Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Rambut

Ketombe; dandruff

Ketombe merupakan serpihan kulit dari kepala yang berwarna putih atau kuning. Serpihan ini tampak jelas di kepala dan sering berjatuhan ke bahu. Walaupun tidak menular dan jarang menjadi penyakit serius, ketombe di kepala bisa menurunkan rasa percaya diri penderitanya.

Ketombe atau dandruff adalah kondisi yang biasa terjadi. Dari penelitian, 50% orang dewasa di seluruh dunia pernah mempunyai ketombe di kepala dalam jangka panjang (kronis).

Untuk bayi, ketombe disebut dengan cradle cap. Hal ini membuat kulit kepala bayi menjadi bersisik. Kondisi ini bisa dialami oleh bayi yang baru lahir dan menghilang dengan sendirinya saat bayi mulai menginjak usia 1 tahun. Maka dari itu, cradle cap tidak perlu penanganan khusus.

Penyebab dan Gejala Ketombe

Penyebab munculnya ketombe belum diketahui dengan pasti. Akan tetapi, ada beberapa hal yang selalu memicu munculnya ketombe, seperti tidak keramas dengan rutin, mengalami alergi karena penggunaan produk perawatan rambut maupun salon, atau memiliki gangguan kulit tertentu, seperti tinea capitis dan eksim atopik.

Biasanya ketombe ditandai dengan serpihan berwarna putih atau kekuningan yang akan berjatuhan ke bahu. Ketombe juga bisa menyebabkan gatal pada kulit kepala dan menyebabkan kulit kepala menjadi kering, bersisik, atau berkerak.

Pengobatan dan Pencegahan Ketombe

Upaya utama dalam mengatasi ketombe, adalah keramas secara teratur. Bila upaya tersebut tidak juga menghilangkan ketombe, penderita bisa menggunakan sampo antiketombe yang mengandung zinc karbonat, natrium klorida, dan zinc pirition, yang ampuh menghilangkan ketombe dan minyak dari kulit kepala dengan lebih baik.

Meski susah dicegah, beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari timbulnya ketombe, seperti memilih produk perawatan rambut yang aman, mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang, juga mengelola stres dengan baik.