Beranda/Kanker Mata/Kanker Mata

Kanker Mata

Kanker Mata

Pahami berbagai kanker pada mata dan jaringan sekitarnya, termasuk melanoma uvea pada dewasa dan retinoblastoma pada anak, gejala perubahan penglihatan, kilatan atau floaters, bercak iris, mata menonjol, leukokoria dan juling, pemeriksaan mata dengan pupil dilebarkan, USG dan pencitraan, peran biopsi yang berbeda menurut tipe, terapi radiasi plak, operasi, laser, kemoterapi dan terapi lokal, serta pentingnya pusat spesialis dan tindak lanjut metastasis atau kanker turunan.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 12 Agustus 2026Waktu baca 11 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Kanker Mata
RingkasanKanker mata bukan satu penyakit. Pada orang dewasa, kanker primer di dalam mata yang penting adalah melanoma uvea; pada anak kecil, retinoblastoma merupakan keganasan retina yang langka. Kanker juga dapat tumbuh pada kelopak atau konjungtiva, atau menyebar ke mata dari organ lain. Gejalanya sering menyerupai gangguan mata yang lebih umum sehingga diagnosis memerlukan dokter mata.

Jenis dan tanda yang perlu diperiksa

Melanoma uvea dapat tidak bergejala atau menyebabkan penglihatan kabur, kilatan, floaters, lapang pandang berkurang, bercak gelap pada iris, atau perubahan pupil. Pada anak, pantulan pupil putih pada foto, juling baru, mata merah atau nyeri, dan penglihatan menurun memerlukan pemeriksaan segera. Benjolan kelopak yang tidak sembuh juga perlu dinilai.

Diagnosis berbeda menurut tumor

Pemeriksaan mata dengan pupil dilebarkan, foto fundus, optical coherence tomography, dan USG menilai tumor intraokular; CT atau MRI digunakan sesuai lokasi dan penyebaran. Melanoma uvea sering dapat dikenali tanpa biopsi, sedangkan massa kelopak atau orbita biasanya memerlukan patologi. Retinoblastoma umumnya didiagnosis melalui pemeriksaan spesialis tanpa menusuk tumor.

Leukokoria pada anak dan kehilangan penglihatan mendadak perlu tindakan cepatBawa anak segera bila pupil tampak putih pada foto atau cahaya, juling baru, mata membesar, merah atau nyeri menetap. Pada siapa pun, kehilangan penglihatan mendadak, tirai gelap, banyak floaters baru, kilatan, mata menonjol cepat, atau nyeri hebat adalah alasan mencari pertolongan mata darurat.

Terapi berusaha menyelamatkan hidup dan fungsi

Pilihan bergantung pada tipe, ukuran, lokasi, genetik, penyebaran, usia, dan potensi penglihatan. Observasi terukur, brachytherapy dengan plak, radiasi partikel, laser atau panas, reseksi, hingga pengangkatan mata digunakan pada melanoma tertentu. Retinoblastoma dapat memakai kemoterapi sistemik atau melalui arteri mata, terapi lokal, atau enukleasi pada penyakit besar.

Tindak lanjut jangka panjang

Melanoma uvea dapat menyebar terutama melalui darah, termasuk ke hati, sehingga tindak lanjut onkologi diperlukan. Sebagian retinoblastoma disebabkan perubahan gen RB1 dan memerlukan konseling genetik, pemeriksaan saudara atau keturunan, serta pemantauan kanker kedua. Rehabilitasi low vision dan dukungan kosmetik membantu kualitas hidup.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Cancer Institute — melanoma intraokular, National Cancer Institute — retinoblastoma. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.