Telinga, Kulit, dan Infeksi

Telinga Bengkak

Panduan mengenali penyebab telinga bengkak, dari alergi dan cedera hingga infeksi tulang rawan atau mastoiditis.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 25 Agustus 2026Waktu baca 6 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Telinga Bengkak
RingkasanLokasi bengkak memberi petunjuk penting. Bengkak pada daun telinga, liang telinga, dan belakang telinga memiliki penyebab serta tingkat kegawatan yang berbeda.

Perhatikan tepatnya bagian yang membengkak

Daun telinga dapat bengkak karena gigitan, alergi kontak, luka, tindik, selulitis, atau kumpulan darah setelah benturan. Liang telinga yang merah, gatal, nyeri saat tragus ditekan, dan berair mengarah ke otitis eksterna. Bengkak nyeri di belakang telinga dengan demam dan telinga terdorong keluar dapat menandakan mastoiditis.

Cedera tulang rawan dan tindik perlu dinilai cepat

Benturan dapat membentuk hematoma aurikula; tanpa drainase yang tepat, bentuk telinga dapat menetap seperti cauliflower ear. Infeksi tulang rawan (perikondritis) sering menyusul tindik bagian atas atau luka dan dapat merusak jaringan. Jangan menusuk atau memencet bengkak, dan jangan melepas perhiasan tindik secara paksa sebelum dinilai tenaga kesehatan.

Bengkak belakang telinga atau reaksi alergi berat adalah keadaan mendesakKe IGD bila bengkak disertai sulit bernapas, bibir/lidah membesar, pingsan, demam tinggi, nyeri berat, nanah, telinga terdorong keluar, kelemahan wajah, sakit kepala hebat, atau memburuk cepat. Setelah benturan, segera periksa bila daun telinga tampak berisi cairan atau berubah bentuk.

Perawatan awal harus aman untuk gendang telinga

Kompres dingin berlapis kain membantu bengkak ringan akibat benturan atau gigitan. Jaga telinga tetap kering dan hindari cotton bud, kuku, minyak, alkohol, atau obat tetes sembarang. Jenis antibiotik atau obat tetes bergantung pada lokasi dan penyebab; beberapa tetes tidak aman bila gendang telinga berlubang atau terdapat tabung telinga.

Pemeriksaan menentukan apakah perlu antibiotik atau tindakan

Dokter dapat memeriksa liang dan gendang telinga, kulit, tulang rawan, serta area mastoid. Abses atau hematoma mungkin perlu dikeringkan, sedangkan perikondritis, selulitis, dan mastoiditis memerlukan antibiotik yang sesuai. Diabetes atau daya tahan tubuh lemah meningkatkan risiko infeksi berat sehingga penilaian jangan ditunda.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS — Mastoiditis, CDC — Preventing swimmer's ear, Cleveland Clinic — Perichondritis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.