Pendengaran dan THT

Otosklerosis

Pahami otosklerosis sebagai remodeling tulang abnormal di sekitar stapes yang menyebabkan gangguan pendengaran konduktif dan kadang sensorineural, gejala progresif pada satu atau dua telinga, tinnitus dan keseimbangan, faktor keluarga serta perubahan saat hamil yang tidak selalu, pemeriksaan telinga, audiometri, tympanometry dan CT terpilih, pilihan observasi, alat bantu dengar atau operasi stapedotomy/stapedectomy dengan manfaat dan risiko, cochlear implant pada kehilangan berat tertentu, serta kehilangan pendengaran mendadak atau gejala saraf yang darurat.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 15 Agustus 2026Waktu baca 9 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Otosklerosis
RingkasanOtosklerosis adalah perubahan tulang abnormal di kapsul telinga, sering membuat tulang stapes kaku sehingga suara tidak diteruskan dengan baik. Pendengaran biasanya menurun perlahan pada satu lalu kedua telinga. Kondisi ini berbeda dari kotoran telinga dan tidak dapat dipastikan tanpa tes pendengaran.

Tanda yang khas

Suara rendah atau percakapan dapat makin sulit, tinnitus sering menyertai, dan sebagian orang merasa lebih mudah mendengar percakapan di tempat ramai. Pusing berat bukan gambaran utama sehingga penyebab lain perlu dicari. Riwayat keluarga meningkatkan kemungkinan, tetapi tidak semua anggota terkena. Kehamilan kadang bertepatan dengan perubahan gejala namun hubungan sebabnya tidak pasti.

Pemeriksaan

Dokter THT memeriksa liang dan gendang yang sering tampak normal. Audiometri membedakan gangguan konduktif, sensorineural atau campuran; tympanometry dan refleks akustik memberi petunjuk. CT tulang temporal digunakan bila diagnosis meragukan, pola tidak khas atau merencanakan operasi, bukan selalu wajib.

Pendengaran turun mendadak bukan pola otosklerosis biasaCari layanan THT atau IGD hari itu bila pendengaran turun tiba-tiba dalam jam hingga beberapa hari, terutama dengan tinnitus atau pusing. Ke IGD untuk wajah mencong, kelemahan anggota tubuh, sakit kepala hebat, cairan bening setelah trauma, atau vertigo yang membuat tidak mampu berdiri.

Alat bantu atau operasi

Alat bantu dengar menguatkan suara tanpa menghentikan proses penyakit dan cocok bagi banyak pasien. Stapedotomy atau stapedectomy mengganti fungsi stapes dengan prostesis dan sering memperbaiki komponen konduktif. Pilihan mempertimbangkan pendengaran kedua telinga, pekerjaan, preferensi, anatomi dan pengalaman ahli bedah.

Risiko dan tindak lanjut

Operasi dapat menimbulkan pusing sementara, perubahan rasa, tinnitus, kebocoran cairan, prostesis bergeser, atau jarang kehilangan pendengaran berat; instruksi terbang, mengejan dan menjaga telinga harus diikuti. Kehilangan sensorineural berat dapat memerlukan alat lebih kuat atau cochlear implant. Sodium fluoride bukan terapi rutin tanpa arahan spesialis.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS — otosclerosis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.