Irama Jantung dan Genetik

Sindrom Brugada

Pahami sindrom Brugada sebagai gangguan listrik jantung genetik, gejala pingsan atau napas abnormal saat tidur, pemicu demam dan obat, diagnosis ECG, ICD, serta skrining keluarga.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 25 Agustus 2026Waktu baca 10 menit
RingkasanSindrom Brugada adalah gangguan listrik jantung yang dapat memicu ventricular fibrillation dan henti jantung meski struktur jantung tampak normal. Pola ECG dapat berubah-ubah dan lebih nyata saat demam atau setelah obat tertentu.

Gejala sering terjadi saat istirahat

Pingsan tanpa sebab, kejang akibat kurang aliran darah ke otak, jantung berdebar, napas megap-megap saat tidur, atau riwayat henti jantung dapat terjadi, sering malam hari. Banyak orang tidak bergejala dan terdeteksi dari ECG atau pemeriksaan keluarga setelah kematian mendadak usia muda.

ECG dan konteks menentukan diagnosis

Pola tipe 1 berupa elevasi ST khas di sadapan dada kanan. Karena dapat tersembunyi, cardiologist dapat memasang sadapan lebih tinggi atau melakukan uji obat penghambat kanal natrium di fasilitas terpantau. Tes genetik, terutama SCN5A, dapat membantu keluarga tetapi hasil negatif tidak menyingkirkan Brugada.

Pingsan atau napas abnormal saat tidur adalah daruratHubungi layanan darurat untuk pingsan mendadak, kejang tanpa diagnosis, palpitasi disertai lemas/nyeri dada, napas megap-megap, atau henti jantung. Mulai CPR dan gunakan AED bila tersedia. Pasien Brugada dengan demam tinggi perlu petunjuk medis segera.

Demam dan obat tertentu dapat memicu

Demam perlu diturunkan segera dan dipantau; demam menetap atau pola ECG/riwayat berisiko memerlukan evaluasi rumah sakit. Sejumlah obat antiaritmia, psikiatri, anestesi, dan zat rekreasional dapat berbahaya. Tinjau obat baru dengan dokter atau daftar khusus Brugada; jangan menghentikan resep mendadak tanpa arahan.

ICD diberikan kepada pasien berisiko tinggi

Implantable cardioverter-defibrillator adalah terapi utama bagi penyintas henti jantung atau pasien terpilih dengan arrhythmia/gejala berisiko. Alat tidak diperlukan untuk setiap ECG Brugada karena komplikasi shock dan lead. Quinidine atau ablation dipakai pada keadaan khusus oleh electrophysiologist; keluarga tingkat pertama perlu evaluasi.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada GeneReviews — Brugada syndrome, BrugadaDrugs.org — Safe drug use. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.