Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Hati

Gagal Hati

Gagal hati merupakan keadaan saat sebagian besar organ liver (hati) mengalami kerusakan sehingga tidak mampu melakukan fungsinya dengan baik. Hal ini dapat terjadi secara bertahap dalam waktu bertahun-tahun atau dengan sekejap. Masalah ini (gagal hati), harus segera ditangani karena sangat berisiko akan menyebabkan kematian.

Organ hati mempunyai sejumlah fungsi vital, diantaranya adalah membersihkan racun dari dalam tubuh, membantu proses penggumpalan darah, serta membantu tubuh melawan infeksi. Apabila sejumlah fungsi hati tersebut tidak berjalan normal atau terganggu, maka penderitanya berada dalam kondisi yang serius.

Gagal hati biasanya didapati dengan mata serta kulit yang menguning, dan perut yang membengkak sebab menumpuknya cairan. Pemicy gagal hati sangat bervariasi, amun yang paling populer adalah infeksi virus hepatitis, kebanyakan mengonsumsi minuman beralkohol, serta kelebihan obat jenis paracetamol.

Penyebab gagal hati

Gagal hati penyebabnya adalah rusaknya sel-sel pada organ hati. Kerusakan tersebut bisa terjadi secara tiba-tiba atau bertahap dalam jangka yang panjang.

Beberapa faktor yang menyebabkan gagal hati adalah:

  • Sirosis hepatik
  • Infeksi karena virus, khususnya hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C, dan hepatitis E
  • Kanker, baik yang di mulai di hati ataupun yang uncul dari bagian tubuh lain lalu meluas ke hati
  • Cholangitis
  • Overdosis obat jenis paracetamol
  • Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid, antikejang, serta obat herbal
  • Kebiasaan mengonsumsi alkohol
  • Penyalahgunaan narkotika dan zat berbahaya lainnya
  • Terekspos racun, contohnya zat karbon tetraklorida
  •  Hepatitis autoimun (sistem kekebalan tubuh yang menyerang tubuh itu sendiri)
  • Masalah gangguan metabolik, seperti penyakit Wilson
  • Sepsis (reaksi tubuh atas infeksi berat)
  • Penyakit lain-lain, contohnya penyumbatan pembuluh darah di hati, penumpukan zat besi dalam tubuh, intoleransi fruktosa, sindrom reye, serta galaktosemia

Gejala gagal hati

Gejala awal pada gagal hati cenderung ringan dan persis terjadi gejala pada kondisi lain, seperti sakit perut bagian atas, diare, lelah, mual, dan tidak nafsu makan. Jika keadaan organ hati semakin memburuk, maka gejala yang lebih serius akan timbul. Pada gejala gagal hati tingkat lanjut tersebut meliputi:

  • Gampang mengalami memar serta perdarahan
  • Kulit serta mata menguning
  • Terjadi penumpukan cairan di perut
  • Muntah darah atau BAB mengeluarkan (berwarna hitam)
  • Bicara kacau serta kesadaran mengambang
  • Semaput
Saatnya ke dokter

Apabila Anda berisiko terjangkit hepatitis atau, belum pernah di vaksin hepatitis, temui dokter Anda untuk berkonsultasi. Disana dokter akan menjelaskan pentingnya melakukan vaksin.

Untuk penderita infeksi virus yang berkelanjutan, isalnya hepatitis B atau hepatitis C, atau Anda seorang pecandu alkohol, segera konsultasikan dengan dokter gastroentero hepatologi tentang cara mencegah kerusakan hati lebih lanjut.

Lewat pemeriksaan rutin, dokter akan mengetahui kerusakan hati lebih dini, sehingga tindakan bisa segera diberikan lebih cepat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Tindakan penanganan harus cepat dilakukan jika penderita gagal hati merasakan gejala gagal hati tingkat lanjut.

Diagnosa gagal hati

Untuk menentukan diagnosa gagal hati, dokter akan menanyakan pasien tentang onbat yang di konsumsi, minuman beralkohol serta penggunaan narkotika dan zat berbahayalainnya, juga riwayat penyakit yang diderita.

Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui tanda gagal hati, seperti perut yang membengkak, sakit di perut bagian kanan atas, juga mata serta kulit yang menguning.

Terdapat beberapa pemeriksaan tambahan yang dapat dilakukan dokter guna mendiagnosis gagal hati, seperti tes fungsi hati, pemindaian dan biopsi

Pengobatan gagal hati

Pada organ hati yang rusak serta menyebabkan gagal hati dapat kembali menjadi normal, namun bisa juga tidak. Contohnya, gagal hati karena kelbihan obat paracetamol umumnya masih bisa kembali normal.

Jika kerusakan organ hati sudah sangat parah dan fungsinya tidak bisa kembali normal, contohnya pada sirosis, tindakan pengobatan di tujukan untuk menyelamatkan bagian hati yang masih sehat. Bila tidak memungkinkan, organ hati pasien perlu dilakukan trasplantasi (di ganti) dengan hati yang sehat dari pendonor.

Belum ada cara spesifik untuk mengobati gagal hati. Pengobatan semata-mata bertujuan untuk menjaga agar kondisi tubuh tetap stabil sehingga hati bisa kembali bekerja normal. Dan pengobatan adalah:

  • Pemberian infus, agar tekanan darah tetap normal
  • Transfusi darah jika terjadi perdarahan
  • Obat laksatif (pencahar) agar racun dari dalam tubuh bisa di keluarkan
  • Suntik gula jika kandungan gula darah turun

Agar organ hati yang masih sehat tetap terjaga, dokter akan menganjurkan pasien untuk melakukan beberapa hal, seperti berikut:

  • Tidak mengonsumsi obat tanpa saran dari dokter
  • Menghindari konsumsi minuman beralkohol
  • Mengurangi konsumsi daging merah, keju, dan telur
  • Membatasi konsumsi garam di setiap makanan
  • Mempertahankan agar kadar gula darah dan tekanan darah normal
  • Menjaga berat badan tetap ideal

Pencegahan gagal hati

Gagal hati dapat dicegah dengan melakukan pencegahan timbulnya penyekit liver atau hati. Cara yang bisa dilakukan adalah:

  • Dengan vaksinasi hepatitis, seperti vaksin hepatitis A atau hepatitis B
  • Jangan berbagi pakai barang pribadi, seperti alat cukur
  • Berhenti menggunakan narkotika dan zat berbahaya lainnya, terutama berbagi jarum suntik
  • Berhubungan seksual yang aman, seperti tidak berganti-ganti pasangan serta gunakan kondom
  • Berhenti mengnsumsi alkohol
  • Tidak berlebihan mengonsumsi paracetamol dari dosis yang ditentukan dokter
  • Tidak sembarang mengonsumsi obat-obatan herbal
  • Berolahraga dengan rutin untuk menjaga berat badan ideal
  • Mencuci tangan sebelum makan dengan sabun dan air bersih serta setelah dari toilet
  • Gunakan alat pelindung diri bila bekerja atau beraktifitas di tempat yang paparan zat kimia dan beracun nya tinggi