Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Gangguan Otak

Epilepsi

Pengertian epilepsi

Epilepsi merupakan kejang sering datang berulang pada sebagian atau seluruh tubuh karena ada gangguan pola aktivitas listrik di otak. Epilepsi tidak menular dan bisa terkontrol dengan melakukan pengobatan yang rutin dan tepat.

Seseorang dikatakan menderita epilepsi bila pernah mengalami kejang melebihi dari satu kali tanpa ada penyebab yang jelas dan pasti. Epilepsi bisa dialami pada semua kelompok usia, akan tetapi umumnya dimulai ketika masih anak-anak atau ketika sesorang memasuki usia lebih dari 60 tahun.

Gejala epilepsi

Epilepsi mempunyai gejala, seperti kejang. Kejang yang dialami penderita epilepsi terbagi menjadi dua, yaitu:

  1. Kejang total dan
  2. Kejang parsial.

Gejala kejang dan yang menyertainya juga bisa beragam sesuai tipenya.

Penyebab epilepsi

Belum diketahui dengan pasti penyebab dari epilepsi. akan tetapi, ada beberapa keadaan yang dicurigai bisa mempengaruhi pola aktivitas listrik di otak, seperti ada cedera di kepala, meningitis, serta celebral palsy.

Juga, terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terserang epilepsi, ada riwayat epilepsi pada keluarga, stroke, serta demensia.

Pengobatan epilepsi

Hingga saat epilepsi belum bisa disembuhkan. Walaupun begitu, dokter bisa meresepkan obat antikejang, seperti asam valproate, lamotrigine, dan topiramate, untuk meredam keseringan kejang. Apabila pemberian obat-obatan tidak cukup efektif, dokter akan merekomendasikan pembedahan.

Pencegahan epilepsi

Seseorang yang menderita gangguan kesehatan tertentu bisa mengantisipasi risiko terkena epilepsi dengan mengonsumsi makanan yang asupan gizinya seimbang, rajin berolahraga, serta tidak merokok. Bagi ibu hamil, disarankan rutin memeriksakan kandungan dapat mengurangi risiko terjadinya epilepsi pada bayi setelah dilahirkan.