Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Gangguan Perilaku, Kesehatan Anak

ODD; oppositional defiant disorder

ODD, juga dikenal sebagai gangguan perilaku membangkang, adalah gangguan perilaku yang sering muncul di masa kanak-kanak. Gejalanya termasuk mudah marah dan tersinggung, serta sikap membangkang dan mendendam.

ODD tidak sekadar tantrum yang biasa terjadi pada anak-anak. Tantrum muncul sebagai tanggapan terhadap keinginan anak yang tidak terpenuhi.

Dalam kebanyakan kasus, tantrum muncul pada usia 1–1,5 tahun, menjadi lebih buruk pada usia 2–3 tahun, dan mereda pada usia 4 tahun.

Selain itu, ODD biasanya muncul pada usia 6 hingga 8 tahun, tetapi dapat bertahan hingga remaja atau dewasa. Selain itu, gejala yang ditunjukkan lebih agresif dan lebih sering muncul dibandingkan tantrum, sehingga memengaruhi kehidupan sehari-hari penderitanya.

Penyebab dan Faktor Risiko ODD

Beberapa faktor biologis yang dianggap dapat menyebabkan ODD adalah: Meskipun penyebab ODD belum diketahui secara pasti, ada hipotesis bahwa itu terkait dengan faktor lingkungan, biologis, dan psikologis.

Beberapa faktor biologis yang dianggap dapat menyebabkan ODD adalah:

  • Mengalami gangguan dalam fungsi otak, seperti bagaimana zat kimia otak (neurotransmitter) yang tidak normal berfungsi
  • Menderita cedera pada otak menyebabkan gangguan pada bagian otak yang berfungsi untuk mengendalikan emosi, pertimbangan, dan penilaian.
  • memiliki orang tua yang menderita ADHD, gangguan bipolar, depresi, gangguan tingkah laku, atau penyalahgunaan narkoba
  • Ibu yang merokok saat hamil
  • Mengalami kekurangan gizi

Sementara beberapa variabel psikologis yang diyakini dapat menyebabkan ODD adalah:

  • Keluarga yang tidak selaras
  • Kurangnya perhatian yang diberikan oleh orang tua
  • Kegagalan untuk membangun hubungan sosial

Meskipun demikian, ada kemungkinan bahwa faktor sosial seperti berikut dapat menyebabkan ODD:

  • Hidup yang susah (miskin)
  • Pelecehan
  • Penelantaran
  • Ketidakkonsistenan dalam tindakan
  • Tinggal di tempat yang tidak aman atau penuh dengan kekerasan

Gejala ODD

Penentangan dan pembangkangan adalah perilaku normal yang muncul selama perkembangan anak. Namun, pada anak yang menderita ODD, perilaku ini akan lebih parah dan bertahan selama lebih dari enam bulan.

Gejala ODD biasanya muncul sebelum anak mulai sekolah, tetapi mereka juga bisa muncul di usia dini dan dapat menyebabkan kesulitan di lingkungan keluarga, sekolah, atau sosial.

Perilaku dan emosi penderita ODD dapat menunjukkan gejala, seperti:

  • Kehilangan kesabaran adalah hal yang mudah
  • Sangat mudah menjadi marah, kesal, dan tersinggung
  • sangat peka dan mudah terganggu
  • Sering menyebabkan ketidaknyamanan dan kemarahan orang lain
  • Suka berdebat dengan orang yang lebih tua
  • Sering menolak mematuhi perintah atau peraturan
  • Ada kecenderungan untuk menyalahkan orang lain atas kesalahannya sendiri
  • Sering menunjukkan kebencian atau dendam terhadap orang lain
Saatnya ke dokter

Konsultasikan dengan dokter jika anak Anda menunjukkan gejala-gejala di atas atau jika Anda menghadapi kesulitan dalam mendidik dan mengarahkan anak untuk berperilaku baik.

Penanganan dini ODD dapat meningkatkan risiko penderitanya mengalami gangguan perilaku atau gangguan mental lainnya, seperti kepribadian antisosial atau gangguan perilaku.

Diagnosis ODD

Untuk mengidentifikasi ODD, dokter atau psikolog akan menggunakan survei untuk mengevaluasi kesehatan mental pasien.

