Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Gangguan Bakteri

Disentri

Pengertian Disentri

Penyebab disentri adalah infeksi bakteri atau parasit. Dan penyakit ini sifatnya menular dan sangat berbahaya, bila tidak cepat ditangani.

Penyakit disentri yang dibiarkan saja bisa menyebabkan komplikasi berat, seperti keracunan darah (sepsis), dehidrasi akut, syok, usus rusak, menumpuknya nanah di dalam liver (abses hati), maupun penyakit ginjal.

Maka dari itu, orang yang terserang disentri harus menjalani penanganan yang tepat sejak awal.

Tidak cuma konsen pada penanganan, juga langkah pencegahannya sangat penting untuk dilakukan, seperti dengan menerapkan PHBS.

Penyebab Disentri

Disentri disebabkan berdasarkan dari dua bagian, yakni:

  • Disentri oleh bakteri, yang penyebab utamanya adalah infeksi bakteri, seperti Shigella sonnei, dan
  • Disentri oleh ameba, yang penyebabnya adalah infeksi parasit ameba, seperti Entamoeba histolytica

Biasanya disentri terjadi pada lingkungan dengan sanitasi yang buruk, seperti daerah yang minim air bersih, atau tempat yang sistem pembuangan limbah rumah tangganya tidak sesuai.

Seseorang bisa terserang disentri apabila dengan tidak sengaja mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh bakteri atau parasit penyebabnya.

Gejala Disentri

Gejala disentri biasanya ditandai dengan tanda sebagai berikut:

  • Diare diikuti dengan darah atau lendir
  • Kram pada perut
  • Mual serta muntah
  • Demam

Pengobatan Disentri

Disentri dapat diobati adalah dengan pemberian antibiotik. Sebagai contoh antibiotik yang diberikan dokter adalah:

  • Ciprofloxacin
  • Trimethoprim-sulfamethoxazole
  • Azithromycin
  • Ceftriaxone
  • Metronidazole

Agar gejala dapat mereda, pasien bisa mengonsumsi obat pereda demam, seperti paracetamol.

Selain paracetamol, oralit cocok dikonsumsi agar cairan dan elektrolit dalam tubuh dapat tergantikan.

Bagi pasien yang terkena disentri parah mungkin membutuhkan perawatan di rumah sakit untuk mendapatkan cairan infus.

Pencegahan Disentri

Pentingnya menjaga kebersihan diri serta lingkunagan, adalah cara mudah untuk mencegah disentri. Berbagai upaya yang bisa dilkerjakan adalah:

  • Rajin mencuci tangan dengan air bersih dan mengalir dengan sabun, khususnya setelah memakai toilet atau membuang sampah serta sebelum memegang makanan atau menyiapkan makanan
  • Jangan memberi pakai barang pribadi Anda, seperti handuk dan sikat gigi, dengan orang lain
  • Cuci bersih sayuran serta buah-buahan
  • Tidak mengonsumsi makanan yang tidak benar-benar matang
  • selalu menjaga kebersihan toilet dan kamar mandi
  • Konsumsi air minum yang steril dan terjaga kebersihannya