Nyeri inflamasi punya pola khas
Nyeri dan kaku yang mulai perlahan sebelum usia 45 tahun, memburuk saat diam atau malam, membaik dengan gerak dan disertai kaku pagi mendukung axial spondyloarthritis. Nyeri dapat berganti sisi bokong. Psoriasis, uveitis, inflammatory bowel disease, enthesitis dan riwayat keluarga memperkuat dugaan, tetapi pola tidak selalu lengkap.
Tes tunggal tidak memastikan diagnosis
Pemeriksaan pinggul, tulang belakang, saraf dan provocation tests membantu menentukan sumber. X-ray menunjukkan perubahan struktural lanjut; MRI dapat melihat inflamasi lebih awal tetapi temuan mirip dapat muncul setelah olahraga atau kehamilan. CRP/ESR dan HLA-B27 membantu pada konteks yang tepat; hasil negatif tidak selalu menyingkirkan.
Gerak terarah adalah fondasi terapi
Latihan postur, mobilitas, kekuatan dan aerobic bersama fisioterapis membantu fungsi. NSAID dapat dicoba bila aman; suntikan steroid ke sendi terpilih perlu panduan imaging. Pada axial spondyloarthritis aktif yang menetap, rheumatologist dapat memberi biologic atau targeted therapy setelah skrining infeksi dan vaksin. Operasi jarang diperlukan.
Infeksi dan penyebab lain harus dibedakan
Sacroiliac infection jarang tetapi lebih mungkin dengan demam, nyeri satu sisi berat, kehamilan/postpartum, penggunaan obat suntik atau imunitas lemah dan memerlukan imaging, kultur serta antibiotik. Fraktur stres, nyeri pinggul, disc, saraf, endometriosis dan pelvic floor dapat menyerupai. Manipulasi keras bukan pengganti diagnosis.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIAMS — ankylosing spondylitis, NIAMS — diagnosis and treatment. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.