Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Anak

Defek Septum Ventrikel

Pengertian defek septum ventrikel

Defek septum ventrikel merupakan kelainan anatomis jantung seperti terdapat lubang pada dinding (septum) jantung yang membedakan ruangan bagian bawah jantung (ventrikel). Kondisi ini digolongkan sebagai kelainan jantung bawaan.

Dalam keadaan normal, ventrikel kanan jantung berguna untuk memompa darah yang kurang oksigen ke paru-paru, lain dari itu ventrikel kiri berguna memompa darah yang kelebihan oksigen ke seluruh tubuh. Biasanya ventrikel kanan dan kiri jantung dipisahkan oleh septum. Bila terdapat defek, maka darah yang berlebihan dan kekurangan oksigen bisa bercampur.

Penyebab defek septum ventrikel

Hingga kini, penyebab pasti defek septum ventrikel belum ditemukan. Akan tetapi, ketika seorang bayi lahir, dinding pemisah antara ruang kiri dan kanan bilik jantung ini biasanya sudah terbentuk. akan tetapi pada kasus kelainan ini, dinding belum menutup sempurna dan masih terbentuk lubang.

Diduga beberapa faktor mempengaruhi terhadap kejadian defek septum ventrikel, seperti faktor ibu, contohnya ada gangguan diabetes atau kelainan genetik, seperti ada riwayat kelainan pada jantung maupun non-jantung pada orang tua mauun saudara.

Diagnosis defek septum ventrikel

Agar diagnosis defek septum ventrikel dapat ditentukan, dokter akan melakukan pemeriksaan dengan keseluruhan. Umumnya pada penderita bisa didapati perbedaan suara jantung yang biasa disebut dengan murmur. Biasanya diagnosis dilakukan dengan pemeriksaan echocardiografi, yaitu pemeriksaan struktur jantung menggunakan ultrasound.

Gejala defek septum ventrikel

Defek septum ventrikel bisa saja tidak muncul pada lubang yang kecil. Akan tetapi pada lubang yang lebih besar, akan menyebabkan kerja organ jantung dan paru-paru menjadi lebih berat sehingga akan muncul gejala:

  • Nafas sesak
  • Tarikan nafas yang cepat dan berat
  • Cepat lelah ketika menyusu
  • Sulit bertambah berat badan yang mengakibatkan tumbuh kembang jadi terhambat akibat peningkatan kebutuhan kalori
  • Keringat berlebih karena meningkatnya stimulus saraf simpatetik
    pada kasus lanjut bisa ditemukan sesak, kebiruan, pingsan, sakit di dada, atau batuk darah ketika melakukan aktivitas yang cukup tinggi intensitasnya

Pengobatan defek septum ventrikel

Untuk kasus defek septum ventrikel yang kecil dan tidak menampakkan gejala, penderita cukup dimonitor secara teratur. Untuk banyak kasus kelainan, lubang pada bilik jantung ini akan menutup dengan sendirinya seiring berkembangnya usia.

Evaluasi pengobatan kelainan ini bergantung pada besar lubang, gejala yang diderita anak, serta kondisi umum kesehatan anak. Bila diperlukan bisa disarankan untuk dilakukan pembedahan, baik dengan kateterisasi jantung atau pembedahan jantung terbuka (open heart surgery) agar kelainan yang terjadi bisa diperbaiki.