Infeksi Menular Seksual

Sifilis

Pahami sifilis akibat Treponema pallidum yang sering tidak disadari; luka primer, ruam sekunder, fase laten dan komplikasi saraf/mata; kombinasi tes RPR/VDRL dan treponemal; penicillin sesuai tahap, follow-up titer, terapi pasangan dan pencegahan sifilis kongenital.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 20 Agustus 2026Waktu baca 11 menit
RingkasanSifilis adalah IMS bakteri yang dapat sembuh dengan antibiotik. Luka awal sering tidak nyeri dan hilang sendiri, tetapi infeksi tetap ada. Tanpa tes dan terapi tepat, sifilis dapat memasuki fase laten atau merusak saraf, mata, telinga, jantung dan janin.

Tahap mengubah tampilan dan regimen

Primer biasanya berupa satu/lebih luka tidak nyeri; sekunder dapat memberi ruam termasuk telapak, demam, kelenjar dan lesi mukosa. Laten tidak bergejala, sedangkan tertiary terjadi bertahun-tahun kemudian. Neurosyphilis, ocular syphilis dan otosyphilis dapat muncul pada tahap mana pun.

Diagnosis membutuhkan interpretasi dua jenis tes

Tes nontreponemal seperti RPR/VDRL memberi titer untuk aktivitas/follow-up dan dikonfirmasi tes treponemal; algoritme dapat dibalik. Hasil positif lama dapat bertahan setelah sembuh, sedangkan awal infeksi dapat belum reaktif. Dokter menilai gejala, paparan, terapi terdahulu dan melakukan tes HIV serta IMS lain.

Gangguan mata, telinga atau saraf perlu penanganan hari ituCari segera untuk penglihatan kabur/nyeri mata, pendengaran tiba-tiba turun, vertigo, kelemahan, kebingungan atau sakit kepala berat. Orang hamil dengan tes/paparan sifilis harus menghubungi layanan prenatal hari itu.

Penicillin adalah terapi utama

Benzathine penicillin G diberikan sesuai tahap; neurosyphilis/ocular/otosyphilis memakai regimen berbeda. Dosis dan produk penicillin tidak boleh ditukar sembarang. Reaksi Jarisch–Herxheimer berupa demam/menggigil setelah terapi bukan alergi tetapi perlu arahan. Titer dipantau untuk respons dan reinfeksi.

Kehamilan memerlukan terapi tanpa tunda

Penicillin parenteral adalah satu-satunya terapi terbukti mencegah sifilis kongenital; alergi memerlukan desensitisasi, bukan mengganti sendiri. Skrining dilakukan pada kunjungan prenatal pertama dan diulang sesuai risiko/pedoman lokal. Pasangan perlu tes/terapi, dan seks dihindari sampai masa yang diarahkan setelah kedua pihak ditangani.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada WHO — syphilis fact sheet, CDC — syphilis treatment guideline, CDC — syphilis during pregnancy. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.