Kanker paru-paru adalah kanker yang terjadi pada paru-paru. Kanker ini adalah salah satu kanker yang lazin terjadi di Indonesia. Di seluruh dunia, kanker paru-paru adalah penyebab pertama kematian akibat kanker pada pria dan penyebab kedua kematian akibat kanker pada wanita.
Kanker ini sering terjadi bagi perokok, kanker paru-paru juga dapat terjadi pada orang yang bukan perokok. Bagi mereka yang tidak merokok, terjadi adalah karena sering terpapar asap rokok dari orang lain (perokok pasif) atau paparan zat kimia di lingkungan kerja.
Jenis Kanker Paru-Paru
Dilihat dari perkembangannya, kanker paru-paru terbagi dalam dua jenis, yaitu:
- Kanker paru-paru non-small cell
Kanker paru-paru jenis ini adalah yang paling sering terjadi, pada sekitar 87% dari keseluruhan kasus kanker paru-paru. Jenis non-small cell ini mempunyai tiga tipe utama, yakni adenokarsinoma, karsinoma sel karsinoma, dan large-cell carcinoma. - Kanker paru-paru small cell
Kanker paru-paru jenis ini langka terjadi. Lain dengan kanker paru-paru non-small cell, kanker paru-paru small-cell bisa menyebar dengan sangat cepat. Kebanyakan dari kasus kanker paru jenis ini disebabkan oleh kebiasaan merokok.
Penyebab dan Gejala Kanker Paru-Paru
Kanker paru-paru paling sering menyerang orang yang mempunyai kebiasaan merokok. Walaupun begitu, orang yang tidak merokok juga bisa menderita kanker paru-paru, khusunya bagi orang yang sering terpapar polusi udara, tinggal di lingkungan yang tercemar zat berbahaya, atau memiliki keluarga yang menderita kanker paru-paru.
Kanker paru-paru tidak memberikan gejala di tahap awal. Gejala akan terasa ketika kanker sudah cukup besar atau sudah menyebar ke jaringan dan organ sekitar. Beberapa gejala yang bisa dirasakan adalah batuk kronis, sesak napas, batuk darah, dan nyeri dada.
Pengobatan dan Pencegahan Kanker Paru-Paru
Kanker paru-paru dapat diobati dengan beberapa cara, tergantung kondisi penderita serta tingkat keparahan kanker. Pengobatan utama terhadap kanker paru-paru stadium awal adalah dengan operasi. Bila kanker sudah memasuki stadium 4 atau lanjut, maka penanganan bisa dilakukan dengan radioterapi dan kemoterapi.
Untuk langkah pencegahan terhadap kanker paru-paru, bisa dilakukan dengan hindari atau berhenti merokok juga menghindari asap rokok. Bagi orang yang dirinya berisiko terkena kanker paru-paru, lakukan pemeriksaan rutin ke dokter. Sangat disarankan untuk berolahraga secara rutin serta mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.