Beranda/Infeksi Pernapasan/Infeksi Mycoplasma pneumoniae

Infeksi Pernapasan

Infeksi Mycoplasma pneumoniae

Pahami Mycoplasma pneumoniae sebagai bakteri penyebab chest cold dan walking pneumonia, masa inkubasi satu hingga empat minggu, batuk perlahan memburuk, demam, sakit kepala, lelah dan sesak, gejala anak kecil, penularan droplet dalam kontak dekat, diagnosis klinis, rontgen dan PCR, mengapa beta-laktam tidak bekerja, antibiotik sesuai dokter, resistansi, komplikasi kulit-saraf-darah, dan pencegahan.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 15 Agustus 2026Waktu baca 10 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Infeksi Mycoplasma pneumoniae
RingkasanMycoplasma pneumoniae adalah bakteri tanpa dinding sel yang menyebabkan infeksi saluran napas, paling sering tracheobronchitis dan lebih jarang pneumonia. Banyak kasus ringan pulih sendiri, tetapi pneumonia biasanya diobati dengan antibiotik yang sesuai. Gejala dapat muncul satu hingga empat minggu setelah paparan dan batuk dapat bertahan beberapa minggu.

Gejala berkembang perlahan

Batuk yang makin berat, sakit tenggorokan, demam, sakit kepala, dan lelah adalah pola umum. Pneumonia dapat menambah menggigil, nyeri dada, dan sesak meski pasien tampak cukup aktif sehingga disebut walking pneumonia. Anak di bawah lima tahun lebih mungkin pilek, bersin, mata berair, mengi, muntah, atau diare.

Menular melalui kontak dekat

Percikan napas saat batuk atau bersin menyebarkan bakteri, terutama di rumah, sekolah, asrama, fasilitas perawatan, dan tempat padat. Kontak singkat tidak selalu menularkan. Tutup batuk, cuci tangan, jangan berbagi alat makan, perbaiki ventilasi, dan tinggal di rumah saat demam atau terlalu sakit untuk beraktivitas.

Kesulitan bernapas membutuhkan pertolongan segeraKe IGD bila napas berat, bibir kebiruan, tarikan dinding dada, kebingungan, sulit dibangunkan, nyeri dada berat, saturasi rendah, atau dehidrasi. Periksa segera bila batuk-demam memburuk, asma kambuh, atau muncul ruam melepuh serta luka luas pada mulut atau mata.

Diagnosis tidak selalu memerlukan tes

Dokter menilai gejala, saturasi, dan paru; rontgen digunakan bila pneumonia dicurigai. PCR dari swab napas dapat membantu, tetapi banyak kasus ringan tidak dites dan hasil perlu ditafsirkan bersama klinis. Tes darah antibodi kurang berguna untuk keputusan cepat. Penyebab virus dan bakteri lain dapat tampak sama.

Antibiotik dipilih khusus

Karena tidak memiliki dinding sel, penisilin dan antibiotik beta-laktam tidak bekerja terhadap M. pneumoniae. Macrolide, doxycycline, atau fluoroquinolone dipilih dokter berdasarkan usia, kehamilan, berat penyakit, pola resistansi, dan pedoman setempat. Sebagian infeksi resistan; jangan membeli atau mengganti antibiotik sendiri.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — Mycoplasma pneumoniae infection. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.