Beranda/Kehamilan/Mual dan Muntah Kehamilan (Morning Sickness)

Kehamilan

Mual dan Muntah Kehamilan (Morning Sickness)

Pahami morning sickness yang dapat terjadi kapan saja, biasanya mulai sebelum minggu ke-9 dan membaik sekitar minggu ke-14, strategi makan sedikit-sering dan hidrasi, vitamin B6, doxylamine serta antiemetik sesuai dokter, tanda hyperemesis gravidarum seperti tidak mampu minum, dehidrasi dan turun berat, pemeriksaan penyebab lain, thiamine pada muntah berkepanjangan, dan kapan harus ke rumah sakit.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 15 Agustus 2026Waktu baca 10 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Mual dan Muntah Kehamilan (Morning Sickness)
RingkasanMual dan muntah kehamilan sering disebut morning sickness, tetapi dapat terjadi kapan saja. Biasanya mulai sebelum usia kehamilan 9 minggu dan membaik sekitar 14 minggu, meski sebagian berlanjut. Gejala ringan tidak berarti janin kekurangan gizi, tetapi hyperemesis gravidarum dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit, dan penurunan berat sehingga perlu terapi dini.

Makan dan minum dengan pola kecil

Makan sedikit setiap 1–2 jam, pilih makanan hambar atau dingin yang lebih mudah diterima, hindari lambung kosong, bau serta makanan pemicu, dan minum teguk kecil di antara waktu makan. Oral rehydration solution membantu mengganti garam saat muntah. Jahe dapat membantu sebagian orang, tetapi suplemen tetap perlu dibicarakan dan jamu campuran tidak selalu aman.

Obat yang dapat dipertimbangkan

Vitamin B6 dan doxylamine termasuk pilihan awal yang banyak digunakan; antihistamin dan antiemetik lain dapat diresepkan berdasarkan berat gejala serta riwayat. Jangan menunggu sampai tidak mampu minum dan jangan memakai obat atau herbal tanpa mengecek keamanan kehamilan. Refluks, konstipasi, dan obat prenatal juga dapat ditangani atau disesuaikan.

Tidak mampu mempertahankan cairan adalah tanda untuk segera diperiksaHubungi layanan hari itu bila urine sangat sedikit atau gelap, tidak mampu minum, pusing atau pingsan, jantung berdebar, darah dalam muntah, turun berat, demam, nyeri perut, sakit kepala berat, atau kebingungan. Ke IGD bila lemas berat, pingsan, muntah darah banyak, atau nyeri hebat.

Hyperemesis gravidarum

Muntah berat, dehidrasi, keton atau gangguan elektrolit, dan penurunan lebih dari sekitar 5% berat sebelum hamil mendukung kondisi ini. Perawatan dapat mencakup cairan infus, antiemetik, koreksi elektrolit, dan dukungan nutrisi. Pada muntah berkepanjangan, thiamine penting sebelum cairan dekstrosa untuk mencegah komplikasi neurologis.

Pertimbangkan penyebab lain

Gejala yang baru mulai setelah minggu ke-9, nyeri perut, demam, sakit kepala berat, diare, nyeri saat kencing, atau tekanan darah tinggi memerlukan evaluasi untuk infeksi, migrain, kandung empedu, pankreas, tiroid, preeklampsia, dan penyebab lain. USG atau tes darah dilakukan sesuai temuan, bukan rutin untuk semua.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada ACOG — morning sickness. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.