Peradangan pada lapisan sinovial, jaringan tipis yang melapisi bagian dalam sendi dan berfungsi untuk menghasilkan cairan pelumas, disebut sinovitis. Jika terjadi, sinovitis dapat menyebabkan nyeri, bengkak, kaku, dan sulit digerakkan.
Kondisi sinovitis dapat menyebabkan nyeri sendi yang ringan hingga berat, tergantung pada penyebab dan tingkat peradangannya. Pada beberapa kasus, kondisi ini muncul secara bertahap dan terkait dengan penyakit kronis seperti RA, tetapi juga bisa muncul secara mendadak sebagai akibat dari infeksi atau cedera.
Peradangan sinovitis dapat menyebabkan kerusakan sendi dalam jangka panjang jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, penting untuk mengenali penyebab dan gejala peradangan sejak dini agar penanganan dapat dimulai.
Penyebab Sinovitis
Berikut ini adalah beberapa penyebab paling umum dari sinovitis, tergantung pada penyebab mendasarnya:
Infeksi
Infeksi bakteri pada sendi, juga dikenal sebagai artritis septik, dapat menyebabkan peradangan yang sangat parah pada membran sinovial dan, dalam beberapa kasus, infeksi virus juga dapat menyebabkan peradangan sementara pada sendi.
Cedera atau penggunaan berlebihan
Jaringan sinovial dapat mengalami iritasi dan peradangan akibat benturan, terkilir, atau penggunaan sendi berulang.
Gangguan autoimun
Sistem kekebalan tubuh dapat menyerang jaringan sinovial, menyebabkan peradangan kronis dan kerusakan sendi secara bertahap. Ini terjadi karena penyakit autoimun seperti RA, lupus, dan spondilitis ankilosa.
Penyakit metabolik
Peradangan sinovial dapat disebabkan oleh kadar asam urat tinggi, atau gout, dan penumpukan kristal di dalam sendi, yang menyebabkan sinovitis. Perdarahan berulang pada sendi, seperti hemofilia, juga dapat menyebabkan peradangan sinovial.
Sinovitis transien pada anak
Kondisi ini biasanya muncul pada anak-anak berusia tiga hingga sepuluh tahun, seringkali setelah infeksi saluran pernapasan atas. Sinovitis transien biasanya bersifat sementara dan dapat membaik dengan istirahat dan pengawasan rutin.
Gejala Sinovitis
Gejala sinovitis dapat berbeda-beda tergantung pada penyebabnya dan seberapa parah kondisinya. Jenis penyakit yang umum termasuk:
- Sakit pada sendi, terutama ketika digerakkan atau ditekan
- Bengkak di area sendi yang dipengaruhi
- Rasa kemerahan dan hangat di area sendi
- Ketidaknyamanan pada sendi, terutama pada pagi hari atau setelah waktu yang lama tidak bergerak
- Menurunkan ruang gerak antara sendi
Untuk sinovitis akibat infeksi, gejala dapat termasuk demam, menggigil, dan kelelahan tubuh. Pada anak-anak dengan sinovitis transien di panggul, dapat muncul keluhan seperti pincang atau enggan berjalan.
Kapan Harus ke Dokter
Periksakan diri Anda ke dokter jika Anda mengalami masalah berikut:
- Bengkak dan nyeri pada sendi yang tidak sembuh dalam beberapa hari
- Sendi sangat nyeri, merah, hangat, dan sulit digerakkan
- Nyeri sendi bersamaan dengan demam tinggi
- Sangat sulit untuk menumpu berat badan, terutama pada anak-anak
Namun, jika nyeri sendi tiba-tiba muncul bersamaan dengan demam tinggi, Anda tidak dapat bergerak sama sekali, atau kondisi umum Anda memburuk dengan cepat, segera pergi ke ICU rumah sakit terdekat.
Diagnosis Sinovitis
Untuk memastikan diagnosis sinovitis, dokter akan memeriksa riwayat kesehatan pasien dan pemeriksaan fisik pada sendi yang bermasalah. Dokter juga akan melihat riwayat cedera, infeksi, atau penyakit autoimun yang mungkin menjadi penyebab penyakit tersebut.
