Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Uncategorized

Cedera Hamstring

Pengertian cedera hamstring

Cedera hamstring merupakan cedera pada sekumpulan otot yang terletak pada belakang paha (otot hamstring). Otot hamstring selalu digunakan pada gerakan menekuk lutut, seperti berlari, meloncat, dan memanjat.

Tiga tingkatan ketika terjadi cedera, yaitu:

  • Cedera tingkat 1: Berkurangnya kekuatan otot, ketika terjadi tarikan ringan pada otot tersebut.
  • Cedera tingkat 2: Teradapat robekan pada sebagian otot, sehingga menimbulkan rasa sakit yang mengakibatkan sebagian kekuatan otot untuk bergerak berkurang.
  • Cedera tingkat 3: Terjadi robekan penuh pada otot sehingga membuat rasa sakit yang hebat serta otot hampir kehilangan seluruh kekuatannya untuk dapat bergerak normal.

Penyebab cedera hamstring

Cedera hamstring bisa terjadi apabila terdapat tarikan pada otot yang melebihi kesanggupan otot untuk meregang. Cedera bisa terjadi karena gerakan tiba-tiba, ataupun bertahap, gerakannya perlahan akan tetapi memberi tarikan atau beban yang berlebihan.

Berbagai faktor yang terbukti meningkatkan risiko cedera hamstring adalah usia, ada riwayat cedera sebelumnya, juga perubahan gerakan mendadak.

Hal lain yang disangkakan berhubungan dengan cedera tersebut adalah buruknya fleksibilitas tubuh, rendahnya kekuatan otot, kelelahan otot, kekuatan otot hamstring tidakseimbang dan quadrisep, juga aktivitas pemanasan yang minim, kurang atau tidak sesuai ketika seseorang berolahraga.

Diagnosis cedera hamstring

Biasanya diagnosis cedera hamstring ditetapkan berdasarkan wawancara medis serta pemeriksaan fisik.

Ada juga pemeriksaan yang cukup akurat, yakni pemeriksaan radiologi dengan MRI agar dapat membantu diagnosis cedera hamstring. Walaupun begitu, ini bukanlah pemeriksaan yang di haruskan di karenakan faktor harga atau ketidaknyamanan bagi penderitanya.

Gejala cedera hamstring

Ketika terjadi cedera hamstring terdapat beberapa tanda yang bisa Anda perhatikan, yaitu:

  • Terasa sakit pada bagian paha
  • Memar
  • Bengkak
  • Kesulitan menggerakkan otot hamstring

Pengobatan cedera hamstring

Saat-saat periode akut cedera hamstring, Di hari pertama hingga hari kelima cedera terjadi, lakukan langkah-langkah P R I C E, dengan:

  • Protection: melindungi otot hamstring
  • Rest: pengistirahatan otot
  • Ice: mengompres bagian otot yang cedera menggunakan es
  • Compression: melakukan kompresi/ tekanan
  • Elevation: meninggikan kaki, umumnya dilakukan dengan mengganjal bantal di posisi tidur

Untuk kasus cedera berat, dokter dapat mempertimbangkan tindakan bedah, meskipun hal ini jarang sekali dilakukan. Setelah melewati proses perawatan juga pengobatan, mereka yang cedera memerlukan proses rehabilitasi otot. dan tidak bisa untuk segera kembali ke aktivitas olahraga yang normal. Membutuhkan waktu kurang lebih tiga minggu hingga tiga bulan, tergantung tingkat cedera, sebelum kembali berlatih penuh.

Pencegahan cedera hamstring

Terdapat beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya cedera otot hamstring, dengan:

  • Lakukan pemanasan atau gerakan-gerakan ringan, untuk melakukan peregangan setiap harinya. Lakukan sebentar ketika bangun tidur, juga di tengah-tengah waktu bekerja yang penat dan melelahkan, dan ketika tubuh mengalami ketegangan karena tekanan pekerjaan, kemacetan, atau perjalanan jauh.
  • Selalu lakukan gerakan stretching sebelum berolahraga dan pendinginan setelah berolahraga yang as dan memadai sesuai jenis olahraga yang Anda lakukan.
  • Jaga kebugaran tubuh untuk mengurangi kelelahan otot. Berlatihlah dengan bijak. Olahraga sesuai kemampuan tubuh. Tingkatan intensitas dan frekuensi latihan olahraga secara bertahap bila tubuh telah siap.
  • Gunakan peralatan olahraga yang tepat, terutama sepatu olahraga yang sesuai dengan kebutuhan yang Anda lakukan. Sepatu yang baik dan tepat akan mengurangi risiko cedera. jangan beraktivitas atau berolahraga sebelum Anda benar-benar pulih dari cedera. Kembalilah berlatih secara bertahap.