Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Batu

Batu Kelenjar Air Liur

Pengertian batu kelenjar air liur

Sialolithiasis atau batu kelenjar air liur, adalah proses mengerasnya batu dalam kelenjar air liur.

Didalam air liur terdapat zat kimia yang bisa mengkristal dan membentuk batu. Sebelumnya kelenjar air liur memproduksi saliva (air liur) yang kemudian mengalir dalam mulut.

Penyakit ini biasanya tercipta pada kelenjar air liur yang berada dibawah rahang. Batu kelenjar air liur ini akan menutup saluran air liur yang masuk ke mulut. Akibat dari tersumbatnya saluran air liur, kelenjar air liur akan membengkak dan menimbulkan rasa nyeri.

Penyebab batu kelenjar air liur

Sebab musabab terbenyuknya batu kelenjar air liur belum diketahui secara pasti. Kecurigaan ada pada, mengentalnya air liur, berubahnya saluran air liur, atau keadaan defisitnya jumlah air liur, yang turut berperan menjadi penyebab masalah.

Masalah ini dapat ditemui misalnya dalam keadaan dehidrasi, tidak banyak makan (mengunyah akan meningkatkan pembuatan air liur), efek samping dari beberapa jenis obat (seperti obat anti-hipertensi, antihistamin, dan sesamanya), juga tekanan terhadap kelenjar air liur.

Diagnosis batu kelenjar air liur

Dalam menetapkan diagnosa batu kelenjar air liur, dokter akan melakukan kumpulan tanya jawab medis untuk menyatukan semua informasi juga melaksanakan pemeriksaan fisik.

Bila dibuthkan, pemeriksaan menggunakan radiologi (sinar X) akan dilakukan guna membuktikan hasil diagnosanya.

Metode sialendoskopi, Adalah teknik yang menggunakan tabung berkamera dan dimasukkan pada saluran air liur guna memastikan ada tidaknya sumbatan. Ini akan menjadi salah satu pilihan alernatif. Dan, apabila terlihat adanya batu, metode ini akan sekaligus dapat mengeluarkan batu yang menyumbat didalam.

Rata-rata penderita batu kelenjar air liur tidak merasakan sama sekali indikasi atau gejala karena gangguan ini. akan tetapi, bila penyumbatan air liur telah terjadi, indikasinya akan tampak seperti:

  • Radang dan infeksi pada kelenjar air liur
  • Kelenjar air liur menjadi kemerahan
  • Sakit serta bengkak pada kelenjar air liur, derita ini dirasakan saat makan

Pengobatan batu kelenjar air liur

  • Pengobatan konservatif.
    Metode pengobatan dengan merangsang pembuatan air liur, mengoptimalkan konsumsi cairan, mendorong pengeluaran batu
  • Sialoendoskopi.
  • Pembedahan atau operatif.
    Jika ada diikuti dengan infeksi bakteri, akan diperlukan pemberian antibiotik

Pencegahan batu kelenjar air liur

Sampai saat ini pemicu pasti batu kelenjar air liur belum bisa dipastikan. Maka dari itu, usaha yang dapat dijalankan guna mengantisipasi terjadinya penyakit ini ialah dengan merawat kesehatan serta kelancaran air liur sangat membantu.

Upayakan tubuh tetap mendapatkan asupan cairan juga lakukankan kebiasaan mengunyah makanan dengan baik.