Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kanker

Cholangiocarcinoma

Pengertian cholangiocarcinoma

Cholangiocarcinoma merupakan kanker di saluran empedu. Saluran empedu adalah tempat mengalirkan cairan empedu dari hati, lewat pankreas, ke usus. Cairan inilah yang berfungsi membantu proses pencernaan.

Kanker di saluran empedu bisa mengalami metastase atau menyebar ke organ lain di sekitarnya. Umumnya hal ini terjadi pada keadaan yang sudah parah. Penyebaran ini biasanya terjadi pada organ hati, paru-paru, dan dinding rongga perut.

Penyebab cholangiocarcinoma

Penyebab pasti dari cholangiocarcinoma belum ditemukan. Akan tetapi, ada faktor risiko yang dapat menyebabkan timbulnya kanker ini. Dan faktor risiko tersebut adalah:

  • Berbagai jenis penyakit pada hati juga saluran empedu, seperti primary sclerosing cholangitis, batu atau kista pada saluran empedu, infeksi cacing hati (liver fluke), sirosis hati, hepatitis B atau C
  • Inflammatory Bowel Disease (IBD)
  • Paparan oleh bahan yang dipakai pada pemeriksaan sinar X, diantara tahun 1950 an, atau dalam bahasa medisnya disebut thorotrast.
  • Peminum alkohol
  • Merokok
  • Diabetes dan obesitas

Diagnosis cholangiocarcinoma

Untuk menentukan diagnosis cholangiocarcinoma dokter bisa serangkaian tanya jawab medis guna mendapatkan informasi seputar gejala dan adanya faktor risiko. Selanjutnya pemeriksaan fisik juga akan dilakukan dengan fokus pada area perut.

Selain itu, ada juga beberapa kebutuhan pemeriksaan penunjang, seperti:

  • Tes darah: fungsi hati, tumor marker (CEA dan CA19-9)
  • Raadiologi: ultrasound, CT-Scan, MRI, cholangiography
  • Laparoskopi
  • Biopsi sampel

Gejala cholangiocarcinoma

Biasanya gejala cholangiocarcinoma akan muncul setelah kanker berkembang hingga menghambat saluran empedu.

Gejala hambatan ini antara lain adalah:

  • Kulit serta mata kelihatan kuning (ikterik)
  • Gatal pada kulit
  • Feses berwarna mirip dempul serta urine berwarna gelap
  • Nafsu makan berkurang, berat badan menurun
  • Sakit perut (terutama area kanan atas) dan pembengkakan
    demam tinggi dan menggigil

Pengobatan cholangiocarcinoma

Untuk pengobatan cholangiocarcinoma, dokter akan memberikan beberapa pilihan pertimbangan bergantung dari faktor keparahannya.

Mulai dari posisi dan besarnya kanker, efek samping, kemungkinan sembuh, dan keadaan kesehatan secara umum.

Pilihan pengobatan yang bisa diusahakan adalah:

  • Operasi pembedahan
  • Terapi radiasi, penggunaan sinar untuk membunuh sel kanker
  • Kemoterapi, konsumsi obat untuk membunuh sel kanker
  • Terapi paliatif, yaitu upaya untuk mengontrol atau mengurangi gejala karena kanker stadium lanjut yang tujuannya adalah untuk membuat pasien tidak mengalami kesakitan.

Pencegahan cholangiocarcinoma

Seperti pada umumnya berbagai jenis kanker, langkah pencegahan cholangiocarcinoma yang dapat dilakukan bukanlah sesuatu yang pasti bisa berhasil.

Usaha menjalani pola hidup sehat adalah langkah awal menjaga kondisi kesehatan secara umum.

Lakukan cek berkala kesehatan hati dan empedu juga bisa menjadi upaya untuk mencegah adanya masalah lebih besar muncul.