Gejala awal
Pendengaran sensorineural satu sisi atau tidak simetris, tinnitus satu telinga, kesulitan memahami bicara, dan rasa tidak stabil lebih umum daripada vertigo berputar berat. Tumor besar dapat menyebabkan baal atau lemah wajah, sakit kepala, sulit menelan, gangguan berjalan dan hydrocephalus. Sudden hearing loss juga dapat menjadi presentasi dan tetap darurat telinga.
Diagnosis
Audiogram mengukur pola hearing, lalu MRI internal auditory canals dengan kontras adalah tes utama; auditory brainstem response atau CT digunakan bila MRI tidak memungkinkan. Vestibular schwannoma bilateral atau usia sangat muda memerlukan evaluasi NF2-related schwannomatosis dan konseling genetik. Tinnitus satu sisi tidak selalu tumor tetapi perlu pemeriksaan.
Tiga strategi utama
Tumor kecil tanpa pertumbuhan dapat dipantau dengan MRI dan audiogram serial. Stereotactic radiosurgery bertujuan menghentikan pertumbuhan, bukan menghilangkan segera. Microsurgery mengangkat sebagian atau seluruh tumor tetapi berisiko pada hearing, facial nerve, CSF leak dan keseimbangan. Pilihan mempertimbangkan ukuran, pertumbuhan, usia, gejala, hearing kedua telinga dan preferensi.
Rehabilitasi
Vestibular therapy membantu kompensasi keseimbangan. Hearing aid biasa, CROS/BiCROS, bone-conduction device, cochlear implant atau auditory brainstem implant dipilih berdasarkan saraf dan hearing. Tinnitus counseling dan alat bantu dapat mengurangi dampak. Pemantauan tetap diperlukan setelah radiasi atau operasi karena tumor residu atau pertumbuhan jangka panjang mungkin terjadi.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIDCD — vestibular schwannoma. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.
