Sesak dan tanda shock dapat berkembang cepat
Sesak, nyeri/tekanan dada, napas cepat, lemah, pusing/pingsan, nadi cepat, tekanan turun, tangan dingin, kebingungan, dan urine turun dapat muncul. Vena leher penuh dan suara jantung redup merupakan petunjuk klasik tetapi tidak selalu lengkap. Pasien dapat merasa lebih buruk saat berbaring.
Penyebab mencakup darah dan peradangan
Trauma dada, komplikasi prosedur/catheter, ruptur jantung setelah infark, aortic dissection, kanker, uremia, pericarditis infeksi/autoimun, dan anticoagulant dapat menyebabkan effusion. Tidak semua pericardial effusion adalah tamponade; kecepatannya dan dampak hemodinamik menentukan bahaya.
Bedside echo membantu diagnosis
Tim menilai ECG, bedside ultrasound/echocardiogram, chest imaging, tekanan/perfusi, serta penyebab. Echo mencari cairan dan kolaps ruang jantung, tetapi diagnosis tetap menggabungkan klinis. CT tidak boleh menunda drainase pada pasien tidak stabil. Cairan dianalisis setelah aman untuk infeksi, kanker, dan proses lain.
Tekanan harus dilepas segera
Pericardiocentesis dengan jarum/catheter atau surgical pericardial window mengeluarkan cairan/darah; trauma atau ruptur sering memerlukan operasi. Oxygen, akses IV, cairan terukur, dan vasopressor menjadi jembatan, bukan terapi definitif. Setelah stabil, terapi penyebab dan pemantauan kekambuhan diperlukan.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada Merck Manual — Cardiac tamponade, MedlinePlus — Pericardial effusion. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.