Gesekan dan kerusakan meningkatkan kusut
Rambut panjang, ikal/keriting, kering, terkena angin, gesekan bantal, bleaching, pewarna, panas tinggi atau ujung bercabang lebih mudah saling mengait. Kondisi kulit kepala, perubahan tekstur dan rambut patah juga dapat berperan. Kusut bukan tanda rambut ‘kotor’ dan terlalu sering shampoo justru dapat mengeringkan sebagian tipe rambut.
Urai perlahan dari ujung
Basahi atau lembapkan sesuai tekstur, pakai conditioner/detangler untuk memberi slip, lalu bagi menjadi beberapa bagian. Longgarkan dengan jari dan sisir bergigi jarang mulai dari ujung sambil menahan rambut di atas simpul agar kulit kepala tidak tertarik. Untuk rambut lurus, biarkan agak kering sebelum menyisir; rambut keriting rapat sering lebih aman diurai saat lembap.
Potong hanya bila simpul tidak dapat diselamatkan
Jangan menarik, menyisir dari akar, memakai gunting dekat kulit kepala atau membakar simpul. Simpul padat luas dapat dibantu hair professional; bila harus dipotong, gunakan pencahayaan baik dan jauh dari kulit. Matting mendadak setelah produk kimia memerlukan penghentian produk serta pemeriksaan kulit kepala bila ada luka atau nyeri.
Pencegahan menjaga batang rambut
Gunakan conditioner setelah shampoo, keringkan dengan menekan atau membungkus handuk tanpa menggosok, batasi alat panas dan longgarkan gaya rambut ketat. Kepang longgar saat tidur, bonnet atau sarung bantal licin dapat mengurangi gesekan. Urai sebelum keramas bila mudah kusut dan pangkas ujung rusak sesuai kebutuhan; tidak perlu menyisir 100 kali sehari.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada American Academy of Dermatology — stop damaging your hair, American Academy of Dermatology — hair and scalp care. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.