Jika pasien memenuhi beberapa kriteria berikut dari The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder (DSM-5), mereka dapat didiagnosis menderita ODD:

  • Setidaknya ada empat gejala yang disebutkan di atas
  • Gejala bertahan selama minimal enam bulan dan memengaruhi kehidupan sehari-hari
  • Tidak ada penyalahgunaan narkoba atau gangguan mental lain, seperti psikosis, depresi, atau gangguan bipolar, yang menyebabkan gejala ini

Dokter kemudian akan menentukan apakah ODD pasien ringan, sedang, atau berat. Seberapa sering gejala muncul menentukan seberapa parah gejala ini. Ini penjelasannya:

  • ODD ringan adalah ODD yang gejalanya hanya muncul saat berada di satu tempat, seperti di rumah atau di sekolah
  • ODD sedang adalah ODD yang gejalanya muncul dalam dua situasi, seperti di rumah dan di sekolah
  • ODD berat adalah ketika gejala ODD muncul dalam tiga situasi berbeda, seperti di rumah, di sekolah, dan di lingkungan sosial

Pengobatan ODD

Usia pasien, tingkat keparahan, dan kemampuan mereka untuk mengikuti terapi tergantung pada pengobatan ODD. Terapi dapat berlangsung selama beberapa bulan atau lebih dengan bantuan orang tua atau keluarga.

Untuk menangani pasien dengan ODD, dokter biasanya akan menggunakan berbagai jenis terapi, seperti:

  • Terapi perilaku kognitif digunakan untuk memperbaiki tingkah laku dan pola pikir pasien serta meningkatkan kemampuan mereka untuk memecahkan masalah dan berkomunikasi
  • Terapi interaksi orang tua dan anak untuk mengajarkan orang tua cara berinteraksi dengan baik dengan anak mereka
  • terapi keluarga, yang membantu orang tua menjadi lebih baik dalam mendidik dan mengasuh anak mereka serta meningkatkan komunikasi dan hubungan keluarga
  • Terapi kemampuan bersosialisasi untuk membantu pasien lebih baik berinteraksi dengan orang lain

Jika ODD disertai dengan gangguan mental lain, seperti ADHD atau depresi, dokter juga dapat meresepkan obat.

Namun, perlu diingat bahwa obat-obatan itu sendiri tidak dapat mengatasi ODD.

Orang tua dapat melakukan hal-hal berikut agar terapi memberikan hasil yang lebih baik:

  • Memberikan contoh yang baik kepada anak-anak
  • Menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan anak berdebat
  • Memuji anak atas perilaku positifnya, seperti merapikan mainannya
  • Jika anak berperilaku tidak baik, berikan hukuman yang wajar padanya, seperti mengurangi uang jajanannya
  • Meluangkan waktu khusus rutin untuk bersama anak
  • Untuk mendidik anak agar disiplin, membangun kerja sama dengan keluarga dan guru di sekolah

Komplikasi ODD

Anak-anak dan remaja dengan ODD cenderung sulit berteman dan bermasalah dengan orang tua, guru, atau orang lain. ODD juga dapat menyebabkan masalah lain pada anak, seperti:

  • Tdak mau bersosialisasi
  • Menurunnya tingkat prestasi pendidikan
  • Ketidakmampuan untuk mengontrol keinginan
  • Penyalahgunaan obat-obatan terlarang
  • Keinginan unruk mengakhiri hidup

Sebagian besar individu yang didiagnosis dengan ODD juga mengalami gangguan mental lainnya, seperti:

  • ADHD (disease of attention deficit hyperactivity)
  • Disorder perilaku, yaitu gangguan perilaku yang ditandai dengan sikap antisosial dan kesulitan mengikuti peraturan
  • Kecemasan kronis
  • Bermasalah dengan belajar dan berkomunikasi
  • Depresi

Pencegahan ODD

Oppositional defiant disorder sulit untuk dicegah. Meski begitu, perilaku anak dengan ODD dapat diperbaiki dan perburukan kondisinya dapat dicegah.

Caranya adalah dengan memberi didikan yang tepat dan memberikan penanganan sejak dini ketika anak menunjukkan gejala ODD.

Selain itu, rumah harus menjadi tempat pendidikan dan asuhan yang nyaman. Ini juga penting untuk memberikan kedisiplinan dan kasih sayang yang seimbang, yang dapat mengurangi gejala dan mencegah penyebaran ODD.