Kesehatan Perempuan

Menopause

Pahami perimenopause dan menopause setelah 12 bulan tanpa haid, hot flush, keringat malam, gangguan tidur, perubahan mood dan vagina-kemih, kesehatan tulang dan jantung, kontrasepsi selama transisi, terapi hormon sistemik atau estrogen vagina, perlunya progestogen bila rahim masih ada, pilihan nonhormonal, serta perdarahan setelah menopause yang harus diperiksa.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 15 Agustus 2026Waktu baca 11 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Menopause
RingkasanMenopause alami dipastikan setelah 12 bulan berturut-turut tanpa haid yang tidak dijelaskan penyebab lain; usia rata-rata sekitar 51 tahun. Masa sebelumnya disebut perimenopause dan dapat berlangsung beberapa tahun. Gejalanya nyata dan dapat diobati, tetapi pilihan terapi perlu disesuaikan dengan rahim, usia, waktu sejak menopause, penyakit, dan preferensi.

Perubahan pada masa transisi

Haid dapat lebih jarang, rapat, banyak, atau sedikit. Hot flush, keringat malam, tidur buruk, sulit konsentrasi, sakit kepala, nyeri sendi, perubahan mood, vagina kering, nyeri saat berhubungan, dan keluhan kencing dapat terjadi. Kehamilan masih mungkin selama perimenopause sehingga kontrasepsi tetap diperlukan sampai dinyatakan aman berhenti.

Diagnosis dan pemeriksaan

Pada usia tipikal, pola haid dan gejala sering cukup; tes hormon tidak selalu membantu karena kadar berfluktuasi. Pemeriksaan dipertimbangkan bila menopause terjadi sebelum 45 tahun, terutama sebelum 40, atau ada kemungkinan kehamilan, gangguan tiroid, obat, maupun penyakit lain. Risiko tulang, jantung, tekanan darah, dan skrining rutin ikut dinilai.

Perdarahan setelah menopause harus selalu diperiksaTemui dokter segera bila ada bercak atau perdarahan setelah 12 bulan tanpa haid, perdarahan sangat banyak, nyeri panggul menetap, atau benjolan. Ke IGD bila darah membasahi pembalut setiap jam, pingsan, sesak, nyeri dada, atau kelemahan berat.

Terapi hormon dan nonhormonal

Estrogen sistemik paling efektif untuk hot flush dan gejala malam. Bila rahim masih ada, progestogen biasanya ditambahkan untuk melindungi endometrium. Estrogen vagina dosis rendah menargetkan keluhan genital-kemih dengan paparan sistemik minimal. Riwayat kanker tertentu, bekuan, stroke, penyakit hati, atau perdarahan yang belum jelas memerlukan pertimbangan khusus; pilihan nonhormonal juga tersedia.

Kebiasaan yang membantu

Gunakan pakaian berlapis, kamar sejuk, tidur teratur, aktivitas fisik termasuk latihan beban, cukup kalsium dan vitamin D dari pola makan atau sesuai saran, berhenti merokok, dan batasi pemicu pribadi seperti alkohol. Pelumas membantu saat berhubungan; pelembap vagina digunakan berkala. Produk herbal dapat berinteraksi dan bukti keamanannya tidak seragam.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada ACOG — hormone therapy for menopause. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.