Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Uncategorized

Osgood-Schlatter Disease

Osgood-Schlatter disease adalah kondisi ketika urat (tendon) di lutut menarik bagian atas tulang kering sehingga menyebabkan nyeri. Ini biasanya terjadi pada anak-anak atau remaja yang sering melakukan olahraga yang melibatkan lutut, seperti berlari atau bermain basket.

Jaringan tulang anak-anak dan remaja terus memanjang selama masa pertumbuhan mereka, membuat mereka lebih tinggi. Bagian tulang memanjang yang disebut lempeng pertumbuhan ini biasanya terlihat pada tulang yang panjang, seperti tulang kering dan paha.

Osgood-Schlatter disease terjadi ketika tendon lutut menarik tulang rawan yang tumbuh di ujung atas tulang kering. Akibatnya, jaringan tulang yang merupakan bagian dari lempeng pertumbuhan meradang dan menyebabkan nyeri.

Penyebab Osgood-Schlatter Disease

Penyakit Osgood-Schlatter disebabkan oleh tendon lutut yang menarik tulang rawan di ujung atas tulang kering. Selain itu, otot paha yang terlalu keras dapat menyebabkan kaku, menegang, dan menarik tendon lutut.

Beberapa jenis latihan yang dapat membuat otot paha terlalu banyak digunakan adalah:

  • Sepak bola
  • Basket
  • Voli
  • Lari
  • Ice skating
  • Tari balet

Faktor risiko Osgood-Schlatter disease

Osgood-Schlatter disease biasanya muncul pada masa growth spurt, atau periode ketika anak tumbuh dengan cepat. Masa ini biasanya terjadi pada anak perempuan pada usia 8 hingga 13 tahun, dan pada anak laki-laki pada usia 10 hingga 15 tahun.

Osgood-Schlatter disease lebih berisiko terjadi pada anak-anak atau remaja yang berprofesi sebagai atlet atau sering melakukan olahraga yang melibatkan tekanan pada lutut karena kondisi ini juga disebabkan oleh tekanan yang terus-menerus.

Gejala Osgood-Schlatter Disease

Osgood-Schlatter disease biasanya menyebabkan gejala di bagian atas tulang kering atau tepatnya di bawah tempurung lutut. Beberapa gejala yang dapat disebabkan oleh kondisi ini adalah:

  • Rasa nyeri di lutut, terutama saat digerakkan atau ditekan
  • Nyeri di bagian bawah tungkai
  • Pembengkakan yang terjadi pada lutut
  • Saat Anda menyentuh lutut Anda, Anda akan merasakan sensasi hangat dan kemerahan

Semua penderita memiliki tingkat nyeri yang berbeda. Pada beberapa orang, nyeri hanya ringan dan muncul saat berolahraga, tetapi pada orang lain, nyeri terus-menerus. Selain itu, nyeri dapat menjadi cukup parah sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari seperti berjalan.

Osgood-Schlatter disease sering menyebabkan nyeri pada kedua kaki, tetapi biasanya lebih parah di salah satu lutut. Nyeri juga dapat memburuk ketika pasien melakukan aktivitas yang membutuhkan kekuatan lutut, seperti berlari atau melompat.

Saatnya ke dokter

Jika anak mengalami nyeri lutut, terutama setelah berolahraga atau melakukan aktivitas fisik tertentu, pergi ke dokter. Nyeri di lutut dapat menunjukkan berbagai penyakit. Akibatnya, untuk mendapatkan diagnosis yang akurat, pemeriksaan diperlukan sejak dini.

Diagnosis Osgood-Schlatter Disease

Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan pasien, olahraga atau aktivitas yang sering dilakukan, dan gejala untuk mendiagnosis Osgood-Schlatter disease.

Setelah itu, dokter akan memeriksa lutut dan tungkai pasien. Mereka juga akan melihat apakah pasien mengalami nyeri tekan atau tonjolan tulang.

Untuk memastikan diagnosis, dokter dapat melakukan pemeriksaan tambahan seperti:

  • Foto Rontgen dengan sinar elektromagnetik untuk mengevaluasi kondisi tulang dan jaringan
  • menggunakan dosis radioaktif yang rendah untuk memeriksa tulang untuk menemukan kelainan atau kerusakan
  • MRI, yang menggunakan gelombang radio untuk menjelaskan kondisi jaringan tulang, tendon, dan otot lutut

Pengobatan Osgood-Schlatter Disease

Osgood-Schlatter disease biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus; kondisi ini biasanya sembuh sendiri saat anak melewati masa pertumbuhannya.

Namun demikian, gejala bengkak dan nyeri yang disebabkan oleh penyakit Osgood-Schlatter dapat dikurangi melalui perawatan mandiri berikut:

  • Mengompres area yang mengalami peradangan dua hingga empat kali sehari, atau setelah berolahraga
  • Konsumsi analgesik seperti paracetamol atau ibuprofen
  • Mengurangi aktivitas dan lebih banyak tidur
  • Memakai penyangga atau belat di lutut
  • Melakukan peregangan, atau stretching, untuk meredakan otot yang tegang

Pasien juga dapat menerima fisioterapi sebagai bagian dari perawatan mandiri di rumah. Ini akan membantu meredakan nyeri, bengkak, dan tegang di lutut serta mengembalikan kekuatan otot yang telah cedera.

Dokter mungkin menyarankan pasien untuk berhenti berolahraga atau beraktivitas untuk sementara jika mereka mengalami nyeri terus-menerus. Dokter juga akan menyarankan pasien untuk memakai alat penyangga selama enam hingga delapan minggu hingga kondisi pasien membaik.

Komplikasi Osgood-Schlatter Disease

Dalam kebanyakan kasus, penyakit Osgood-Schlatter tidak menimbulkan komplikasi yang serius. Namun, gejala seperti nyeri dan bengkak dapat berlangsung lama.

Penyandang penyakit Osgood-Schlatter juga dapat mengalami penonjolan tulang permanen di bagian bawah tempurung lutut. Tonjolan ini tidak menyebabkan nyeri atau mengganggu pergerakan lutut.

Pencegahan Osgood-Schlatter Disease

Tidak ada cara untuk mencegah Osgood-Schlatter disease sepenuhnya, terutama pada anak-anak dan remaja yang dilatih untuk menjadi atlet. Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko terkena penyakit ini, yaitu:

  • Melakukan peregangan pada otot paha depan, betis, dan paha belakang (hamstring) sebelum dan setelah berolahraga
  • Menggunakan peralatan olahraga yang tepat, seperti sepatu atletik
  • Jika sakit lutut saat berolahraga, beristirahatlah sejenak
  • Mengatur waktu untuk berolahraga dan mengukur intensitasnya agar tidak terlalu banyak
  • melakukan berbagai jenis latihan, terutama yang melibatkan lutut