Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Paru-paru dan Pernapasan

Mengi

Suara napas mirip siulan yang disebut mengi dapat menunjukkan masalah pada saluran pernapasan. Asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) biasanya merupakan penyebab utama mengi.

Mengi atau wheezing, yang biasanya terdengar lebih jelas ketika penderitanya mengembuskan napas, tetapi juga dapat terdengar saat menarik napas. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin baru dapat mendengar gejala, yang juga dikenal sebagai bengek, saat mereka memeriksa dada pasien menggunakan stetoskop.

Mengi bisa disebabkan oleh alergi atau penyakit jantung, selain gangguan pernapasan. Untuk mengobati mengi, dokter harus melakukan pemeriksaan secepat mungkin.

Penyebab Mengi

Mengi dapat disebabkan oleh penyakit atau kondisi yang membuat saluran napas menyempit, seperti:

  • Asma atau bengek
  • Penyakit paru obstruktif yang berlangsung lama (PPOK)
  • Proses inflamasi di dinding saluran bronkus (bronkitis)
  • Infeksi paru-paru yang disebabkan oleh jamur, virus, atau bakteri (pneumonia)
  • Cystic fibrosis (CF)
  • Benda asing tersangkut di pipa bronkus
  • Kanker paru-paru

Mengi juga dapat disebabkan oleh bronkiolitis, yaitu radang pada bronkiolus, yang sering terjadi pada anak di bawah dua tahun.

Gagal jantung dapat menyebabkan mengi karena penumpukan cairan di paru-paru, yang dikenal sebagai edema paru. Akibatnya, mereka yang menderita gagal jantung dapat mengalami batuk parah, sesak napas, dan mengi.

Faktor risiko mengi

Semua orang dapat mengi, tetapi beberapa orang lebih rentan terhadap mengi:

  • Bayi
  • Anak-anak
  • Orang tua
  • Orang yang memiliki alergi sebelumnya
  • Orang yang merokok

Gejala Mengi

Mengi dapat menimbulkan gejala yang berbeda-beda, tergantung pada penyebabnya. Berikut adalah beberapa gejala yang mungkin muncul bersamaan dengan mengi:

  • Batuk
  • Demam
  • Sakit di dada
  • Kaki bengkak
  • Sulit tidur
Kapan harus ke dokter

Konsultasikan dengan dokter melalui Chat Bersama jika Anda mengalami gejala mengi dan tidak tahu sebabnya. Dokter akan menanyakan keluhan Anda, memberi saran tentang pengobatan, atau merujuk Anda ke rumah sakit jika tindakan lebih lanjut diperlukan.

Jika Anda mengalami mengi bersama dengan gejala lain yang lebih serius, segera cari pertolongan medis atau ke ruang gawat darurat rumah sakit terdekat.

  • Sesak napas
  • Kulit biduran
  • Bengkak pada bibir atau wajah
  • Sakit tenggorokan
  • Suara hilang
  • Bibir membiru
  • Keringat dingin

Selain itu, sangat disarankan untuk segera membawa anak atau orang terdekat Anda ke dokter jika mereka mengalami mengi setelah makan makanan tertentu, terkena serangga, atau minum obat tertentu.

Diagnosis Mengi

Dokter akan mulai memberikan bantuan oksigen dan memasang infus pada pasien jika mereka mengalami mengi dan sesak napas. Jika mengi adalah akibat dari reaksi anafilaksis, dokter akan segera menyuntikkan cairan infus dan epinephrine di paha pasien.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk mendengarkan suara napas dengan stetoskop, setelah kondisi pasien stabil.

Dokter akan melakukan pemeriksaan tambahan selain pemeriksaan fisik, seperti:

  • Tes darah untuk mengidentifikasi infeksi
  • Gambar rontgen dada untuk mengidentifikasi pneumonia, bronkitis, dan bronkiolitis
  • Tes fungsi paru-paru untuk mengukur volume udara yang masuk dan keluar dari paru-paru
  • Mengidentifikasi penyakit jantung dengan melakukan rekaman jantung
  • Ekokardiografi untuk mengidentifikasi kelainan katup jantung
  • Tes alergi dilakukan untuk mengetahui apakah alergi menyebabkan mengi

Pengobatan Mengi

Dokter dapat memberikan beberapa pilihan pengobatan berikut untuk mengi, yang disesuaikan dengan penyebabnya:

  • Untuk pengobatan asma, obat hirup (inhaler) atau tablet kortikosteroid dan salbutamol
  • Antibiotik untuk mengobati pneumonia bakterial
  • Untuk menangani pneumonia berat, oksigen tambahan, cairan infus, dan obat-obatan melalui suntikan
  • obat untuk gagal jantung
  • Digoxin, obat antihipertensi dan untuk meningkatkan kekuatan otot jantung

Komplikasi Mengi

Mengi dapat memiliki berbagai komplikasi, tergantung pada penyebabnya. Beberapa di antaranya adalah:

  • Kekurangan oksigen, yang dikenal sebagai hipoksemia dan hipokoksia
  • Asidosis pada paru-paru
  • Sepsis
  • Gagal napas akut (ARDS)
  • Kerusakan otak yang disebabkan oleh kekurangan oksigen
  • Koma

Pencegahan Mengi

Untuk mencegah mengi, Anda dapat mengurangi kemungkinan terkena penyakit yang mengakibatkan mengi. Beberapa tindakan yang dapat diambil adalah:

  • Berhenti merokok.
  • Hindari kontak dengan alergen karena dapat menyebabkan reaksi alergi atau asma.
  • Cuci tangan Anda secara teratur dengan sabun dan air.
  • Jangan dekat dengan orang yang sakit.
  • Bersihkan rumah dan sekitarnya secara teratur.
  • Jika Anda batuk atau flu, konsumsi makanan berkuah yang hangat dan gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara.
  • Jangan minum obat tanpa seizin dokter Anda.
  • Selalu catat dan bawa catatan tersebut saat berobat jika Anda memiliki alergi terhadap obat tertentu.
  • Untuk mengurangi risiko kambuhnya gejala penyakit yang diderita, seperti asma, patuhi anjuran pengobatan dan lakukan kontrol rutin.