Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Batuk

Batuk Kronis

Batuk kronis merupakan batuk yang berproses dengan waktu lama. Umumnya, waktu berlanjutnya batuk bisa sampai satu atau dua bulan lebih.

Sebenarnya batuk adalah tanda-tanda dari suatu penyakit. Keadaan ini adalah raksi tubuh untuk mengcleaning saluran napas dari iritasi, lendir atau bahan lain seperti debu atau asap. Reaksi batuk ini adalah hal biasa dan sinyal bahwasanya tubuh berfungsi dengan baik.

Apabila Anda mengalami batuk kering umumnya terasa gatal pada tenggorokan walaupun tidak berdahak sama sekali, atau berlendir kental. Dan bila batuk berdahak berarti dahak telah berproduksi yang fungsi sebetulnya untuk membuat bersih saluran napas.

Diagnosis batuk kronis

Agar batuk kronis bisa didiagnosis, awalnya dokter akan mencari tahu pemicu terjadinya batuk terlebih dahulu. Umumnya dokter akan menanyakan riwayat kesehatan pasien serta memeriksa keadaan fisik pasien.

Lain dari itu, agar mendapatkan hasil pengamatan yang lebih mendetail pemeriksaan penunjang dapat dilakukan seperti radiologi sinar X di dada, tes darah, tes alergi, atau penganalisaan sampel dahak.

Gejala batuk kronis

Batuk kronis adalah gejala dan bukan pula gejala satu-satunya. Ada juga gejala penyerta lain yang bisa menunjukkan pemicunya, seperti:

  • Postnasal drip:
    Terdapatnya lendir dari belakang sampai ke tenggorokan karena sinusitis atau radang selaput hidung (rinitis).
  • Bronkitis kronis:
    Batuk yang lendirnya berwarna kuning keabu-abuan atau kehijauan (produktif) bisa berlanjut hingga tiga bulan terjadi dalam setahun.
  • Asma:
    Kesulitan bernapas, terasa sangat sesak dibarengi dengan suara yang berbunyi ngik-ngik atau mengi
  • Gastroesofagheal Reflux Disease (GERD):
    Panas, rasa sesak, dan pada ulu hati seperti terbakar dan terus ke dada.

Penyakit batuk kronis ini tidak akan sembuh bila asal muasal pemicunya tidak diobati. Segera konsultasikan ke dokter, apalagi bila Anda merasakan seperti hal berikut:

  • Masih saja batuk setelah lebih dari 57 hari walaupun sudah minum obat batuk yang dijual bebas.
  • Batuk makin lama makin bertambah parah.
  • Sesak napas hingga sulit sekali bernapas ditambah nyeri di dada juga disertai batuk berdarah.
  • Berat badan turun drastis, suara berubah menjadi serak, ada benjolan, atau bengkak di leher

Pengobatan batuk kronis

Untuk meredamkan batuk bisa sangat beragam metode pengobatannya, bergantung pada penyebabnya. Berikut beberapa pengobatan:

  • Steroid untuk pengobatan penyakit asma agar tidak mudah kambuh
  • Anti-alergi dan steroid untuk pengobatan alergi
  • Antibiotik untuk pengobatan infeksi bakteri
  • Antasida untuk pengobatan GERDBronkodilator untuk pengobatan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis)

atau jenis obat-obatan untuk memperbaiki kapasitas paru-paru menyerap oksigen.

Berikut bebrapa penyebab batuk kronis. Di antaranya adalah:

  • GERD
  • Asma
  • Alergi
  • Merokok
  • Peradangan saluran pernapasan kronis seperti bronkitis kronis
  • Kelebihan lendir yang bertumbpuk dibelakang tenggorokan (Postnasal drip)
  • Kerusakan serta pelebaran abnormal saluran pernapasan besar (Bronkiektasis)Dampak dari obat-obatan seperti jenis ace-inhibitor yang digunakan penderita tekanan darah tinggi
  • Gangguan ibrosis kistik pada anak-anak ialah sejenis masalah kesehatan yang bersifat bawaan yang menyebabkan lendir dalam tubuh lengket. aKan tetapi kasus ini jarang dijumpai

Untuk kasus yang spesifik, boleh jadi batuk kronis adalah gejala gangguan kesehatan yang lebih serius seperti emboli paru atau penyakit tuberkulosis, kanker paru, gagal jantung. Oleh karena itu, jangan menganggap sepele dengan batuk, apalagi batuk yang tak kunjung sembuh atau yang semakin berat.

Umumnya batuk kronis tidak bisa sembuh secara keseluruhan, dikarenakan penyakit pendukungnya yang juga sudah berat.

Maka dari itu, melakukan perubahan pola gaya hidup sehat, yang menopang kesehatan dan meredakan gejala batuk. Hal yang perlu dilakukan, adalah:

Meningkatkan daya tahan tubuh dengan banyak mengonsumsi makanan sehat sehingga tubuh mampu membantu mencegah terjadinya infeksi paru-paru.

Pencegahan batuk kronis

Lakukan olahraga ringan serta teratur supaya berat badan tetap stabil juga sistem pernapasan terlatih dengan baik. Berat badan yang berlebih akan menyebabkan tubuh memikul beban pada sistem pernapasan, yang menyebabkan bernapas terasa lebih sulit.

Olahraga juga akan melatih paru-paru dan jantung untuk bekerja lebih efisien dan optimal. menghindari lingkungan dengan polusi asap yang tinggi
Mulai berhenti merokok, jauhkan diri menjadi perokok pasif. hindari selalu kontak dengan asap rokok sehingga Anda menadi perokok pasif. Menjadi perokok pasif sama bahayanya dengan perokok aktif.

Hindari bahan-bahan atau lingkungan yang bisa menjadi penyebab gejala alergi di tubuh Anda.Tingkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang gangguan flu atau selesma.