Infeksi Otak dan Selaput Otak

Meningitis

Pahami meningitis sebagai peradangan selaput otak dan sumsum akibat bakteri, virus, jamur, parasit atau noninfeksi, gejala demam, sakit kepala, kaku leher, muntah, silau, bingung, kejang dan ruam, tanda bayi seperti sulit menyusu, lesu dan ubun menonjol, mengapa bacterial meningitis adalah darurat tanpa menunggu semua gejala, pemeriksaan darah dan lumbar puncture, antibiotik serta dexamethasone segera sesuai dugaan, antiviral atau antifungal terpilih, isolasi, antibiotik kontak erat, dan vaksin meningococcus, pneumococcus, Hib serta MMR.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 15 Agustus 2026Waktu baca 11 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Meningitis
RingkasanMeningitis adalah peradangan selaput pelindung otak dan sumsum. Virus dan bakteri paling umum, tetapi jamur, parasit, amoeba, obat, kanker, dan autoimun juga dapat menyebabkan. Bacterial meningitis dapat memburuk dalam hitungan jam dan harus diobati segera; tidak aman menunggu munculnya kaku leher atau ruam lengkap.

Gejala pada dewasa dan anak

Demam, sakit kepala, kaku leher, mual, muntah, sensitif cahaya, mengantuk, bingung, atau kejang dapat muncul. Ruam ungu yang tidak memudar saat ditekan mengarah ke meningococcal sepsis tetapi dapat tidak ada. Bayi mungkin suhu tidak stabil, rewel atau sangat lesu, sulit menyusu, muntah, tangisan tinggi, tubuh kaku atau lemas, dan fontanel menonjol.

Penyebab menentukan terapi

Neisseria meningitidis, pneumococcus, group B strep, Hib, dan Listeria termasuk bakteri penting menurut usia dan risiko. Enterovirus, herpesvirus, dan virus lain sering menyebabkan bentuk viral. Tuberculosis dan jamur perlu dipikirkan pada perjalanan lebih lambat atau imunitas lemah. Meningitis dan meningococcal disease tidak sama, meski dapat bertumpang tindih.

Meningitis yang dicurigai adalah keadaan daruratPanggil ambulans atau ke IGD bila demam disertai sakit kepala hebat, kaku leher, bingung, sulit dibangunkan, kejang, ruam tidak memudar, atau kondisi memburuk cepat. Bayi lesu, tidak mau minum, bernapas abnormal, ubun menonjol, atau menangis tak biasa juga perlu pertolongan segera.

Tes tidak boleh menunda terapi darurat

Rumah sakit mengambil kultur darah, tes molekuler, dan bila aman lumbar puncture untuk cairan cerebrospinal. CT sebelum pungsi hanya untuk indikasi tertentu. Bila bacterial meningitis dicurigai, antibiotik intravena empiris—dan dexamethasone pada situasi sesuai—dimulai segera; antiviral atau antifungal ditambahkan berdasarkan dugaan. Isolasi droplet dapat diperlukan.

Pencegahan

Vaksin meningococcal, pneumococcal, Hib, MMR, varicella, dan influenza mencegah sebagian penyebab sesuai jadwal serta kondisi. Kontak dekat kasus meningococcal tertentu memerlukan antibiotik profilaksis cepat, kadang vaksin, melalui dinas kesehatan; bukan semua kontak sekolah. Jangan berbagi rokok, minuman, atau alat makan dan jaga kebersihan tangan.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — meningitis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.