Beranda/Kesehatan Perempuan/Miom (Fibroid Rahim)

Kesehatan Perempuan

Miom (Fibroid Rahim)

Pahami miom sebagai pertumbuhan jinak otot rahim, jenis submukosa, intramural dan subserosa, gejala haid banyak, anemia, tekanan panggul, sering kencing, konstipasi dan nyeri, diagnosis pemeriksaan dan USG, observasi, obat, IUD, tranexamic acid, GnRH, embolisasi, ablasi, myomectomy atau hysterectomy, serta pertimbangan kesuburan dan tanda perdarahan darurat.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 15 Agustus 2026Waktu baca 11 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Miom (Fibroid Rahim)
RingkasanMiom atau uterine fibroid adalah pertumbuhan jinak dari otot dan jaringan rahim. Ukuran, jumlah, dan lokasi menentukan gejala; banyak orang tidak merasakan apa pun dan tidak memerlukan terapi. Miom hampir selalu bukan kanker, tetapi perdarahan atau benjolan baru tetap perlu diagnosis yang tepat.

Lokasi memengaruhi gejala

Miom submukosa menonjol ke rongga rahim dan sering menyebabkan haid banyak atau masalah kesuburan; intramural berada di dinding; subserosa tumbuh ke luar dan dapat menekan kandung kemih atau usus. Gejalanya mencakup haid panjang, anemia, rasa penuh, nyeri, sering kencing, konstipasi, nyeri saat berhubungan, atau pembesaran perut.

Diagnosis

Pemeriksaan panggul dan USG biasanya menjadi awal. Tes darah menilai anemia; saline sonography, hysteroscopy, atau MRI digunakan pada pertanyaan tertentu. Pertumbuhan cepat saja tidak membuktikan kanker, tetapi massa setelah menopause, gejala tidak lazim, dan perubahan baru perlu dinilai untuk diagnosis lain.

Perdarahan hebat atau nyeri mendadak memerlukan pertolonganKe IGD bila darah sangat banyak disertai pusing atau pingsan, nyeri panggul mendadak hebat, sesak, nyeri dada, atau kemungkinan hamil dengan nyeri dan perdarahan. Perdarahan setelah menopause, perut cepat membesar, atau gejala anemia perlu diperiksa segera.

Pilihan terapi

Observasi sesuai bila tanpa gejala. Obat dapat mengurangi darah atau nyeri, termasuk tranexamic acid, kontrasepsi hormonal, levonorgestrel IUD bila rongga sesuai, dan terapi GnRH sementara. UAE, radiofrequency ablation, hysteroscopic removal, myomectomy, atau hysterectomy dipilih berdasarkan gejala, ukuran, lokasi, usia, akses, dan keinginan mempertahankan rahim.

Kesuburan dan kehamilan

Tidak semua miom menghambat kehamilan dan mengangkatnya tidak selalu meningkatkan peluang. Miom yang mengubah rongga rahim lebih mungkin relevan. Myomectomy mempertahankan rahim tetapi miom dapat tumbuh kembali dan operasi memengaruhi rencana persalinan; UAE dan prosedur lain perlu diskusi khusus bila menginginkan kehamilan.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada ACOG — uterine fibroids. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.