan cedera.

Bercak mongol datar dengan warna keabuan, kehijauan, biru atau hitam. Ciri-ciri khas bercak mongol ialah berada di punggung bagian bawah atau bokong. Bercak mongol juga terjadi di bagian tangan dan kaki. Dan bercak mongol tidak memberikan rasa nyeri.

Tidak ada pengobatan secara khusus untuk bercak Mongol. Bercak mongol membahayakan, tidak pula menimbulkan nyeri atau masalah pada kulit.

Seperti sudah di ketahui, ciri khas bercak mongol umumnya berada di punggung bagian bawah atau bokong, sehingga tidak akan bersinggungan dengan estetika. Bercak ini akan hilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia.

Untuk kasus yang jarang terjadi, yakni bercak mongol yang betah menetap sampai dewasa, ada beberapa cara untuk menghilangkannya. Tindakkan dengan terapi laser. Akan tetapi terapi laser dapat memberikan efek samping, yaitu kulit yang lebih gelap. Lalu terapi menggunakan krim pemutih sebagai kombinasi terapi laser. Terapi ini bisa membantu memberikan hasil yang baik.

Bercak mongol tidak bisa dicegah atau diantisipasi, karena sampai saat ini penyebab mengapa tidak semua bayi terkena belum diketahui.