Telinga, Pendengaran, dan Keseimbangan

Labirinitis

Pahami labirinitis sebagai peradangan telinga dalam yang menyebabkan vertigo akut, mual, ketidakseimbangan, tinnitus dan gangguan pendengaran, perbedaannya dari neuritis vestibular tanpa gangguan dengar, mengapa stroke, BPPV, Ménière dan sudden sensorineural hearing loss harus dibedakan, pemeriksaan mata, saraf dan pendengaran, penggunaan singkat obat antimual atau vestibular suppressant, antibiotik hanya bila bakteri dicurigai, pentingnya mobilisasi dan rehabilitasi vestibular, serta larangan mengemudi saat pusing.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 12 Agustus 2026Waktu baca 10 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Labirinitis
RingkasanLabirinitis adalah peradangan labirin telinga dalam yang dapat menyebabkan vertigo terus-menerus, mual, sulit berjalan, tinnitus, dan penurunan pendengaran. Neuritis vestibular menimbulkan gejala keseimbangan serupa tetapi biasanya tidak mengganggu pendengaran. Istilah ini tidak boleh dipakai untuk semua pusing karena stroke dan gangguan telinga lain dapat menyerupainya.

Pola gejala

Gejala sering mulai mendadak dan berat selama beberapa hari, lalu keseimbangan pulih bertahap dalam minggu. Gerakan kepala memperburuk tetapi vertigo awal biasanya tetap ada saat diam. Penurunan pendengaran atau tinnitus mengarah ke labirinitis; tanpa keduanya lebih sesuai neuritis vestibular. Episode singkat berulang karena posisi lebih khas BPPV.

Diagnosis perlu menyingkirkan stroke

Dokter memeriksa gerak mata, berjalan, koordinasi, saraf, telinga, dan pendengaran. Tes audiometri, darah, atau MRI dipilih bila perlu. Usia dan faktor pembuluh tidak dapat menentukan sendiri; defisit saraf, ketidakmampuan berdiri, sakit kepala atau leher baru, dan pola nistagmus tertentu meningkatkan kecurigaan stroke.

Stroke dan kehilangan pendengaran mendadak harus ditangani segeraKe IGD bila vertigo disertai wajah mencong, bicara pelo, kelemahan atau kebas satu sisi, penglihatan ganda, sakit kepala hebat baru, pingsan, tidak mampu berdiri, nyeri dada, atau muntah tak terkendali. Kehilangan pendengaran mendadak satu telinga memerlukan penilaian THT pada hari yang sama.

Terapi fase akut

Cairan sedikit tetapi sering, istirahat singkat, dan obat antimual atau vestibular suppressant dapat membantu beberapa hari. Penggunaan lebih lama dapat memperlambat kompensasi otak. Banyak kasus diduga viral sehingga antibiotik tidak membantu; antibiotik dan terapi lain digunakan bila infeksi bakteri atau penyebab khusus ditemukan.

Pemulihan keseimbangan

Mulai bergerak dan berjalan bertahap saat aman, didampingi bila perlu. Bila pusing atau goyah menetap, rehabilitasi vestibular dengan fisioterapis atau audiolog melatih mata, kepala, dan keseimbangan. Jangan mengemudi, bersepeda, bekerja di ketinggian, berenang sendiri, atau memakai mesin sampai vertigo dan ketidakstabilan hilang.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.