Beranda/Kesehatan Wanita/Kandidiasis Vaginalis

Kesehatan Wanita

Kandidiasis Vaginalis

Pahami infeksi jamur Candida yang menyebabkan gatal, kemerahan, nyeri dan cairan tetapi gejalanya tidak spesifik, perbedaan dari bacterial vaginosis, trikomoniasis dan IMS, pemeriksaan pH, mikroskopi atau kultur, azole topikal dan fluconazole pada kasus terpilih, kehamilan yang menggunakan terapi topikal tujuh hari dan menghindari fluconazole oral, kandidiasis berat, berulang atau non-albicans, diabetes dan antibiotik, keamanan boric acid hanya atas arahan dan tidak pernah ditelan, pasangan yang umumnya tidak perlu terapi, serta kapan perlu evaluasi.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 12 Agustus 2026Waktu baca 11 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Kandidiasis Vaginalis
RingkasanKandidiasis vulvovaginal terjadi ketika Candida tumbuh berlebihan, menyebabkan gatal, terbakar, kemerahan, nyeri hubungan atau kencing dari kulit luar, dan kadang cairan kental. Gejala ini tidak khusus untuk jamur; bahkan orang yang pernah mengalaminya sering salah mendiagnosis, sehingga keluhan pertama, berulang, atau tidak membaik perlu diperiksa.

Diagnosis

Pemeriksaan menilai vulva, cairan, pH, dan faktor risiko. Mikroskopi KOH menunjukkan yeast atau hyphae; kultur membantu bila tes awal negatif, berulang, berat, atau diduga non-albicans. Candida tanpa gejala tidak perlu diobati. Bau amis kuat atau pH tinggi lebih mengarah ke penyebab lain.

Terapi kasus sederhana

Azole intravagina selama satu hingga tujuh hari atau fluconazole oral dosis tunggal adalah pilihan kasus uncomplicated pada pasien yang sesuai. Produk vagina berbahan minyak dapat melemahkan kondom lateks. Selesaikan aturan pakai; probiotik dan homeopati belum terbukti sebagai terapi.

Nyeri panggul atau demam bukan pola jamur sederhanaCari pertolongan bila ada demam, nyeri bawah perut, muntah, perdarahan, luka atau lepuh genital, cairan sangat berbau, hamil dengan nyeri, atau gejala setelah obat disertai bengkak dan sesak. Periksa bila tidak membaik atau kembali dalam dua bulan.

Kehamilan dan kasus rumit

Saat hamil, gunakan hanya azole topikal selama tujuh hari sesuai tenaga kesehatan; fluconazole oral tidak dianjurkan. Diabetes tidak terkontrol, imunitas lemah, gejala berat, non-albicans, atau empat episode atau lebih per tahun memerlukan kultur, terapi lebih lama, dan kadang pemeliharaan resep.

Kekambuhan dan pasangan

Tinjau antibiotik, steroid, gula darah, dan diagnosis lain bila kambuh. Boric acid vaginal hanya untuk kasus terpilih atas arahan, tidak dipakai saat hamil, dan sangat beracun bila tertelan. Kandidiasis sederhana bukan biasanya IMS dan pasangan tanpa gejala tidak rutin diobati; balanitis bergejala dapat ditangani.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — vulvovaginal candidiasis, CDC — testing. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.