Batuk adalah reaksi spontan tubuh untuk membuang lendir dari saluran napas atau bahan penyebab perangsangan lain seperti asap atau debu.
Reaksi batuk tersebut adalah aktifitas lazim juga sebagai penaanda bahwa tubuh masih berfungsi dengan baik dalam mendeteksi benda asing yang masuk.
Apabila terjadi batuk kering umumnya tenggorokan akan terasa gatal walaupun tidak ada dahak, seperti lendir yang kental. Kendatipun terjadi batuk berdahak berarti, telah terjadi produksi dahak yang berguna untuk membersihkan saluran napas.
Tanda dan gejala pada batuk
Batuk-batuk pada hakikatnya adalah tanda atau gejala dari suatu penyakit. Guna mengetahui terjadinya batuk dokter biasanya akan menanyakan riwayat kesehatan seseorang dan melakukan pemeriksaan fisik.
Selajutnya, agar mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih rinci, dapat juga dilakukan pemeriksaan tambahan misalnya radiologi sinar X dinagian dada, tes darah, dan tes alergi, atau analisa contoh dahak.
Namun pemeriksaan terinci seperti ini biasanya dilakukan bila dokter menganggap seseorang mengalami batuk-batuk yang serius. Jika indikasi biasa saja, ini semua tidak dilakukan oleh dokter.
Gejala ringan dari flu juga, ditandai dengan batuk-batuk. Biasanya juga ada tanda lain, misalnya:
- Batuk-batuk
- Sakit pada kepala
- Meriang atau menggigil
- Pilek, bersin-bersin, hidung tersumbat
- Batuk kering dan gatal pada tenggorokan
- Produksi lendir berlebih pada batuk berdahak
Penyebab batuk
Biasanya penyebab batuk adalah virus, yang akan berhenti dan sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu mencapai tiga minggu. Perawatan nya, cukup dengan istirahat di rumah, konsumsi air putih yang banyak, serta minum obat yang tepat akan mempercepat penyembuhan.
Bila pengobatan sederhana dirumah sudah memasuki tiga minggu dan lebih tetapi batuk tidak juga hilang, maka coba lakukan pemeriksaan ke dokter agar ditemukan penyebab lainnya.
Pengobatan batuk
Obat batuk yang dijual dipasar bebas hanya mampu membantu meringankan gejala. Akan tetapi obat batuk seperti yang banyak beredar bebas ini belum tentu cocok digunakan untuk semua orang.
Sedangkan anak berusia di bawah 6 tahun tidak boleh diberikan obat batuk. Untuk pemberian obat batuk anak usia 6 hingga 12 tahun, harus di bawah pengawasan dokter.
Banyak ragam penyebab batuk, terkhusus batuk akut. di antaranya adalah:
- ISPA (infeksi saluran pernapasan atas) yang menyerang sinus dan tenggorokan, seperti sinusitis, inflamasi pada tenggorokan, flu, dan batuk rejan.
- Infeksi saluran pernapasan bawah yang menyerang batang tenggorok (trakea), saluran pernapasan pada rongga dada (bronkus), cabang saluran bronkus (bronkiolus), serta paru-paru seperti bronkitis atau pneumonia.
- Alergi radang selaput hidung
- Penyakit kronik yang kambuh seperti asma, bronkitis kronik serta sakit paru obstruktif kronik (PPOK)
- Terhirup debu atau asap
Batuk pada anak juga umumnya dipicu oleh infeksi saluran napas atas, asma, atau GERD. Bisa juga disebabkan oleh:
- Radang pada batang aliran pernapasan. Peradangan karena virus yang mengakibatkan infeksi dan pembengkakan pada saluran pernafasan bagian atas, yaitu laring, trakea dan bronkus)
- Batuk rejan yang dikenal batuk 100 hari atau pertussis akibat
- Infeksi oleh bakteri pada saluran pernapasan
Umumnya batuk akan sembuh jika infeksi bakteri telah diatasi. Untuk menangkal infeksi bakteri, debu dan kuman kerjakan segera perubahan gaya hidup yang mendukung kesehatan secara umum, seperti:
Pencegahan batuk
Konsumsi makanan sehat sehingga tubuh mempunyai daya tahan guna mencegah radang pada paru-paru dan seluruh sistem saluran pernapasan.
olahraga ringan juga teratur agar berat badan tatap stabil dan sistem pernapasan menjadi kuat dan terlatih.
Berat badan yang berlebih memyebabkan tubuh menanggung beban berat, khususnya pada sistem pernapasan sehingga bernapas jadi sulit. Rutin berolahraga akan melatih paru-paru juga jantung agar bekerja lebih efektif dan sempurna.
- Jauhkan diri dari lingkungan banyak asap kabut. Sebaiknya berhenti merokok, dan jauhkan diri dari perokok pasif. Menjadi perokok pasif sama bahayanya dengan perokok aktif.
- Jauhkan diri daribahan-bahan penyebab alergi atau lingkungan yang bisa menjadi penyebab gejala alergi bagi tubuh Anda.
- Tingkatkan daya tahan tubuh agar tehindar dari gangguan flu atau selesma.