Infeksi Berat dan Kegawatdaruratan

Sepsis

Pahami sepsis sebagai respons ekstrem tubuh terhadap infeksi bakteri, virus, jamur atau parasit yang menyebabkan disfungsi organ; kenali kebingungan, sesak, kulit dingin-lembap, nyeri ekstrem, demam atau hipotermia; serta pentingnya evaluasi, antibiotik bila bakteri, cairan dan dukungan organ segera.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 20 Agustus 2026Waktu baca 10 menit
RingkasanSepsis adalah kegawatdaruratan ketika respons tubuh terhadap infeksi mulai merusak organ. Infeksi paling sering bermula di paru, saluran kemih, kulit atau saluran cerna; bakteri paling umum, tetapi virus, jamur dan parasit juga dapat memicu. Sepsis bukan nama kuman dan tidak selalu disertai demam.

Perubahan kondisi umum adalah petunjuk penting

Kebingungan baru, sulit dibangunkan, napas cepat/sesak, denyut cepat atau lemah, tekanan turun, kulit dingin-lembap, urine berkurang, nyeri ekstrem, demam/menggigil atau justru sangat dingin dapat muncul. Tidak ada satu gejala yang memastikan; tanyakan ‘mungkinkah ini sepsis?’ bila infeksi disertai kemunduran cepat.

Siapa pun bisa terkena

Risiko lebih tinggi pada bayi, lansia, kehamilan/postpartum, diabetes, penyakit kronis, kanker, imunitas lemah, alat invasif, operasi/rawat inap baru dan survivor sepsis. Namun orang sebelumnya sehat juga dapat mengalaminya. Luka kecil tidak selalu ringan bila kemerahan menyebar, nyeri tidak sebanding atau kondisi tubuh memburuk.

Sepsis adalah keadaan darurat medisPanggil ambulans/ke IGD sekarang bila seseorang dengan kemungkinan infeksi menjadi bingung, sulit dibangunkan, sesak, sangat lemah, kulit dingin/bercak, tidak kencing, nyeri ekstrem atau memburuk cepat. Sampaikan dugaan infeksi dan tanyakan apakah ini sepsis; jangan menunggu semua tanda muncul.

Rumah sakit mencari infeksi dan kerusakan organ

Tim menilai napas, sirkulasi, kesadaran dan urine; tes darah termasuk lactate, kultur, urine dan imaging dipilih tanpa menunda stabilisasi. Sepsis tidak didiagnosis dari leukosit atau demam saja. Sumber dapat memerlukan drainage abses, melepas catheter terinfeksi atau operasi selain obat.

Penanganan dimulai segera

Oksigen, akses IV, cairan terukur, antibiotik cepat bila infeksi bakteri dicurigai, vasopressor dan dukungan organ diberikan sesuai kebutuhan; terapi kemudian disesuaikan kultur dan respons. Antibiotik tidak mengobati sepsis virus tanpa infeksi bakteri dan penggunaan sembarang menambah resistensi. Pemulihan dapat memerlukan rehabilitasi fisik dan mental.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — about sepsis, CDC — clinical care for sepsis, World Health Organization — sepsis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.