Lokasi memengaruhi gejala
Miom submukosa menonjol ke rongga rahim dan sering menyebabkan haid banyak atau masalah kesuburan; intramural berada di dinding; subserosa tumbuh ke luar dan dapat menekan kandung kemih atau usus. Gejalanya mencakup haid panjang, anemia, rasa penuh, nyeri, sering kencing, konstipasi, nyeri saat berhubungan, atau pembesaran perut.
Diagnosis
Pemeriksaan panggul dan USG biasanya menjadi awal. Tes darah menilai anemia; saline sonography, hysteroscopy, atau MRI digunakan pada pertanyaan tertentu. Pertumbuhan cepat saja tidak membuktikan kanker, tetapi massa setelah menopause, gejala tidak lazim, dan perubahan baru perlu dinilai untuk diagnosis lain.
Pilihan terapi
Observasi sesuai bila tanpa gejala. Obat dapat mengurangi darah atau nyeri, termasuk tranexamic acid, kontrasepsi hormonal, levonorgestrel IUD bila rongga sesuai, dan terapi GnRH sementara. UAE, radiofrequency ablation, hysteroscopic removal, myomectomy, atau hysterectomy dipilih berdasarkan gejala, ukuran, lokasi, usia, akses, dan keinginan mempertahankan rahim.
Kesuburan dan kehamilan
Tidak semua miom menghambat kehamilan dan mengangkatnya tidak selalu meningkatkan peluang. Miom yang mengubah rongga rahim lebih mungkin relevan. Myomectomy mempertahankan rahim tetapi miom dapat tumbuh kembali dan operasi memengaruhi rencana persalinan; UAE dan prosedur lain perlu diskusi khusus bila menginginkan kehamilan.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada ACOG — uterine fibroids. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



