Beranda/Tumor Otak dan Saraf/Tumor dan Kanker Otak

Tumor Otak dan Saraf

Tumor dan Kanker Otak

Pahami perbedaan tumor otak primer jinak atau ganas dan metastasis dari kanker organ lain, mengapa lokasi sama pentingnya dengan grade, gejala sakit kepala progresif, kejang baru, kelemahan, gangguan bahasa, penglihatan atau perilaku, pemeriksaan neurologis, MRI dengan kontras dan CT, biopsi atau operasi serta patologi molekuler, terapi operasi, radioterapi, kemoterapi, target, rehabilitasi dan steroid, serta tanda peningkatan tekanan otak yang memerlukan pertolongan darurat.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 12 Agustus 2026Waktu baca 12 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Tumor dan Kanker Otak
RingkasanTumor otak adalah pertumbuhan sel abnormal di otak atau jaringan sekitarnya. Tumor primer dapat jinak atau ganas, tetapi keduanya dapat berbahaya karena ruang tengkorak terbatas. Tumor yang berasal dari paru, payudara, melanoma, ginjal, atau kanker lain dan menyebar ke otak disebut metastasis otak serta tetap mengikuti kanker asalnya.

Gejala bergantung lokasi dan tekanan

Keluhan dapat berupa kejang pertama, sakit kepala yang baru atau makin berat, muntah, mengantuk, perubahan kepribadian atau memori, kelemahan atau kebas satu sisi, gangguan bicara, keseimbangan, pendengaran, penglihatan, atau hormon. Sakit kepala biasa jauh lebih sering bukan tumor; pola progresif dan temuan saraf menentukan urgensi.

MRI, patologi, dan biomarker

Pemeriksaan neurologis menilai mental, saraf kranial, kekuatan, rasa, refleks, dan berjalan. MRI otak dengan kontras menjadi pencitraan utama; CT berguna dalam keadaan darurat atau ketika MRI tidak sesuai. Operasi atau biopsi stereotaktik menetapkan tipe, grade, dan perubahan molekuler, meski pada lokasi berisiko biopsi kadang tidak aman.

Kejang lama atau penurunan kesadaran adalah daruratKe IGD bila kejang berlangsung lima menit atau berulang tanpa sadar penuh, kelemahan atau bicara pelo mendadak, sakit kepala sangat hebat dengan muntah, kebingungan, mengantuk sulit dibangunkan, kehilangan penglihatan baru, atau gejala cepat memburuk. Jangan menaruh benda di mulut saat kejang.

Pilihan terapi

Operasi bertujuan mengambil tumor sebanyak mungkin dengan tetap menjaga fungsi. Radioterapi, radiosurgery, kemoterapi, terapi target, atau kombinasi dipilih menurut histologi, molekuler, usia, kondisi umum, dan penyebaran. Steroid dapat mengurangi edema tetapi bukan terapi kanker dan harus digunakan serta diturunkan di bawah pengawasan.

Perawatan fungsi dan kualitas hidup

Rehabilitasi fisik, okupasi, bicara, kognitif, dukungan psikologis, nutrisi, dan paliatif dapat dimulai sejak awal. Obat antikejang diberikan bila ada indikasi, bukan otomatis untuk semua pasien. Keputusan mengemudi, bekerja, sekolah, dan aktivitas dibuat berdasarkan kejang, defisit, terapi, dan aturan setempat.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Cancer Institute. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.