Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Autoimun

Lupus

Penyakit lupus atau lupus eritematosus merupakan penyakit autoimun kronis yang dapat mengakibatkan peradangan di beberapa bagian tubuh, seperti kulit, sendi, ginjal, hingga otak. Lupus bisa dialami oleh siapa saja, namun lebih sering dialami oleh wanita.

Dalam kondisi normal, sistem imun akan melindungi tubuh dari infeksi atau cedera. Namun, bagi orang yang mengalami penyakit autoimun seperti lupus, sistem imun justru menyerang balik sel, jaringan, dan organ tubuh yang sehat.

Lupus terbagi dalam beberapa jenis, yaitu systemic lupus erythematosus (SLE), lupus pada kulit (cutaneus lupus), lupus karena obat (drug induced lupus), serta lupus yang terjadi pada bayi baru lahir (neonatal lupus).

Penyebab dan Gejala Lupus

Belum diketahui dengan pasti penyebab penyakit lupus. Kombinasi dari faktor genetik juga lingkungan sering dikaitkan dengan terjadinya lupus. Berbagai penyebab munculnya gejala lupus adalah paparan sinar matahari, penyakit infeksi, atau obat-obatan tertentu.

Lupus bisa mengakibatkan peradangan di berbagai organ serta bagian tubuh. Kondisi tersebut menyebabkan gejala lupus akan berbeda pada setiap penderitanya. Akan tetapi, ada sejumlah gejala umum yang dapat terjadi, seperti sakit dan kaku pada sendi, lelah, ruam kulit, peka terhadap sinar matahari, dan penurunan berat badan.

Pengobatan dan Pencegahan Lupus

Lupus tidak bisa disembuhkan. Pengobatan yang diberikan sebatas untuk meredakan keluhan, menghindari timbulnya gejala, dan menghambat perkembangan penyakit. Cara pengobatannya bisa berupa pemberian obat-obatan, menerapkan pola hidup yang sehat, serta pengelolaan stres lewat cara yang positif.

Lupus juga tidak bisa dicegah. Akan tetapi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko terkena lupus atau menghindari kambuhnya keluhan dan gejala. Misalnya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, menghindari pemicu lupus, dan melakukan kontrol kesehatan ke dokter secara berkala.