Beberapa pemeriksaan tambahan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
- Tes darah untuk mengidentifikasi gejala infeksi, peradangan, atau gangguan autoimun
- Arthrocentesis, atau aspirasi cairan sendi, dilakukan untuk melihat cairan sendi untuk infeksi, kristal asam urat, atau perdarahan
- Pemeriksaan pencitraan, seperti rontgen, ultrasonografi, atau magnetik resonansi magnetik, untuk mengevaluasi kondisi jaringan dan struktur di sekitar sendi
Pengobatan yang tepat dan pencegahan kerusakan sendi penting untuk diagnosis yang tepat.
Pengobatan Sinovitis
Tujuan pengobatan sinovitis adalah untuk meredakan peradangan, mengurangi nyeri, dan mengatasi sumber utama penyakit. Tergantung pada tingkat keparahan dan penyebabnya, penanganan dapat mencakup perawatan mandiri di rumah atau terapi medis yang diberikan oleh dokter.
Penanganan Mandiri
Dalam kasus sinovitis yang tidak disebabkan oleh infeksi berat, langkah-langkah berikut dapat membantu mengurangi keluhan:
Istirahatkan sendi
Hindari olahraga yang membebani sendi sampai nyeri dan bengkak hilang.
Kompres dingin
Untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan, letakkan kompres es dengan kain pada sendi selama 15–20 menit, 2–3 kali sehari. Jika memungkinkan, posisikan sendi lebih tinggi dari jantung.
Konsumsi obat pereda nyeri ringan
Untuk meredakan nyeri dan peradangan, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen atau naproxen dapat digunakan. Selalu ikuti petunjuk pada kemasan atau saran dokter saat menggunakannya.
Anak dengan sinovitis transien sering membaik dalam beberapa minggu, jadi istirahat dan pengawasan gejala biasanya sudah cukup.
Penanganan Medis
Dokter dapat memberikan perawatan berikut jika keluhan cukup parah, tidak membaik, atau disebabkan oleh kondisi tertentu:
Pemberian obat-obatan resep
Dokter dapat meresepkan OAINS dosis tertentu atau kortikosteroid, baik dalam bentuk obat minum maupun suntikan ke dalam sendi, untuk mengurangi peradangan yang berat.
Selain itu, antibiotik harus diberikan segera jika sinovitis disebabkan oleh artritis septik (infeksi bakteri). Dalam beberapa kasus, tindakan pengeluaran cairan sendi dan perawatan di rumah sakit diperlukan.
Terapi untuk penyakit penyerta
Terapi untuk sinovitis akibat gout berpusat pada penurunan kadar asam urat. Sementara itu, pengobatan jangka panjang diperlukan untuk mengendalikan respons sistem imun pada penyakit autoimun.
Fisioterapi
Untuk mencegah kekakuan yang bertahan lama, fisioterapi dapat membantu mengembalikan kekuatan dan rentang gerak otot setelah peradangan mereda.
Penanganan yang tepat dari usia dini sangat penting untuk mencegah kerusakan jangka panjang pada sendi dan menjaga fungsinya yang optimal.
Komplikasi Sinovitis
Sinovitis dapat menyebabkan masalah berikut jika tidak ditangani dengan tepat:
- Kerusakan permanen pada struktur sendi dan tulang rawan
- Kekakuan sendi yang bertahan lama
- Menurunnya kemampuan sendi
- Infeksi pada artritis septik
Untuk menghindari komplikasi, penanganan yang cepat dan sesuai sangat penting.
Pencegahan Sinovitis
Tidak semua kasus sinovitis dapat dicegah, terutama yang disebabkan oleh penyakit autoimun, tetapi Anda dapat menurunkan risiko dengan mengambil beberapa tindakan berikut:
- Melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan gunakan alat pelindung saat berolahraga
- Hindari menggunakan terlalu banyak sendi
- Menjaga berat badan ideal untuk mengurangi beban pada sendi
- Mengikuti saran dokter untuk mengobati penyakit jangka panjang seperti gout atau gangguan autoimun
- Segera obati infeksi agar tidak menyebar ke sendi