Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Uncategorized

Auditory Processing Disorder; APD

Pengertian auditory processing disorder

Auditory Processing Disorder (APD) merupakan suatu jenis gangguan pendengaran yang tercetus sebab otak tidak bisa memroses suara dengan normal. Gangguan APD bisa terjadi pada semua orang, akan tetapi lebih sering terjadi dimulai dari usia anak-anak.

Gangguan APD, akan menyebabkan penderita mengalami kesulitan untuk membedakan kata yang mirip dengan volume suara kecil. Tetapi, tidak ada masalah dalam memahami artinya.

Penyebab Auditory Processing Disorder

Pada Auditory Processing Disorder (APD), penyebab pastinya masih belum diketahui dengan pasti. Akan tetapi beberapa faktor ini diduga berhubungan dengan erat APD, yaitu:

  • Terdapat riwayat penyakit, misalnya infeksi telinga kronis, meningitis (peradangan selaput otak), keracunan timah, atau penyakit sistem saraf seperti multiple sclerosis
  • Berat tubuh ketika lahir rendah
  • Lahir prematur
  • Cedera pada kepala
  • Kelainan genetik

Diagnosis Auditory Processing Disorder

Agar diagnosis Auditory Processing Disorder (APD) dapat ditentukan, umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan pendengaran pada saat terjadi keluhan pada pendengaran. Umumnya pemeriksaan dilakukan saat usia 6–7 tahun supaya sang anak bisa memberikan respons saat di tes pendengarannya.

Pemeriksaan pada gangguan APD bukan menggunakan pemeriksaan tes pendengaran normal. Tes pendengaran normal umumnya dilakukan di ruangan yang sepi tanpa ada gangguan.

Sedangkan tes pendengaran untuk masalah gangguan APD penggunaan tes yang lebih kompleks. Tes ini memeriksa kesanggupan mendengar pada beberapa tingkatan dengan suara latar belakang yang bising, kata-kata yang keluar dengan kualitas rendah, ada beberapa orang berbicara menggunakan berbagai logat juga ada orang yang berbicara cepat.

Tes pendengaran yang kompleks tersebut memeriksa:

  • Kesanggupan mendengar percakapan dengan latar belakang suara yang bising
  • Memahami pola suara
  • Bahasa dan perkataan
  • Kemampuan psikologis
Gejala auditory processing disorder

Gangguan Auditory Processing Disorder (APD) tidak hanya memberikan gejala pada pendengaran penderita. APD juga bisa mempengaruhi cara anak berbicara, mengeja, membaca dan menulis.

Umumnya gejala yang timbul bisa meliputi:

  • Ada saja akhir dari kata yang terpotong
  • Menambah kata-kata dengan suara yang mirip
  • susah sekali mengerti pembicaraan, ketika berada di tempat yang bising atau ada yang berbicara lebih dari satu orang
  • Butuh waktu untuk memberikan reaksi terhadap pembicaraan
  • Sangat sulit berbicara dengan orang lain
  • Sukar membedakan suara kata yang persis
  • Tidak fokus terhadap pembicaraan, terutama ketika terdapat suara latar yang bising
  • Kesusahan menentukan arah suara
  • Sulit menikmati musik

Pengobatan auditory processing disorder

sampai saat ini belum ada cara untuk mengobati Auditory Processing Disorder (APD). Akan tetapi, ada beberapa metode untuk membantu penderita gangguan APD, seperti:

  • Melatih pendengaran
  • Terapi wicara
  • Memakai alat modulasi frekuensi
  • Mengurangi penggunaan elektronik seperti TV, radio dan yang lainnya
Pencegahan audiory processing disorder

Dikarenakan belum diketahui secara pasti penyebab gangguan Auditory Processing Disorder (APD) hingga saat ini. Maka dari itu belum ada cara untuk mencegah gangguan APD.