Beranda/Hati dan Saluran Empedu/Primary Sclerosing Cholangitis (PSC)

Hati dan Saluran Empedu

Primary Sclerosing Cholangitis (PSC)

Pahami PSC sebagai penyakit hati kronis yang meradang dan membuat parut saluran empedu—bukan infeksi virus atau bakteri; kaitan kuat dengan inflammatory bowel disease; lelah, gatal, jaundice dan cholangitis; tes hati, MRCP, ERCP terpilih dan biopsy; beda dari primary biliary cholangitis serta IgG4 disease; penanganan dominant stricture, gatal, nutrisi dan transplantasi; risiko cholangiocarcinoma, gallbladder serta colorectal cancer; dan demam-jaundice yang darurat.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 20 Agustus 2026Waktu baca 11 menit
RingkasanPrimary sclerosing cholangitis adalah penyakit kronis ketika saluran empedu di dalam dan/atau luar hati mengalami inflamasi, jaringan parut dan penyempitan. Empedu tertahan lalu merusak hati. Penyebab pastinya belum diketahui; PSC bukan akibat virus atau bakteri biasa dan sering berkaitan dengan ulcerative colitis atau Crohn colitis.

Gejala dapat lama tidak terlihat

PSC sering ditemukan dari alkaline phosphatase yang tinggi sebelum gejala. Lelah, gatal, nyeri kanan atas, berat turun dan jaundice dapat muncul. Penyempitan dapat menyebabkan bacterial cholangitis dengan demam/menggigil. Banyak pasien memiliki IBD yang kadang hanya bergejala ringan, sehingga colonoscopy dinilai saat diagnosis meski tidak ada diare.

MRCP memetakan saluran

Tes darah menilai cholestasis dan fungsi hati. MRCP adalah imaging utama untuk pola penyempitan dan pelebaran saluran; ERCP tidak rutin untuk diagnosis karena risiko pancreatitis/cholangitis, tetapi dipakai untuk mengambil brushings, melebarkan stricture yang relevan atau drainase. Biopsy membantu small-duct PSC atau overlap. IgG4-related cholangitis dan penyebab sumbatan lain harus disingkirkan.

Demam dengan jaundice dapat menandakan cholangitisKe IGD untuk demam/menggigil, mata kuning yang memburuk, nyeri kanan atas, muntah, kebingungan, tekanan turun atau sangat lemas. Infeksi saluran empedu dapat berkembang menjadi sepsis dan mungkin memerlukan antibiotik serta drainase segera.

Terapi komplikasi, bukan antibiotik terus-menerus

Belum ada obat yang terbukti menyembuhkan atau pasti menghentikan progresi. Antibiotik menangani cholangitis, bukan PSC dasarnya. Endoscopy mengatasi stricture tertentu; obat dan perawatan kulit membantu gatal. Tim memantau vitamin larut lemak, tulang, portal hypertension dan cirrhosis. Ursodeoxycholic acid dosis tinggi dapat berbahaya dan tidak boleh dimulai sendiri.

Surveilans dan transplantasi

PSC meningkatkan risiko cholangiocarcinoma, gallbladder cancer serta colorectal cancer pada PSC-IBD; jadwal imaging, colonoscopy dan tes mengikuti hepatolog karena strategi berbeda antar pedoman. Perubahan cepat pada jaundice, berat badan atau stricture perlu evaluasi kanker. Liver transplant adalah terapi definitif untuk gagal hati, cholangitis berulang atau kanker terpilih menurut pusat.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIDDK — primary sclerosing cholangitis, AASLD — PSC practice guidance. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.